BIN: Milenial Target Utama Dokter Calon Pengantin Bom

Bimo Aria Fundrika, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 03 April 2021 | 23:50 WIB
BIN: Milenial Target Utama Dokter Calon Pengantin Bom
Deputi VII Badan Intelijen Negara Wawan Hari Purwanto. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Deputi VII Badan Intelijen Negara Wawan Hari Purwanto mengatakan saat ini milenial menjadi target utama calon pengantin oleh jaringan teroris.

Mereka yang didoktrin menjadi pengantin, kata Wawan merupakan orang-orang yang intoleran dan tidak kritis menerima ajaran yang disampaikan.

Hal itu ia sampaikan menyusul pelaku teror bom di depan Gereja Katedral Makassar dan serangan teror di Mabes Polri dari kalangan milenial.

"Milenial menjadi target utama dari mereka. Ini biasanya intoleran itu masuk kepada masyarakat yang tidak kritis.  Artinya menelan mentah-mentah ajaran apa yang disampaikan," ujar Wawan dalam diskusi "Bersatu Melawan Teror", Sabtu (3/4/2021).

Karena itu ia meminta generasi milenial atau masyakarat untuk selalu melakukan krocek atau menanyakan ahlinya terkait pemahaman agama yang didapat.

"Maka kita selalu menyampaikan kepada kaum milenial, maupun juga masyarakat second liner di luar usia milenial itu, untuk selalu melakukan cek kroscek, serta menanyakan kepada para ahlinya para ulama, guru kita, orangtua kita mereka yang berpengalaman," ucap dia.

Wawan menuturkan kaum milenial atau masyakarat bisa berdiskusi dengan para ulama, orangtua untuk mengkaji pemahaman yang didapat. 

Sehingga bisa lebih komprehensif untuk mengetahui Asbabun Nuzul ayat-ayat Alquran agar tidak salah pemahaman.

Sebab kata dia, para pelaku teror menggunakan ayat al Quran sebagai dalil menjalankan aksi terornya di Indonesia. 

baca juga

Sementara Indonesia kata Wawan bukanlah medan perang tapi wilayah negara yang damai.

"Dengan maksud bahwa kajian-kajian ini akan lebih komprehensif serta apakah Asbabun Nuzul sebab-sebab turunnya ayat itu cocok? Karena mereka banyak mencibir ayat ayat di medan perang dimasukkan medan damai, tekstual tanpa melihat sebabnya turunnya ayat ini sungguh berbahaya. Lantas Indonesia yang darusalam daerah damai dijadikan daerah tempur," tutur Wawan.

Karenanya Wawan meminta para orangtua untuk mengawasi kegiatan anak-anaknya hingga bacaan yang dibaca. 

Hal tersebut untuk mencegah agar milenial tidak terpapar paham radikalisme dan tidak terdoktrin untuk menjadi calon pengantin.

"Kita selalu dorong bacaan-bacaan dari kaum milenial diawasi sama orangtua. Karena orangtua paling paham, orang tuanya yang lebih tahu watak anaknya," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Tuntut HRS Bebas, Terduga Teroris Bambang Setiono: Saya Mau Bom SPBU

Demi Tuntut HRS Bebas, Terduga Teroris Bambang Setiono: Saya Mau Bom SPBU

Video | Sabtu, 03 April 2021 | 21:45 WIB

BIN: Mabes Polri Sudah Tahu Ada Ancaman Teror Sejak Januari 2021

BIN: Mabes Polri Sudah Tahu Ada Ancaman Teror Sejak Januari 2021

News | Sabtu, 03 April 2021 | 21:40 WIB

Terduga Teroris Bekasi: Saya Mau Bom SPBU Tuntut Habib Rizieq Bebas

Terduga Teroris Bekasi: Saya Mau Bom SPBU Tuntut Habib Rizieq Bebas

News | Sabtu, 03 April 2021 | 21:34 WIB

Terkini

OJK Ungkap Dampak Pengumuman MSCI: IHSG Anjlok 16,6%, Dana Asing Rp16,88 T Kabur

OJK Ungkap Dampak Pengumuman MSCI: IHSG Anjlok 16,6%, Dana Asing Rp16,88 T Kabur

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 19:07 WIB

Ekonomi Sirkular Dimulai dari Rumah, Ubah Sampah Jadi Cuan

Ekonomi Sirkular Dimulai dari Rumah, Ubah Sampah Jadi Cuan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 19:03 WIB

Sukses Berdayakan Ratusan Perempuan Lewat Program Bumi Kartini, Semen Gresik Sabet Penghargaan ESDM

Sukses Berdayakan Ratusan Perempuan Lewat Program Bumi Kartini, Semen Gresik Sabet Penghargaan ESDM

Jawa Tengah | Kamis, 05 November 2026 | 19:03 WIB

Timah RI Cuma Jadi Solder, Hilirisasi Belum Naik Kelas

Timah RI Cuma Jadi Solder, Hilirisasi Belum Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 19:02 WIB

Koding Bukan Sekadar Menulis Program, Ini Manfaatnya bagi Cara Berpikir Anak

Koding Bukan Sekadar Menulis Program, Ini Manfaatnya bagi Cara Berpikir Anak

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:01 WIB

Mendidik Anak dengan Kasih Sayang ala Nabi dalam Happy Islamic Parenting

Mendidik Anak dengan Kasih Sayang ala Nabi dalam Happy Islamic Parenting

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:00 WIB

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:56 WIB

Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat

Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:55 WIB

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:53 WIB

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:47 WIB

×