Eks Kepala Intel TNI: Polisi Cyber Harus Tindak Konten Terorisme

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Minggu, 04 April 2021 | 15:25 WIB
Eks Kepala Intel TNI: Polisi Cyber Harus Tindak Konten Terorisme
Ilustrasi Densus 88. [Antara/Rony Muharrman]

Suara.com - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Laksamana Muda (Purn) Soleman Ponto, meminta polisi cyber untuk fokus menyisir konten-konten berbau terorisme di internet.

Soleman menyebut konten terorisme di internet menjadi salah satu faktor yang membuat orang berpikir radikal kemudian menebar teror secara otodidak, sehingga ia tidak terorganisir dan sulit dibaca pergerakannya.

"Polisi cyber juga harus melihat di internet ini ada kan diajar disana bagaimana tata cara membuat bahan peledak dengan menggunakan bahan di pasaran secara umum, itu tantangan tersendiri bagi polisi, TNI, intelijen untuk mengetahui itu," kata Soleman dalam diskusi crosscheck, Minggu (4/4/2021).

Menurutnya jika seseorang sudah terpapar ajaran radikal melalui internet lalu mulai berupaya mencari cara melakukan teror maka itu sudah berbahaya dan harus segera ditangkap sebelum melakukan aksi.

"Walaupun dia waras kalau dia pegang granat kecil ini sudah jadi teror ini, dia sudah jadi teroris," tegasnya.

Soleman menilai teroris yang sudah terpapar paham radikal tidaklah berbahaya, sebab pemikiran bisa dilawan dengan pemikiran lain untuk mencari persamaan yang bisa membangun.

"Sepanjang tidak ada bom atau senjata itu tak masalah, kita hadapi saja logika berpikir dengan logika berpikir, beda pendapat itu kan kawan berpikir, yang ditakuti itu kan kepemilikan bahan peledak," tutup Soleman.

Diketahui, aksi teror bom pengantin sempat mencoreng ibadat Minggu Palma di Gereja Katedral Hati Yesus Yang Mahakudus, Makassar pada Minggu (28/3/2021).

Serangan bom bunuh diri itu dilakukan oleh sepasang suami istri; Muh Lukman Alfariz dan Dewi dengan menggunakan sepeda motor yang berupaya masuk ke kompleks gereja namun tertahan oleh petugas keamanan gereja sehingga bom meledak di depan gereja.

baca juga

Selang beberapa hari, Markas Besar Polri di Jakarta diserang teroris Zakiah Aini (25) yang melakukan aksi lone wolf menyerang seorang diri hingga ditembak mati di tempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teroris Berkembang Karena Jual Beli Senjata dan Bahan Peledak Tak Diawasi

Teroris Berkembang Karena Jual Beli Senjata dan Bahan Peledak Tak Diawasi

News | Minggu, 04 April 2021 | 15:05 WIB

Polri: Sebagian Masyarakat Tak Percaya, Anggap Rangkaian Teror Rekayasa

Polri: Sebagian Masyarakat Tak Percaya, Anggap Rangkaian Teror Rekayasa

News | Minggu, 04 April 2021 | 14:51 WIB

Dipastikan Bukan Bom, Ini Isi Koper di Masjid Bengkulu yang Mencurigakan

Dipastikan Bukan Bom, Ini Isi Koper di Masjid Bengkulu yang Mencurigakan

News | Minggu, 04 April 2021 | 14:44 WIB

Eks Kepala Intel TNI: 21 Tahun Kerja Pemerintah Cegah Teroris, Nothing!

Eks Kepala Intel TNI: 21 Tahun Kerja Pemerintah Cegah Teroris, Nothing!

News | Minggu, 04 April 2021 | 12:47 WIB

Terkini

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Sumut | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:51 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan

Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya

Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi

Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi

Sulsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:40 WIB

4 Cara Digital Detox untuk Mengurangi Ketergantungan pada Gadget

4 Cara Digital Detox untuk Mengurangi Ketergantungan pada Gadget

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:40 WIB

×