Menkeu Bicara Ekonomi Islam, Rocky Gerung: Bujuk Domba Tak Takut Serigala

Dany Garjito, Hernawan

Kamis, 08 April 2021 | 13:57 WIB
Menkeu Bicara Ekonomi Islam, Rocky Gerung: Bujuk Domba Tak Takut Serigala
Rocky Gerung. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung mengomentari pemberitaan yang menyebut Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta para ahli ekonomi Islam untuk membantu pemulihan ekonomi nasional.

Rocky Gerung mengaku merasa aneh secara tiba-tiba Sri Mulyani getol berbicara soal ekonomi Islam.

Tak pelak dia menganalogikan Sri Mulyani seperti tengah membujuk domba agar tidak takut pada serigala.

Hal itu diutarakan Rocky Gerung dalam video berjudul "Ajak Umat Islam Bersatu Bantu Ekonomi. Pemerintah Seperti Serigala Mau Menerkam Domba", yang tayang melalui saluran YouTube-nya.

Rocky Gerung menyoroti kondisi Istana, termasuk paparan Menko Luhut yang meramal ekonomi RI akan tumbuh tujuh persen pada kuartal II tahun 2021.

Rocky Gerung soal Sri Mulyani (YouTube/RockyGerungOfficial).
Rocky Gerung soal Sri Mulyani (YouTube/RockyGerungOfficial).

"Begitu kondisi istana kita, harus keluar dari middle income dengan menaikkan pertumbuhan 7 persen, Sri Mulyani membujuk rakyat agar 7 persen bisa dicapai model ekonomi Islam, lalu implementasi dihitung langsung Menag," kata Rocky Gerung seperti dikutip Suara.com.

"Ada orkestrasi yang nadanya berbeda-beda, padahal kita gak pernah tahu ini apa yang terjadi. Kalau panik bilang aja," tambahnya.

Rocky Gerung kemudian mengaku merasa aneh dengan paparan Sri Mulyani terkait ekonomi Islam. Dia menyinggung keberadaan Omnibus Law yang sempat banyak diprotes.

"Aneh tiba-tiba Sri Mulyani getol betul buat promosikan nilai-nilai dalam ekonomi Islam. Padahal Omnibus Law berpihak pada prinsip akumulasi, sedangkan Islam distribusi," tukasnya.

baca juga

Oleh sebab itu, Rocky Gerung kemudian menyebut bahwa paradigma pemerintahan Jokowi terlihat saling bertabrakan dan penuh dengan paradoks.

Lebih lanjut soal Sri Mulyani bicara ekonomi Islam, menurut Rocky Gerung dia terkesan hendak merangkul kelompok Islam untuk menutupi keburukan pemerintah.

Dengan tegas, Rocky Gerung menyebut upaya Sri Mulyani itu merupakan sebuah ironi.

"Sri Mulyani ngomong soal ekonomi Islam pakailah prinsip. Dia mau merangkul potensi ekonomi agar kedungunan pemerintah dalam kebijakan bisa diselesaikan oleh mereka yang hendak disingkarkan secara politik," kata Rocky Gerung.

"Di situ ironinya, disingkirkan secara politik tapi dirangkul pertumbuhan ekonomi 7 persen," lanjutnya.

Mengomentari hal itu, Rocky Gerung menyebut Sri Mulyani terkesan membujuk domba untuk tak takut pada srigala.

"Ini kayak membujuk domba untuk tidak takut pada srigala. Dombanya tanya kenapa gak takut, lalu Sri Mulyani jawab karena di kandang, serigala sudah dipasang perintah jangan menerkam domba," terang Rocky Gerung.

"Seolah serigala sudah dibikin kenyang dulu. Permainan etika yang dasarnya adalah ketidakonsistenan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marcell Darwin Pindah Agama, Istrinya Hamil di Luar Nikah

Marcell Darwin Pindah Agama, Istrinya Hamil di Luar Nikah

Bali | Kamis, 08 April 2021 | 08:48 WIB

Pemerintah Dituding Kaitkan FPI dengan Terorisme, KSP: Tidak Ada Untungnya

Pemerintah Dituding Kaitkan FPI dengan Terorisme, KSP: Tidak Ada Untungnya

Hits | Kamis, 08 April 2021 | 08:39 WIB

Viral Ormas Bubarkan Pertunjukan dan Ludahi Wanita, Ferdinand: Tak Beretika

Viral Ormas Bubarkan Pertunjukan dan Ludahi Wanita, Ferdinand: Tak Beretika

Jogja | Rabu, 07 April 2021 | 15:39 WIB

Terkini

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:56 WIB

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

×