Vaksin Mandiri Indonesia Pakai Buatan Rusia dan China, Ini Nama-namanya

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Kamis, 08 April 2021 | 15:40 WIB
Vaksin Mandiri Indonesia Pakai Buatan Rusia dan China, Ini Nama-namanya
Ilustrasi--Petugas menyuntikan vaksin Covid-19 secara drive thru bagi pelaku wisata, pelayanan publik dan transportasi, di kompleks Candi Prambanan, Senin (5/4/2021). - (Kontributor SuaraJogja.id/Uli Febriarni)

Suara.com - Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan pemerintah akan menggunakan tiga merek Vaksin Covid-19 untuk program vaksinasi mandiri atau gotong royong, antara lain CanSino dan Sinopharm dari China, serta Sputnik V dari Rusia.

Honesti menjelaskan untuk Vaksin Sinopharm dari China pemerintah akan mendatangkan 15 juta dosis yang dibagi dalam tahun 2021 yang dibagi beberapa tahap pengiriman.

Pada bulan April ini minggu keempat dijadwalkan akan mendapatkan 500 ribu dosis, kemudian April-Juli 2021 akan ada tambahan 7 juta dosis lagi, kemudian di kuartal 3 dan 4 akan datang lagi 7,5 dosis.

"Artinya dari Sinopharm kita mendapatkan supply sebesar 15 juta dosis," kata Honesti dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Kemudian vaksin merek Sputnik V saat ini masih dalam proses registrasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), rencananya akan datang 20 juta dosis vaksin asal Rusia itu ke Indonesia.

"Komitmen dari Sputnik ini sekitar 20 juta dosis, ini akan dimulai pengiriman pertama akan secepatnya setelah EuA dari BPOM keluar, kemungkinan kita bisa segera melakukan pengiriman pada week keempat April ini atau awal Mei 2021, dimulai per bulannya 5 juta dosis sampai Juli," ucapnya.

Selanjutnya, vaksin merek CanSino yang hanya memerlukan satu kali dosis suntikan rencananya akan didatangkan 5 juta dosis vaksin yang mulai dikirim pada Juli-September 2021.

"Jadi total supply vaksin gotong royong kita sudah memiliki lebih kurang 35 juta dosis," tutup Honesti.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021 menegaskan penerima vaksin mandiri atau vaksin gotong royong tidak akan dibebani biaya alias gratis, pembayaran wajib ditanggung oleh perusahaan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vietnam Setuju Pakai Vaksin Covid-19 Sputnik 5, Apa Saja Keunggulannya?

Vietnam Setuju Pakai Vaksin Covid-19 Sputnik 5, Apa Saja Keunggulannya?

Health | Rabu, 24 Maret 2021 | 17:35 WIB

Perusahaan CanSino akan Mulai Lakukan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Hirup

Perusahaan CanSino akan Mulai Lakukan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Hirup

Health | Rabu, 24 Maret 2021 | 14:47 WIB

Vaksin Sputnik V Siap Digunakan Untuk Vaksinasi Gotong Royong

Vaksin Sputnik V Siap Digunakan Untuk Vaksinasi Gotong Royong

Bisnis | Selasa, 16 Maret 2021 | 12:15 WIB

Bio Farma Mulai Datangkan 2 Jenis Vaksin Mandiri: Sinopharm dan Moderna

Bio Farma Mulai Datangkan 2 Jenis Vaksin Mandiri: Sinopharm dan Moderna

Bisnis | Senin, 01 Maret 2021 | 14:25 WIB

Terkini

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

×