Banyak yang Positif Covid-19, Selandia Baru Larang Masuk Pelancong India

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 08 April 2021 | 21:48 WIB
Banyak yang Positif Covid-19, Selandia Baru Larang Masuk Pelancong India
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern. [Marty MELVILLE / AFP]

Suara.com - Selandia Baru pada Kamis (8/4) untuk sementara menangguhkan semua pelancong dari India, termasuk warganya sendiri, selama sekitar dua minggu.

Menyadur Channel News Asia, Kamis (8/4/2021) keputusan tersebut dibuat menyusul tingginya jumlah kasus positif Covid-19 yang datang dari negara Asia Selatan itu.

Langkah itu dilakukan setelah Selandia Baru mencatat 23 kasus virus corona positif baru di perbatasannya pada Kamis, 17 di antaranya dari India.

"Kami untuk sementara menangguhkan masuk ke Selandia Baru bagi para pelancong dari India," kata Perdana Menteri Jacinda Ardern dalam konferensi pers di Auckland.

India saat ini sedang berjuang melawan gelombang kedua pandemi Covid-19 yang mematikan dengan infeksi harian minggu ini melewati puncak gelombang pertama.

Penangguhan akan dimulai dari pukul 04.00 sore waktu setempat pada 11 April dan akan diberlakukan hingga 28 April. Selama waktu ini pemerintah akan mempertimbangkan langkah-langkah manajemen risiko untuk melanjutkan perjalanan.

"Saya ingin menekankan bahwa sementara kedatangan Covid dari India telah mendorong tindakan ini, kami melihat bagaimana kami mengelola titik keberangkatan berisiko tinggi secara umum. Ini bukan penilaian risiko khusus negara ...," kata Ardern.

Selandia Baru secara virtual telah membasmi virus di dalam perbatasannya, dan belum melaporkan penularan komunitas secara lokal selama sekitar 40 hari.

Tetapi banyak diantara pelancong yang datang ke negara tersebut dinyatakan positif Covid-19, mayoritas berasal dari India.

baca juga

Ardern mengatakan rata-rata kasus positif terus meningkat dan mencapai 7 kasus pada Rabu, tertinggi sejak Oktober lalu.

Selandia Baru pada Kamis juga melaporkan satu kasus baru yang terinfeksi secara lokal pada seorang pekerja yang dipekerjakan di fasilitas isolasi. Pria berusia 24 tahun itu belum divaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Sopir Bus Sekolah yang Bertugas Antar Pasien Covid-19 di Kala Pandemi

Kisah Sopir Bus Sekolah yang Bertugas Antar Pasien Covid-19 di Kala Pandemi

News | Kamis, 08 April 2021 | 19:09 WIB

Ruben Onsu Buka Klinik Kesehatan Bergaya Milenial

Ruben Onsu Buka Klinik Kesehatan Bergaya Milenial

Entertainment | Kamis, 08 April 2021 | 19:07 WIB

Cerita Sopir Bus Pengantar Pasien Covid: Ikhlas Mati Demi Nyawa Orang Lain

Cerita Sopir Bus Pengantar Pasien Covid: Ikhlas Mati Demi Nyawa Orang Lain

News | Kamis, 08 April 2021 | 18:59 WIB

Terkini

Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?

Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:20 WIB

ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System

ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:15 WIB

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:10 WIB

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:00 WIB

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:37 WIB

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Batam | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:33 WIB

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:30 WIB

LoI Sinergi BRI Taipei Dengan KDEI: Berikan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

LoI Sinergi BRI Taipei Dengan KDEI: Berikan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

Jogja | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:29 WIB

×