Bantu Pencarian Korban Bencana NTT, Polri Kerahkan Anjing Pelacak

Erick Tanjung

Kamis, 08 April 2021 | 16:36 WIB
Bantu Pencarian Korban Bencana NTT, Polri Kerahkan Anjing Pelacak
Kondisi Desa Nelelamadiken, Kec. Ile Boleng Adonara, Kab.Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (Dok Basarnas)

Suara.com - Mabes Polri mengirim anjing pelacak untuk mendukung upaya pencarian korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Adonara dan Lembata di Nusa Tenggara Timur/NTT.

Kepala Bidang Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna B mengatakan bahwa enam anjing pelacak Polri tiba di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Rabu (7/4).

Anjing pelacak yang meliputi satu anjing Pointer, dua anjing gembala Jerman, dan tiga anjing Belgian Malinois dikirim ke Pulau Adonara dan Kabupaten Lembata pada Kamis. Anjing-anjing pelacak tersebut memiliki kemampuan untuk menemukan mayat.

"Baru tadi didrop ke Lembata dan ke Pulau Adonara untuk mencari korban yang masih hilang hingga saat ini," kata Rishian kepada Antara di Kupang, Kamis (8/4/2021).

Mantan Kepala Polres Timur Tengah Utara itu menambahkan, tiga anjing pelacak dibawa ke Pulau Adonara dan tiga lagi dibawa ke Lembata. Menurut data dari otoritas setempat, jumlah warga yang dilaporkan hilang di Pulau Adonara sebanyak 73 orang dan 68 orang di antaranya sudah ditemukan.

Lima korban bencana yang belum ditemukan meliputi dua warga Kecamatan Adonara Timur, satu warga Kecamatan Ile Boleng, dan dua warga Kecamatan Wotan Ulumado. Rishian mengatakan bahwa upaya pencarian korban bencana di daerah itu terkendala karena keterbatasan alat berat.

Siklon Tropis Seroja menyebabkan angin kencang, tanah longsor, banjir, dan gelombang pasang di Kabupaten Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao, Ende, Sabu Raijua, Alor, Kupang, Belu, dan Timor Tengah Utara serta Kota Kupang di Nusa Tenggara Timur.

Bencana alam itu menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana pada Rabu (7/4) siang menyebabkan 124 orang meninggal dunia dan puluhan orang hilang. Selain itu bencana alam menyebabkan kerusakan rumah penduduk dan fasilitas umum serta memaksa 13.230 orang mengungsi. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur NTT Tetapkan Tanggap Darurat Bencana

Gubernur NTT Tetapkan Tanggap Darurat Bencana

News | Kamis, 08 April 2021 | 14:04 WIB

Diterjang Banjir Bandang, NTT Ditetapkan Status Tanggap Darurat 30 Hari

Diterjang Banjir Bandang, NTT Ditetapkan Status Tanggap Darurat 30 Hari

News | Kamis, 08 April 2021 | 13:56 WIB

Perjalanan Menembus Lokasi Bencana di Lembata NTT Bersama Basarnas

Perjalanan Menembus Lokasi Bencana di Lembata NTT Bersama Basarnas

Video | Kamis, 08 April 2021 | 10:09 WIB

Terkini

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:23 WIB

×