Dipastikan Bukan Bom, Ini Isi Koper di Masjid Bengkulu yang Mencurigakan

Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 04 April 2021 | 14:44 WIB
Dipastikan Bukan Bom, Ini Isi Koper di Masjid Bengkulu yang Mencurigakan
Personel Tim Satuan Penjinak Bom dari Detasemen Gegana Polda Bengkulu saat memeriksa koper mencurigakan yang ditemukan di halaman masjid Baitul Atieq, Kelurahan Sawah Lebar, Bengkulu, Minggu dini hari (04/04/2021). (ANTARA/Carminanda)

Suara.com - Polda Bengkulu memastikan koper misterius yang ditemukan di halaman Masjid Baitul Atieq, Kelurahan Sawah Lebar, Bengkulu, bukan bom. Benda yang dianggap mencurigakan itu sempat menghebohkan warga.

Kekinian benda tersebut dipastikan bukan bom melainkan berisi pakaian.

Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu Komisaris Besar Polisi Sudarno, mengatakan kepastian koper itu bukan benda berbahaya setelah diperiksa oleh Tim Satuan Penjinak Bom dari Detasemen Gegana pada Minggu dini hari.

Sudarno meminta masyarakat Bengkulu tetap tenang dan tidak panik dan terpancing isu terorisme yang disebarkan pihak tak bertanggung jawab.

"Tadi malam sudah diterjunkan tim penjinak bom untuk memastikan temuan koper itu dan setelah dievakuasi ke Mako Brimob dan diperiksa ternyata isinya adalah pakaian," kata Sudarno di Bengkulu, Provinsi Bengkulu, Minggu (4/4/2021).

Sudarno menuturkan, koper berwarna perak berukuran sedang itu adalah milik salah satu penumpang minibus tujuan Kabupaten Kaur, Bengkulu, yang tertinggal saat mobil yang ditumpangi berhenti di masjid itu.

Polisi telah mengkonfirmasi kepemilikan koper itu ke sopir mobil yang membawa minibus dan menyebut penumpangnya lupa menaikkan kembali koper itu kedalam mobil usai beristirahat di masjid lantaran penumpang itu dalam keadaan sakit.

Penumpang itu sadar bahwa koper miliknya tertinggal di masjid ketika mobil minibus yang dia tumpangi telah tiba di tujuan.

"Kami akan berikan jaminan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat secara maksimal, tidak usah panik dan tetap tenang. Koper itu milik penumpang bernama Lena Karmuni naik disebuah kendaraan yang dikemudikan oleh Bukari dengan tujuan Kaur," ucap Sudarno.

baca juga

Sebelumnya, suasana di sekitar Masjid Baitul Atieq, Kelurahan Sawah Lebar, Bengkulu, sempat menegang setelah Tim Satuan Penjinak Bom Detasemen Gegana tiba di lokasi pada Minggu dini hari.

Polisi membatasi akses ke sekitar area penemuan koper mencurigakan itu mengingat lokasi penemuan persis berada dipinggir jalan protokol yang ramai dilalui kendaraan.

Polisi juga memasang garis polisi di sekitar area penemuan koper mencurigakan itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Kepala Intel TNI: 21 Tahun Kerja Pemerintah Cegah Teroris, Nothing!

Eks Kepala Intel TNI: 21 Tahun Kerja Pemerintah Cegah Teroris, Nothing!

News | Minggu, 04 April 2021 | 12:47 WIB

Orang Tionghoa Indonesia Jadi Sasaran Bom Pendukung Habib Rizieq

Orang Tionghoa Indonesia Jadi Sasaran Bom Pendukung Habib Rizieq

Batam | Minggu, 04 April 2021 | 12:41 WIB

Pendukung Habib Rizieq Mau Bom SPBU dan Toko Orang China

Pendukung Habib Rizieq Mau Bom SPBU dan Toko Orang China

Bali | Minggu, 04 April 2021 | 12:25 WIB

Biar Takut dan Kapok, Netizen Usul Jasad Teroris Dilumuri Minyak Babi

Biar Takut dan Kapok, Netizen Usul Jasad Teroris Dilumuri Minyak Babi

Bogor | Minggu, 04 April 2021 | 12:12 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×