alexametrics

Jelang Ramadan, Permintaan Pangan di DKI Diperkirakan Naik 15 Persen

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih
Jelang Ramadan, Permintaan Pangan di DKI Diperkirakan Naik 15 Persen
Ilustrasi pedagang cabai merah (ANTARA/HO)

Pemprov DKI Jakarta memperkirakan akan ada kenaikan permintaan pangan sebesar 15 persen menjelang Ramadan tahun ini.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkirakan akan ada kenaikan permintaan pangan sebesar 15 persen menjelang Ramadan tahun ini. Tak hanya itu, harga pun juga ikut berpengaruh karena hal ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan, kenaikan permintaan di angka 15 persen merupakan hal yang wajar. Karena pada masa Ramadan, masyarakat akan menghabiskan pangan lebih banyak dari biasanya.

"Dari data series kita ada sekitar 10 sampai 15 persen itu permintaannya. Bagaimana dengan harganya? Harganya pun mengikuti. Kenaikannya di antara 3 sampai 5 persen, itu adalah hal-hal yang masih kita lazimkan. Karena memang selalu pedagang akan bilang setahun sekali," ujar Eli dalam Diskusi Virtual Balkoters Talk pada Kamis (25/3/2021).

Eli mengatakan, stok beras pada kondisi normal mencapai 103.396 ton. Sedangkan saat hari besar keagamaan, stok beras mencapai 103.606 ton atau naik kenaikan 0,20 persen.

Baca Juga: Jegal Mafia Pangan Jelang Ramadan, Polisi akan Turun ke Sawah dan Pasar

Lalu untuk stok daging sapi, pada hari normal 5.509 ton. Sedangkan pada hari besar keagamaan nasional (HKBN) mencapai 5.805 ton atau mengalami kenaikan 5,37 persen.

Stok komoditas daging Ayam pada kondisi normal 23.701 ton, dan hari besar keagamaan nasional (HKBN) 24.254 ton, ada kenaikan 2,33 persen.

"Telur ayam, pada hari biasa atau normal mencapai 19.962 ton, hari besar keagamaan nasional HKBN 21.379 ton, kenaikan 7,10 persen," katanya.

Untuk ketersediaan cabe rawit hari biasa mencapai 2.506 dan hari besar keagamaan nasional HKBN 2.580 atau kenaikan 2,95 persen.

Sementara cabe besar hari biasa mencapai 3.500, sedangkan pada hari besar keagamaan nasional HKBN 3.578, kenaikan 2,23 persen.

Baca Juga: Mentan: Alih Fungsi Lahan Ancam Ketahanan Pangan Nasional

Bawang merah pada hari biasa mencapai 7.124, pada hari besar keagamaan nasional HKBN 7.314, kenaikan 2,74 persen. Bawang putih pada hari biasa 1.726, HKBN 1.787, kenaikan 3,53 persen.

Komentar