100 Hari Jelang Olimpiade Tokyo: Ketidakpastian Prokes Hantui Atlet

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Kamis, 15 April 2021 | 17:45 WIB
100 Hari Jelang Olimpiade Tokyo: Ketidakpastian Prokes Hantui Atlet
DW

"Tokyo tetap menjadi kota Olimpiade dengan persiapan terbaik. Saat ini kami tidak punya alasan untuk percaya bahwa Olimpiade Tokyo tidak bisa digelar," ujar Thomas Bach, Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang baru-baru ini terpilih kembali.

"Itulah mengapa tidak ada Plan B. Dan itulah mengapa kami berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa pertandingan aman dan sukses."

Ia mendorong agar kompetisi tetap diadakan, utamanya karena terkait alasan finansial yang mencapai miliaran euro.

Ini adalah poin penting menurut sudut pandang IOC, karena penundaan satu tahun dan biaya tindakan perlindungan corona saja telah meningkatkan anggaran hingga setidaknya 2,3 miliar euro.

Panitia penyelenggara Jepang secara resmi mengharapkan pengeluaran sekitar 12,66 miliar euro, dan sebesar 760 juta euro untuk mencegah infeksi.

Tapi apakah uang sebanyak cukup untuk membuat para atlet berhenti khawatir? Mana yang lebih penting? Norio Sugaya, ahli penyakit menular di Rumah Sakit Keiyu di Yokohama, secara terbuka memohon agar Olimpiade dibatalkan meskipun ada protokol kebersihan.

"Risikonya besar di Jepang," ungkap Sugaya. Negara ini "sama sekali tidak aman."

Apakah kesuksesan finansial akan lebih diutamakan daripada kesehatan para atlet? Setidaknya keprihatinan Sugaya mirip dengan yang dipikirkan para peserta olimpiade.

"Dalam situasi apa pun saya tidak akan percaya begitu saja. Sebagai seorang atlet dan dengan asosiasi kami, yakni Atlet untuk Jerman, saya ingin membentuk persepsi saya sendiri dan mempertanyakan konsepnya," kata Hartung Altet nasional anggar ini menganggap penting bagi para atlet untuk berkontribusi atas konsep kebersihan.

Menurut Hartung, para ahli virus tentu harus menggarap konsep kebersihannya, tapi di sisi lain peran para atlet juga penting karena mereka bisa memberikan informasi mengenai apa saja yang harus dilakukan agar bisa menjamin kompetisi yang fair.

Sulit untuk bisa hasilkan kompetisi yang adil Kompetisi yang adil? Sepertinya sulit. Perbedaan opsi pelatihan yang ada saat ini saja membuat persaingan yang adil di Tokyo hampir mustahil.

Beberapa atlet sudah divaksinasi, tetapi sebagian lainnya belum. Atlet yang telah divaksinasi dapat berlatih secara normal dan mempersiapkan diri untuk berlaga di kompetisi di Tokyo, sementara atlet lain punya rintangan yang jauh lebih tinggi.

"Bagaimanapun ini tidak adil," kata Hartung.

"Tidak semua orang cukup beruntung bisa divaksinasi seperti saya karena saya berhubungan dengan orang yang memiliki prioritas tinggi. … Saya berharap kelompok yang rentan akan segera divaksinasi dan rekan satu tim saya juga dapat divaksinasi."

Banyak pertanyaan masih tersisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diam-diam Donald Trump Pernah Kirim Tes COVID-19 kepada Vladimir Putin

Diam-diam Donald Trump Pernah Kirim Tes COVID-19 kepada Vladimir Putin

News | Rabu, 09 Oktober 2024 | 10:22 WIB

Dharma Pongrekun: Mengapa Tes PCR Harus Dicolok-colok ke Hidung?

Dharma Pongrekun: Mengapa Tes PCR Harus Dicolok-colok ke Hidung?

Lifestyle | Senin, 07 Oktober 2024 | 13:58 WIB

Ada Richarlison, Ini 5 Jebolan Olimpiade Tokyo yang Bela Brasil di Piala Dunia 2022

Ada Richarlison, Ini 5 Jebolan Olimpiade Tokyo yang Bela Brasil di Piala Dunia 2022

Bola | Kamis, 01 Desember 2022 | 18:04 WIB

Cegah Varian XBB Meluas, Reisa Broto Minta Tes Covid-19 Kembali Digalakkan

Cegah Varian XBB Meluas, Reisa Broto Minta Tes Covid-19 Kembali Digalakkan

News | Senin, 07 November 2022 | 21:06 WIB

Hal yang Diperbolehkan dan Dilarang saat Nonton Piala Dunia 2022 Langsung di Qatar, Jangan Coba-coba Melanggar

Hal yang Diperbolehkan dan Dilarang saat Nonton Piala Dunia 2022 Langsung di Qatar, Jangan Coba-coba Melanggar

Bola | Sabtu, 05 November 2022 | 10:10 WIB

Rambah Dunia Fesyen, Gresysia Polii Buka Toko Sepatu dan Pakaian

Rambah Dunia Fesyen, Gresysia Polii Buka Toko Sepatu dan Pakaian

Sport | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 22:09 WIB

Mantap! Nonton Piala Dunia 2022 di Qatar Bisa Lepas Masker

Mantap! Nonton Piala Dunia 2022 di Qatar Bisa Lepas Masker

Bola | Kamis, 27 Oktober 2022 | 16:04 WIB

Ketua AOC Kualanamu: Aturan Vaksin Booster Membebani Penumpang

Ketua AOC Kualanamu: Aturan Vaksin Booster Membebani Penumpang

Bisnis | Jum'at, 02 September 2022 | 07:51 WIB

Kasus Turun, Korsel Akan Hapus Syarat Tes Covid-19 Bagi Pendatang dari Luar Negeri

Kasus Turun, Korsel Akan Hapus Syarat Tes Covid-19 Bagi Pendatang dari Luar Negeri

News | Kamis, 01 September 2022 | 10:03 WIB

Amerika Serikat Tak Lagi Bagikan Alat Tes Covid-19 Mandiri, Ini Alasannnya

Amerika Serikat Tak Lagi Bagikan Alat Tes Covid-19 Mandiri, Ini Alasannnya

Health | Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:00 WIB

Terkini

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:49 WIB

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:35 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:18 WIB

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:08 WIB

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB