Pasca Diserbu Teroris, Ambulans dan Mobil Jenazah Masuk Area Mabes Polri

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 31 Maret 2021 | 18:12 WIB
Pasca Diserbu Teroris, Ambulans dan Mobil Jenazah Masuk Area Mabes Polri
Jasad terduga teroris perempuan berjilbab di Mabes Polri difoto-foto tim forensik Mabes Polri. (KOMPASTV)

Suara.com - Terdapat dua mobil ambulans dan satu mobil jenazah masuk ke Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (31/3/2021) petang. Tiga kendaraan tersebut tiba pasca adanya satu terduga teroris yang ditembak mati di dalam area Mabes Polri.

Pengamatan di lapangan yang disiarkan langsung oleh TV One, satu unit kendaraan dari Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Polda Metro Jaya disusul dengan satu mobil ambulans masuk melalui gerbang depan Mabes Polri sekitar pukul 17.50 WIB.

Belum diketahui apakah ketiga mobil tersebut dihadirkan untuk membawa jenazah terduga teroris guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kemudian tampak penjagaan yang begitu ketat terlihat dari gerbang Mabes Polri. Sejumlah anggota kepolisian berjaga di depan pagar.

Sementara awak media tidak diperkenankan untuk mendekat apalagi masuk ke dalam tempat kejadian perkara/TKP. Sehingga awak media hanya bisa melihat situasi pasca penembakan dari seberang jalan depan gerbang.

Sebelumnya, Mabes Polri di Jakarta diserang oleh sosok perempuan terduga teroris. Saat ini, sosok tersebut diduga tewas usai terlibat baku tembak dengan aparat yang tengah berjaga.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, teroris yang nampak mengenakan jilbab berwarna gedung Mabes Polri itu mengenakan jilbab berwarna biru.

Melalui rekaman video yang berdurasi 1 menit, 36 detik, awalnya memperlihatkan pelaku berjalan santai menuju pos jaga. Namun, saat tiba di pos jaga, mendadak terduga teroris itu menembaki sekitarnya dengan senjata.

Tak berselang lama, sosok berkerudung itu tergeletak lantaran diduga terkena tembakan. Meski diketahui mengenakan pakaian wanita, belum diketahui secara jelas kondisi dan jenis kelamin dari pelaku penyerangan.

baca juga

Saat ini pelaku masih belum dapat dipastikan bagian dari teroris atau bukan. Akibat serangan ini, keamanan di sekitar Mabes Polri diperketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saksi Mata Sebut Ada Dua Teroris yang Menyerang Mabes Polri

Saksi Mata Sebut Ada Dua Teroris yang Menyerang Mabes Polri

Jawa Tengah | Rabu, 31 Maret 2021 | 18:10 WIB

Ini Foto Jelas Terduga Teroris Perempuan Berjilbab Serang Mabes Polri

Ini Foto Jelas Terduga Teroris Perempuan Berjilbab Serang Mabes Polri

Bali | Rabu, 31 Maret 2021 | 18:07 WIB

Sempat Todongkan Senjata, Terduga Teroris Perempuan di Mabes Tewas Ditembak

Sempat Todongkan Senjata, Terduga Teroris Perempuan di Mabes Tewas Ditembak

Sumsel | Rabu, 31 Maret 2021 | 18:06 WIB

Terkini

Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang

Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:57 WIB

KPAI Sebut Rumah, Sekolah, dan Ruang Digital Masih Jadi Tempat Rawan bagi Anak

KPAI Sebut Rumah, Sekolah, dan Ruang Digital Masih Jadi Tempat Rawan bagi Anak

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:57 WIB

Keponakan Prabowo Berikan Syarat Pembelian Dolar AS di Atas US$10.000

Keponakan Prabowo Berikan Syarat Pembelian Dolar AS di Atas US$10.000

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:53 WIB

Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh

Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:45 WIB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:38 WIB

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:37 WIB

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Jogja | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:36 WIB

×