Bobby Nasution Targetkan 75 Persen Masyarakat Kota Medan Divaksin

Iwan Supriyatna | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Sabtu, 27 Maret 2021 | 05:37 WIB
Bobby Nasution Targetkan 75 Persen Masyarakat Kota Medan Divaksin
Wali Kota Medan Bobby Nasution [Foto: Suara.com]

Suara.com - Wali Kota Medan Bobby Nasution menyebut tantangan Pemerintah Kota Medan yakni menginformasikan masyarakat dalam program vaksinasi baik sebelum proses pendaftaran vaksinasi maupun pasca vaksinasi.

Hal tersebut agar target 75 persen masyarakat Kota Medan yang bisa divaksinasi tercapai, sehingga terbentuk kekebalan tubuh massal atau komunal.

"Memang ini menjadi tantangan tersendiri tentunya menginformasikan kepada masyarakat. Ini sangat penting kolaborasi juga yang akan kami tekan terus dari dinas dinas kami di kota Medan," ujar Bobby dalam diskusi webinar Vaksin Covid-19 Program Nasional dan Arah Pemulihan di Daerah yang digelar Suara.com, Jumat (26/3/2021).

Bobby mengatakan, target 75 persen penduduk Kota Medan bukanlah sebuah angan-angan. Sebab hal tersebut sudah ia perhitungkan.

"Target kami memang ini 75 persen mudah-mudahan tidak hanya target-target yang angan-angan, tapi sudah kami perhitungkan," ucap dia.

Kata Bobby, kolaborasi Dinas Kesehatan dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan terus ia tekankan untuk mengajak masyakarat mengikuti vaksinasi massal dari mulai proses pendaftaran hingga sosialisasi pasca vaksin.

Sehingga masyakarat bisa langsung vaksinasi tanpa datang berbondong-bondong ke tempat pelayanan publik atau puskesmas.

"Saya sampaikan bagaimana Dinas Kesehatan kami ini harus bisa berkolaborasi dengan Dinas Kominfo untuk menginformasikan bagaimana mengajak masyarakat bisa mendapatkan informasi, mendapatkan vaksin seperti apa. Terkadang menjadi tantangan juga apalagi masyarakat berbondong-bondong mendapatkan vaksin juga mau tahu mendapatkan vaksin dimana mendaftar seperti datang kemana," ucap dia.

Selain itu, Bobby menuturkan Pemkot Medan melalui Puskesmas dan Rumah Sakit juga akan menginformasikan apa apa saja yang boleh dan tidak dilakukan pasca vaksinasi.

Sehingga masyarakat tetap menerapkan Protokol Kesehatan meski sudah divaksin.

"Misalnya setelah divaksin apa yang boleh dilakukan, apa yang boleh dikonsumsi dan tidak boleh dikonsumsi. Tenaga kesehatan tolong diinformasikan sehingga vaksin dari pemerintah benar-bener efektif tidak hanya sekedar hoaks," tutur dia.

Tak hanya itu, menantu Presiden Jokowi itu mengaku tak menargetkan kapan 75 persen penduduk Kota Medan divaksin.

Pasalnya Pemkot Medan masih menunggu distribusi vaksin dari pemerintah pusat.

Namun kata Bobby, Medan akan mendapatkan dosis yang lebih banyak dibandingkan daerah Sumatera Utara lainnya.

"Kami menunggu dari pusat dan pusat nanti datangnya ke provinsi dan Medan memang adalah ibukota dan memang yang paling membutuhkan dan jumlah penduduknya. Bisa kita katakan paling banyak dibandingkan kabupaten kota yang ada di Sumatera Utara. Memang Provinsi Sumatera Utara memberikan dosis yang lebih banyak (untuk Kota Medan), daripada daerah yang ada di Provinsi Sumatera Utara," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejar Vaksinasi Covid-19 untuk Herd Immunity

Kejar Vaksinasi Covid-19 untuk Herd Immunity

Video | Jum'at, 26 Maret 2021 | 20:45 WIB

Strategi Bobby Nasution Kebut Target Vaksinasi Covid-19 di Kota Medan

Strategi Bobby Nasution Kebut Target Vaksinasi Covid-19 di Kota Medan

Sumut | Jum'at, 26 Maret 2021 | 19:36 WIB

Fatwa MUI: Vaksin AstraZeneca Mengandung Babi, Haram Tapi Boleh Dipakai

Fatwa MUI: Vaksin AstraZeneca Mengandung Babi, Haram Tapi Boleh Dipakai

News | Jum'at, 26 Maret 2021 | 19:00 WIB

Terkini

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB

Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami

Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:53 WIB