Pengamat ke Pemerintah: Kenapa Banyak Anak Muda Tidak Tertarik Pancasila?

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 26 Maret 2021 | 20:12 WIB
Pengamat ke Pemerintah: Kenapa Banyak Anak Muda Tidak Tertarik Pancasila?
Ilustrasi Pancasila (shutterstock)

Suara.com - Penyebaran paham radikalisme kepada anak-anak muda kerap terjadi di Indonesia. Berkaitan dengan itu, pemerintah pun diharapkan bisa lebih gesit mencegah penerus bangsa terpapar paham radikalisme.

Pengamat intelijen dan terorisme Stanislaus Riyanta mengaku prihatin lantaran ajaran radikalisme itu juga sudah mulai pada tingkat PAUD melalui buku-buku pelajaran yang digunakan para siswa. Belum lagi mereka kerap diajak untuk mempraktikan seperti tidak hormat kepada bendera atau melawan nasionalisme.

"Jadi ini sangat memprihatinkan dalam aktivitas-aktivitas mereka diajak ketika pawai dan lain-lain. Jadi usia PAUD hingga perguruan tinggi ada medianya ketika mereka diajar radikalisme," kata Stanislaus dalam diskusi virtual, Jumat (26/3/2021).

Melihat kondisi itu, Stanislaus mengusulkan agar pemerintah fokus terhadap pencegahan supaya anak-anak muda tidak mudah terpapar. Pemerintah bisa melakukan penguatan nasionalisme yang sejatinya mudah meresap bagi generasi penerus.

Fenomena keterlibatan anak-anak muda dalam tindak terorisme juga dikatakannya menjadi kritik bagi pemerintah sendiri. Pasalnya, anak-anak muda yang sudah terpapar lebih memilih untuk belajar soal paham radikalisme ketimbang soal pancasila.

"Ini sebaiknya menjadi kritik bagi pemerintah juga kenapa anak-anak muda banyak yang tidak tertarik dengan pancasila, kenapa tidak tertarik dengan nasionalisme, dia lebih tertarik dengan ajaran lain," tuturnya.

Selain memikirkan sosialisasi perihal nasionalisme, pemerintah juga harus memperkuat nilai budaya.

"Penguatan nilai budaya juga penting karena biasanya kelompok-kelompok ekstrim akan melemahkan budaya."

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Analis Sebut Penyebaran Radikalisme Semakin Mudah karena Internet

Analis Sebut Penyebaran Radikalisme Semakin Mudah karena Internet

News | Jum'at, 26 Maret 2021 | 18:16 WIB

Kepala BNPT Sebut Tren Radikalisme Selama Pandemi Menurun, Tapi...

Kepala BNPT Sebut Tren Radikalisme Selama Pandemi Menurun, Tapi...

News | Senin, 22 Maret 2021 | 14:39 WIB

Menag Yaqut: Kasus Radikalisme Meningkat Jelang Pilkada dan Pilpres

Menag Yaqut: Kasus Radikalisme Meningkat Jelang Pilkada dan Pilpres

News | Senin, 22 Maret 2021 | 05:35 WIB

Viral Anggota Ormas PP Gunakan Mobil Dinas Wali Kota Cilegon, Ini Faktanya

Viral Anggota Ormas PP Gunakan Mobil Dinas Wali Kota Cilegon, Ini Faktanya

Banten | Sabtu, 20 Maret 2021 | 14:48 WIB

Ketua Ormas PP Minta Maaf, Buntut Kasus Pemukulan Perwira Kopassus

Ketua Ormas PP Minta Maaf, Buntut Kasus Pemukulan Perwira Kopassus

Lampung | Kamis, 18 Maret 2021 | 15:17 WIB

Terkini

Tren Warna Rambut 2027: Terinspirasi Warna Alam, dari Ungu hingga Oranye

Tren Warna Rambut 2027: Terinspirasi Warna Alam, dari Ungu hingga Oranye

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:49 WIB

5 Cara Membiasakan Anak Menjaga Kebersihan Tangan di Sekolah

5 Cara Membiasakan Anak Menjaga Kebersihan Tangan di Sekolah

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Kaya Buah, tapi Tak Selalu Terjangkau: Menggugat Sistem Pangan Indonesia

Kaya Buah, tapi Tak Selalu Terjangkau: Menggugat Sistem Pangan Indonesia

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Menengok Jejak Perpaduan Budaya dalam Musik Indonesia lewat Pameran Popularia

Menengok Jejak Perpaduan Budaya dalam Musik Indonesia lewat Pameran Popularia

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Eric Bauza, Pengisi Suara Ikonik Bugs Bunny Meninggal Dunia

Eric Bauza, Pengisi Suara Ikonik Bugs Bunny Meninggal Dunia

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:03 WIB

'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu

'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:02 WIB

×