Korea Utara Uji Coba Rudal Nuklir Baru saat Timur Tengah Memanas

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 05 Maret 2026 | 14:44 WIB
Korea Utara Uji Coba Rudal Nuklir Baru saat Timur Tengah Memanas
Uji peluncuran rudal jelajah strategis laut-ke-permukaan yang dilakukan pada kapal perusak Choe Hyon di Korea Utara pada hari Rabu [KCNA via Reuters]
  • Kim Jong Un mengawasi langsung uji coba peluncuran rudal jelajah strategis dari kapal perusak rudal baru Choe Hyon pada Kamis (5/3/2026).
  • Pemimpin Korut tersebut menginstruksikan produksi massal kapal sekelas Choe Hyon untuk memperkuat armada bersenjata nuklir angkatan laut mereka.
  • Uji coba ini dinilai sebagai tonggak penting kedaulatan laut, walau modernisasi sempat terhambat kegagalan kapal sejenis di Mei 2025.

Suara.com - Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, mendadak pamer taring militernya dengan mengawasi langsung uji coba peluncuran "rudal jelajah strategis" dari kapal perang terbaru miliknya.

Rudal jenis permukaan-ke-permukaan tersebut ditembakkan dari Choe Hyon, sebuah kapal perusak rudal seberat 5.000 ton yang menjadi simbol baru pertahanan maritim Pyongyang.

Dalam laporan yang dirilis oleh kantor berita resmi Korean Central News Agency (KCNA) pada Kamis (5/3/2026), Kim menilai uji coba tersebut sebagai elemen inti dari kemampuan kapal perang baru itu sebelum resmi dioperasikan.

Ia menyebut Choe Hyon sebagai tonggak perubahan radikal dalam menjaga kedaulatan laut yang belum pernah dicapai negara tersebut selama setengah abad terakhir.

Uji coba ini sendiri memantik berbagai dugaan di tengah ketegangan di Timur Tengah antara Iran, Amerika Serikat dan Israel.

Kim Jong Un menegaskan bahwa program mempersenjatai angkatan laut dengan senjata nuklir tengah menunjukkan kemajuan yang memuaskan.

Ia menginstruksikan produksi massal kapal perang sekelas Choe Hyon atau yang lebih canggih untuk memperkuat armada bawah laut maupun permukaan.

"Pasukan Angkatan Laut kita untuk menyerang dari bawah dan atas air akan tumbuh pesat. Persenjataan Angkatan Laut dengan senjata nuklir mengalami kemajuan yang memuaskan," ujar Kim saat mengunjungi Galangan Kapal Nampo di wilayah barat Korea Utara, dilansir dari KCNA via Reuters.

Istilah "strategis" yang digunakan oleh media pemerintah Korea Utara merupakan kode keras yang merujuk pada kemampuan senjata tersebut untuk membawa hulu ledak nuklir, sebagaimana yang dianalisis oleh kantor berita Korea Selatan, Yonhap.

Ambisi modernisasi angkatan laut Kim Jong Un sebenarnya sempat dihantam rintangan berat pada Mei 2025. Dalam sebuah insiden yang sangat jarang diakui secara terbuka, kapal perusak kelas Choe Hyon kedua dilaporkan terbalik saat upacara peluncuran di Galangan Kapal Chongjin.

Malfungsi pada mekanisme peluncuran menyebabkan bagian buritan kapal tergelincir prematur ke air, menghancurkan sebagian lambung, dan membuat haluan kapal terdampar di jalur peluncuran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sesalkan RI Belum Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, FPI Tunggu Penjelasan Pemerintah

Sesalkan RI Belum Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, FPI Tunggu Penjelasan Pemerintah

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:38 WIB

Kena Jebakan Rusia, Reza Pahlavi Rela Negaranya Dibom dan Sebut "Perang Salib"

Kena Jebakan Rusia, Reza Pahlavi Rela Negaranya Dibom dan Sebut "Perang Salib"

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 13:23 WIB

Chiki Fawzi Nekat Tembus Blokade Gaza di Tengah Eskalasi Perang Iran vs AS-Israel Demi Beri Bantuan

Chiki Fawzi Nekat Tembus Blokade Gaza di Tengah Eskalasi Perang Iran vs AS-Israel Demi Beri Bantuan

Entertainment | Kamis, 05 Maret 2026 | 13:21 WIB

Niat Pulihkan Cedera di Dubai, Bek Newcastle United Malah Terjebak Konflik Iran-AS

Niat Pulihkan Cedera di Dubai, Bek Newcastle United Malah Terjebak Konflik Iran-AS

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 13:15 WIB

Amerika Akui Tak Mampu Hadapi Drone-drone Iran

Amerika Akui Tak Mampu Hadapi Drone-drone Iran

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 12:55 WIB

Dewan Perdamaian Lumpuh: Pembicaraan Tertunda Akibat Perang Iran

Dewan Perdamaian Lumpuh: Pembicaraan Tertunda Akibat Perang Iran

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:27 WIB

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB