Militer Myanmar Lepaskan Tembakan Granat ke Arah Demonstran , 80 Tewas

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 12 April 2021 | 13:15 WIB
Militer Myanmar Lepaskan Tembakan Granat ke Arah Demonstran , 80 Tewas
Gas airmata dan pemadam api berterbangan diatas para pengunjuk rasa saat mereka berlindung di balik perisai ketika bentrok dengan polisi pada aksi protes menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, Senin (1/3/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/AWW/djo

Suara.com - Lebih dari 80 orang di Myanmar tewas terkena granat senapan dalam bentrokan keras antara militer dan pengunjuk rasa di Myanmar.

Menyadur Sky News, Senin (12/4/2021) puluhan jenazah korban dikumpulkan di sebuah pagoda di kota Bago setelah pasukan keamanan Myanmar melepaskan tembakan atas protes terhadap kudeta militer.

Kelompok pemantau Asosiasi Bantuan Tahanan Politik (AAPP) mengatakan pihaknya yakin ada 82 orang tewas.

Salah satu penyelenggara protes Ye Htut mengatakan kepada outlet berita Myanmar Now jika tindakan petugas sangat keras bahkan ia gambarkan seperti genosida.

"Ini seperti genosida. Mereka menembaki setiap bayangan." ungkapnya.

Banyak penduduk kota yang berjarak 90km timur laut dari Kota Yangon tersebut melarikan diri, menurut sejumlah postingan di media sosial.

Militer Myanmar merebut kekuasaan dalam kudeta pada 1 Februari dan juga menahan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi.

Bentrokan besar telah meletus antara pengunjuk rasa dan junta yang berkuasa - yang telah memutus koneksi internet, memberlakukan jam malam, dan undang-undang yang melarang lebih dari lima orang berkumpul dalam upaya menghentikan demonstrasi yang bermunculan sejak pengambilalihan.

Beberapa anggota pasukan keamanan juga dilaporkan menggunakan kekerasan, mengendarai tank ke kota-kota besar dan melepaskan tembakan ke arah kerumunan.

baca juga

Laporan pembunuhan di Bago datang kurang dari seminggu setelah AAPP mengatakan bahwa setidaknya 43 anak tewas dalam kekerasan sejak kudeta.

Lebih dari 600 orang telah tewas secara total, menurut AAPP, namun laporan tersebut langsung dibantah oleh pihak militer.

Juru bicara Junta Mayjen Zaw Min Tun mengatakan pada konferensi pers pada hari Jumat bahwa militer mencatat 248 kematian warga sipil dan 16 kematian polisi.

Pihak militer juga menegaskan jika mereka tidak menggunakan senjata otomatis saat membubarkan para demonstran.

Sementara itu, aliansi tentara etnis yang menentang tindakan keras junta menyerang sebuah kantor polisi pada Sabtu dan sedikitnya 10 polisi tewas.

Kantor polisi di Naungmon di negara bagian Shan diserang oleh pejuang dari aliansi yang mencakup Tentara Arakan, Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang dan Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar, demikian dilaporkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akses Informasi Dibatasi, Pemuda Myanmar Buat Buletin "Molotov" Bawah Tanah

Akses Informasi Dibatasi, Pemuda Myanmar Buat Buletin "Molotov" Bawah Tanah

News | Minggu, 11 April 2021 | 16:54 WIB

10 Polisi Myanmar Tewas Diserang Tentara Etnik Pro Demonstran

10 Polisi Myanmar Tewas Diserang Tentara Etnik Pro Demonstran

News | Minggu, 11 April 2021 | 06:56 WIB

Dubes Myanmar di Inggris yang Diusir dari Kedutaan harus Tidur di Mobil

Dubes Myanmar di Inggris yang Diusir dari Kedutaan harus Tidur di Mobil

News | Minggu, 11 April 2021 | 11:22 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×