Suka Ngopi Bareng Teroris Condet, Tetangga Tak Pernah Dengar Yudi Bahas FPI

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 09 April 2021 | 18:43 WIB
Suka Ngopi Bareng Teroris Condet, Tetangga Tak Pernah Dengar Yudi Bahas FPI
Rumah terduga teroris WI di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Terduga teroris Husein Hasny yang ditangkap di Condet, Jakarta Timur, diketahui sering mengunjungi Wahyudi alias Yudi, terduga teroris yang baru saja ditangkap Densus 88 Antiteror di rumahnya di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (9/4/2021). Keduanya juga diketahui merupakan sahabat sejak kecil. 

Fakta itu terungkap berdasarkan penuturan Iis, tetangga Yudi, di RT 02/RW 08, Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur. 

"Kami tahu dia berteman dengan Habib (Husein Hasny) tahu, karena jauh sebelum itu Habib (Husein Hasny) ditangkap, dia suka main ke sini, kami tahu orangnya, karena mereka sahabatan teman dari kecil," kata Iis saat ditemui wartawan di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (9/4/2021). 

Sepengetahuan Iis Husein Hasny jika berkunjung ke rumah Wahyudi hanya sekedar silaturahmi. Husein diketahui sempat bergabung menjadi anggota FPI dan dipecat 2017 lalu. 

"Cuma main-main dong, palingan ngopi-ngopi ya, cuma ngobrol-ngobrol, santai aja," jelas Iis. 

Iis, Ketua RT 02 RW 08, Kelurahan Kampung Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, memberikan kesaksian terkait penangkapan terduga teroris berinisial WI oleh tim Densus 88 Antiteror Polri, Jumat (9/4/2021). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
Iis, Ketua RT 02 RW 08, Kelurahan Kampung Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, memberikan kesaksian terkait penangkapan terduga teroris berinisial WI oleh tim Densus 88 Antiteror Polri, Jumat (9/4/2021). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

Karena kedetan antara keduanya itu, Iis sudah khawatir, Yudi bakal turut terset, usai penangkapan Husein Hasny di Condet beberapa waktu lalu. 

"Sesudah kejadian yang di Condet itu kami sudah waswas, karena ini (WI dan Husein) memang sahabat dari kecil," kata Iis. 

Terkait dugaan terlibatnya Yudi dalam aksi terorisme, Iis mengaku tidak percaya, dia juga menyatakan tetangganya itu  tidak pernah terlibat aktif dengan FPI atau ormas manapun. 

"Enggak pernah dengar dia aktif di FPI, karena kami kan ada pengajian ya di belakang dia enggak pernah nyinggung FPI, jadi di lingkungan dia tidak pernah bawa-bawa ormas apapun dan paham ideologi apapun," kata dia.

Diciduk usai Jumatan

Penangkapan terhadap terduga teroris di Pasar Rebo terjadi siang tadi sekitar pukul 13.00 WIB. W ditangkap saat saat hendak pulang ke rumahnya sehabis menunaikan salat Jumat di masjid.

"Sekitar pukul satuan, sehabis salat Jumat," kata Iis di lokasi. 

Sepengetahuannya, WI ditangkap saat hendak pulang ke rumahnya sehabis menunaikan salat Jumat di masjid. 

"Jadi ditangkap habis salat Jumat, belum masuk ke rumah bapaknya (WI), langsung dimasukkan ke mobil" ujar Iis. 

Usai melakukan penangkapan kata Iis, Densus 88 Antiteror Polri langsung melakukan penggeledahan di rumah WI.  Kata Iis yang ikut mendampingi penggeledahan ada sejumlah barang yang dibawa seperti telepon genggam, dompet dan kartu keluarga. 

Peran Teroris Pasar Rebo

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menjelaskan sosok dan peran W, teroris di Pasar Rebo yang ditangkap tim Densus, siang tadi. 

Ramadhan menyebut, W merupakan terduga teroris yang sebelumnya telah masuk dalam daftar pencarian orang alias DPO. Dalam kegiatan terornya, W disebut ikut merencanakan dan mengetahui rencana pembuatan bom di kediaman Husein Hasny -- teroris yang ditangkap di Condet.

"Saudara W adalah tersangka teroris yang telah ditetapkan DPO yang memiliki peran ikut merencanakan dan ikut mengetahui pembuatan bom di rumah HH yang telah ditangkap sebelumnya," beber Ramadhan di Mabes Polri. 

Ramdhan menyebutkan, sosok W juga turut menyiapkan tempat uji coba bom di kawasan Ciampea, Bogor, Jawa Barat. Saat ini, W telah dibawa ke Rutan Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Jadi dua peran yang sementara diketahui sehingga dinyatakan oleh penyidik Densus 88 saudara W DPO dan telah ditangkap. Saat ini masih dilakukan di rumah yang bersangkutan dan selanjutnya nanti tersangka akan diamankan ke rutan PMJ untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikenal Baik dan Rajin Kerja Bakti, Istri Pak RT Yakin Yudi Bukan Teroris

Dikenal Baik dan Rajin Kerja Bakti, Istri Pak RT Yakin Yudi Bukan Teroris

News | Jum'at, 09 April 2021 | 18:32 WIB

Tetangga Teroris Pasar Rebo Waswas usai Eks FPI Husein Hasny Diciduk Densus

Tetangga Teroris Pasar Rebo Waswas usai Eks FPI Husein Hasny Diciduk Densus

News | Jum'at, 09 April 2021 | 17:49 WIB

Rakit Bom Bareng, Teroris Condet Ternyata Teman SD Eks FPI Husein Hasny

Rakit Bom Bareng, Teroris Condet Ternyata Teman SD Eks FPI Husein Hasny

News | Jum'at, 09 April 2021 | 17:10 WIB

12 Terduga Teroris Ditangkap di Jakarta, Berasal dari Kelompok yang Sama

12 Terduga Teroris Ditangkap di Jakarta, Berasal dari Kelompok yang Sama

News | Jum'at, 09 April 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:29 WIB

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:19 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:17 WIB

Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong

Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:01 WIB

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:58 WIB

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:52 WIB

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:42 WIB

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:37 WIB

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:36 WIB

Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil

Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:19 WIB