Lapas Diserang oleh Kelompok Bersenjata, 1.800 Tahanan Kabur

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 07 April 2021 | 14:24 WIB
Lapas Diserang oleh Kelompok Bersenjata, 1.800 Tahanan Kabur
Ilustrasi penjara.[Unsplash/Emiliano Bar]

Suara.com - Lebih dari 1.800 tahanan melarikan diri dari penjara di Nigeria setelah terjadi serangan oleh kelompok militan bersenjata.

Menyadur Sky News, Rabu (7/4/2021) sebuah kelompok bersenjata menyerbu penjara di kota tenggara Owerri. Kelompok itu sebelumnya meledakkan jalan di sekitar lapas.

Insiden itu termasuk serangkaian serangan terkoordinasi yang diluncurkan pada Senin dini hari, yang juga menargetkan kantor polisi dan militer di ibu kota negara bagian Imo.

Polisi Nigeria menuduh serangan itu dilakukan oleh sayap paramiliter dari gerakan separatis terlarang di wilayah yang disebut Jaringan Keamanan Timur. Namun, kelompok itu membantah terlibat.

"Pusat Penjagaan Owerri di negara bagian Imo telah diserang oleh orang-orang bersenjata tak dikenal dan secara paksa membebaskan total 1.844 narapidana di dalam tahanan." jelas seorang juru bicara penjara Nigeria.

"Upaya sedang dilakukan untuk menangkap kembali tahanan yang melarikan diri." imbuhnya.

Sebuah pernyataan polisi terpisah mengatakan: "Upaya para penyerang untuk mendapatkan akses ke gudang senjata polisi di markas telah digagalkan secara total dan tepat."

Serangan itu terjadi kurang dari dua minggu setelah sebelumnya di bagian tenggara Nigeria juga terjadi insiden kerusuhan.

Selusin petugas keamanan tewas dalam serangan di empat kantor polisi, pos pemeriksaan militer dan kendaraan penjara.

Kelompok tersebut juga mencuri amunisi dari gudang dalam jumlah besar. Serangan tersebut hingga kini tidak diklaim oleh kelompok mana pun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petugas Gabungan Sidak Lapas Slawi, Temukan Senjata Tajam hingga Kartu Remi

Petugas Gabungan Sidak Lapas Slawi, Temukan Senjata Tajam hingga Kartu Remi

Jawa Tengah | Rabu, 07 April 2021 | 10:30 WIB

Sel Lapas Kendal Digeledah, Petugas Temukan Benda-benda Terlarang

Sel Lapas Kendal Digeledah, Petugas Temukan Benda-benda Terlarang

Jawa Tengah | Rabu, 07 April 2021 | 09:59 WIB

Sidak Kamar Tahanan, Rutan Surakarta Kembali Temukan Barang Terlarang!

Sidak Kamar Tahanan, Rutan Surakarta Kembali Temukan Barang Terlarang!

Surakarta | Selasa, 06 April 2021 | 22:48 WIB

Terkini

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB