Kembangkan Karakter Penerus Bangsa, Kemendagri Gelorakan Ideologi Pancasila

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 09 April 2021 | 13:51 WIB
Kembangkan Karakter Penerus Bangsa, Kemendagri Gelorakan Ideologi Pancasila
"National is Me: Indonesia Pasti Bisa - Penanaman dan Pengembangan Karakter Penerus Bangsa Berasaskan Pancasila,” di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Jumat (9/4/2021). (Dok : Kemendagri)

Suara.com - Ideologi Pancasila harus digelorakan dalam upaya penanaman dan pengembangan karakter manusia Indonesia. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bahtiar dalam Virtual Expo, Talkshow, Workshop, Pentas Seni dan Budaya dengan Tema "National is Me: Indonesia Pasti Bisa - Penanaman dan Pengembangan Karakter Penerus Bangsa Berasaskan Pancasila,” di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Jumat (9/4/2021).

“Kita sebenarnya ingin kembali mengetuk seluruh hati manusia yang ada di Indonesia, 'Hey kita punya ideologi yang namanya Pancasila'. Hanya inilah yang memperkuat, mempererat dan menyatukan kita. Kalau kita meninggalkan itu, maka  ancaman untuk keretakan bangsa ini mungkin saja akan terjadi, sehingga ini terus-menerus harus digelorakan,” tambahnya.

Bahtiar mengatakan, karakter dan wawasan kebangsaan yang berasaskan Pancasila perlu ditumbuhkembangkan di tengah arus globalisasi. Pertarungan ideologi, dan pesatnya arus ilmu pengetahuan dan teknologi perlu diimbangi dengan semangat merawat karakter dan jati diri bangsa.

“Negara ini tetap harus memiliki karakter, ciri, sifat yang membedakannya dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Oleh karenanya, disebut bangsa Indonesia yang berteladan, Indonesia yang mandiri dan berkarakter, itulah bedanya negara kita dengan negara-negara lain,” bebernya.

Karakter berasaskan Pancasila sebagai pembeda dan jati diri bangsa harus tumbuh dari gerakan masyarakat. Pemerintah perlu hadir sebagai fasilitator dalam gerakan positif yang tumbuh dari masyarakat, berupa pembinaan ideologi Pancasila.

“Kita terus menerus, setiap saat dan setiap waktu, gerakan di seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Falsafah negara, Pancasila, menjadi pedoman hidup bagi setiap insan yang hidup di Bumi Pertiwi. Hadirnya Pancasila juga dimaknai sebagai landasan negara yang dipedomani setiap masyarakat. Sebuah ideologi pemersatu bangsa yang multikultural, dengan beragam latar belakang budaya, agama, hingga profesi.

“Beragam pekerjaan, bolehlah latar belakang berbeda, (tapi) Pancasila mempersatuakan kita, ini yang membedakan manusia yang hidup di negara ini dengan negara lain,” tandasnya.

Bahtiar juga menutup sambutannya dengan sebuah pantun
“Kapal berlayar di kala senja
Membawa perak serta suasana
Tanamkan nilai-nilai Pancasila
Sebagai benteng pertanahan bangsa.”

Acara yang diselengarakan secara luring terbatas dengan penerapan protokol kesehatan itu juga dilaksanakan secara daring, dan disiarkan melalui live streaming melalui akun Youtube Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum https://youtube.com/channel/UCaxBgTy1k4L5SHf3G5NYnNw.

Acara juga turut dihadiri Perwakilan Accor Jakarta, Helmy; Perwakilan Siberkreasi, Yosi Mokalu; Ketua Umum Yayasan Bentang Merah Putih, Yohana Elizabeth; Direktur Bina Ideologi Karakter dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Pol & PUM Kemendagri, Drajat Wisnu Setyawan; Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan (Deputi V) Kemenko PMK, Nyoman Shuida; Alissa Wahid; Perwakilan Yayasan Bentang Merah Putih, Dedi Junaidi; Perwakilan Daksa Adi Data, Putra Negara Suryadi, dan Perwakilan dari Aku Pintar Indonesia, Widjaja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Minta Masyarakat Tak Ragu Divaksin, Demi Hindari Covid-19

Mendagri Minta Masyarakat Tak Ragu Divaksin, Demi Hindari Covid-19

News | Kamis, 01 April 2021 | 17:08 WIB

Mendagri : Di Masa Krisis, Sinergitas Pusat dan Daerah Mutlak Diperlukan

Mendagri : Di Masa Krisis, Sinergitas Pusat dan Daerah Mutlak Diperlukan

News | Kamis, 01 April 2021 | 07:39 WIB

Masyarakat Diundang untuk Kaji Tiap Perda yang Dibuat Pemerintah

Masyarakat Diundang untuk Kaji Tiap Perda yang Dibuat Pemerintah

News | Rabu, 31 Maret 2021 | 06:59 WIB

Penyetaraan Birokrasi, Kemendagri Hadirkan Workshop tentang Peran Kehumasan

Penyetaraan Birokrasi, Kemendagri Hadirkan Workshop tentang Peran Kehumasan

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 13:37 WIB

Catatkan Kinerja Anggaran Terbaik 2020, Kemendagri Raih Penghargaan

Catatkan Kinerja Anggaran Terbaik 2020, Kemendagri Raih Penghargaan

News | Senin, 29 Maret 2021 | 11:51 WIB

Mendagri : Aspek Kesehatan dan Ekonomi Sama Pentingnya untuk Diselamatkan

Mendagri : Aspek Kesehatan dan Ekonomi Sama Pentingnya untuk Diselamatkan

News | Sabtu, 27 Maret 2021 | 07:54 WIB

Terkini

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digeladang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digeladang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:06 WIB

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB