Haedar Nashir: Apakah Setelah Puasa Kita Jadi Orang yang Semakin Dermawan

Siswanto Suara.Com
Kamis, 15 April 2021 | 03:45 WIB
Haedar Nashir: Apakah Setelah Puasa Kita Jadi Orang yang Semakin Dermawan
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. (Suara.com/Putu).

Suara.com - Umat Islam didorong agar jangan menjadikan puasa hanya sebagai ritual individu semata, tetapi harus bisa memancarkan diri menjadi teladan yang baik dalam kehidupan.

"Ketika puasa diproyeksikan la allakum tattaqun (agar kamu menjadi orang yang bertakwa), bagaimana sifat takwa itu kita praktikkan?" kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir  dalam Pengajian Ramadhan 1442 H Muhammadiyah yang dipantau secara virtual.

Haedar mengatakan puasa tidak hanya sebatas menahan makan dan minum sejak subuh hingga tenggelamnya matahari. Tetapi, mesti bisa menahan diri dari hawa nafsu dan menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Menurutnya, kecenderungan masyarakat dalam menjalankan puasa hanya sebatas pemenuhan kewajiban saja, tetapi jarang diikuti sebagai refleksi diri menuju kesalehan sosial.

"Contoh apakah setelah puasa kita menjadi orang yang semakin dermawan, yang kedua apakah kita menjadi orang yang sabar tidak pemarah, kemudian pemaaf terhadap orang?" kata dia.

Menurutnya, puasa semestinya diletakkan sebagai "kanopi" atau sebagai teras rohani agar dengan ketakwaan yang terus dibangun, melahirkan diri yang semakin bersih, suci lahir dan batin. Ia menyebut bahwa makna puasa adalah proses revolusi rohani.

Puasa yang bisa membentuk kanopi diri menjadi insan yang bersih lahir batin, menurut Haedar, yakni puasa yang terintegrasi bukan hanya menahan diri dari makan minum dan pemenuhan kebutuhan biologis, tapi juga menjadikan diri sebagi orang yang punya kemampuan memelihara, merawat dan menjaga.

"Kita lihat sekarang, kenyataan pertama Indonesia termasuk dalam negara yang gawat korupsi, yang kedua Indonesia sekarang termasuk gawat narkoba, yang ketiga angka perceraian di Indonesia itu cukup tinggi, dan yang terakhir kekerasan terhadap anak dan perempuan. Ini menunjukkan belum ada korelasi positif antara aktivitas semangat beribadah di kalangan umat Islam dengan dampaknya untuk melahirkan kesalehan sosial," katanya.

Baca Juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Medan Kamis 15 April 2021

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI