Dewan Minta Polisi Tindak Tegas Penyebar Hoaks Akan Terjadi Tsunami di NTT

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 09 April 2021 | 02:10 WIB
Dewan Minta Polisi Tindak Tegas Penyebar Hoaks Akan Terjadi Tsunami di NTT
Enam korban banjir bandang dan longsor di Desa Waematan, Kecamatan Ile Ape Timur, Kebupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil dievakuasi, Kamis (8/4/2021). [Suara.com/Yasir]

Suara.com - Ketua Komisi V DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) Yunus Takandewa meminta pihak kepolisian menindak tegas penyebar hoaks terkait dengan bencana hidrometeorologi yang melanda NTT.

"Kita minta yang menyebarkan informasi tidak sesuai fakta sesungguhnya atau hoaks yang dapat menimbulkan simpang siur informasi dan kepanikan masyarakat agar ditindak tegas aparat keamanan," kata Yunus di Kupang, Kamis (8/4/2021).

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan beredaranya informasi akan adanya tsunami yang melanda wilayah NTT.

Akibat informasi tersebut banyak warga pesisir Kota Kupang berlari meninggalkan rumah menuju tempat yang lebih tinggi pada Rabu (7/4), dini hari.

Takandewa menyayangkan adanya ulah oknum yang menyebarkan informasi tidak benar di tengah situasi bencana hidrometeorologi melanda NTT.

Untuk itu, lanjut dia, oknum penyebar hoaks perlu ditelusuri dan ditindak tegas karena menambah kepanikan masyarakat yang bisa berdampak lebih fatal bagi keselamatan warga.

"Pemerintah dan semua pihak agar tetap menjadikan informasi resmi BMKG dalam penanganan kewaspadaan bencana," kata politikus PDI Perjuangan itu.

Sebelumnya, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Syaeful Hadi mengatakan informasi yang beredar di masyarakat bahwa akan terjadi tsunami di wilayah NTT merupakan berita tidak benar alias hoaks.

"Berita (akan terjadi tsunami di NTT, red.) tersebut tidak benar dan BMKG tidak pernah membuat berita tersebut," katanya.

baca juga

Syaeful mengatakan informasi tersebut tidak benar dan fenomena yang terjadi adalah gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan NTT.

Gelombang tinggi dan curah hujan yang signifikan dapat memengaruhi dinamika pesisir di wilayah NTT.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat pesisir Kota Kupang maupun daerah lainnya yang berpotensi terdampak fenomena itu waspada terhadap potensi rob. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Besok, Jokowi Bakal Tinjau Banjir Bandang di Adonara dan Lembata NTT

Besok, Jokowi Bakal Tinjau Banjir Bandang di Adonara dan Lembata NTT

News | Kamis, 08 April 2021 | 23:06 WIB

Ke NTT, Dokter Ortopedi Tangani Korban Bencana Alam yang Cedera Tulang

Ke NTT, Dokter Ortopedi Tangani Korban Bencana Alam yang Cedera Tulang

Health | Kamis, 08 April 2021 | 22:55 WIB

Listrik Mati Pasca Banjir dan Longsor di Lembata, Dua Desa Bak Kota Mati

Listrik Mati Pasca Banjir dan Longsor di Lembata, Dua Desa Bak Kota Mati

News | Kamis, 08 April 2021 | 22:24 WIB

Bertambah, Korban Tewas Akibat Siklon Tropis Seroja NTT Jadi 163 Orang

Bertambah, Korban Tewas Akibat Siklon Tropis Seroja NTT Jadi 163 Orang

Bali | Kamis, 08 April 2021 | 21:24 WIB

Terkini

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

×