Krisis Lahan, 11 TPU di Jakarta Ini Masih Terima Pembuatan Makam Baru

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 11:42 WIB
Krisis Lahan, 11 TPU di Jakarta Ini Masih Terima Pembuatan Makam Baru
Ilustrasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur. (Suara.com/M Iqbal)
Baca 10 detik
  • Total kapasitas lahan yang tersisa di 11 TPU tersebut mencapai 118.348 petak makam.
  • Dari total 80 TPU yang ada, Fajar menyebut 69 di antaranya sudah penuh dan hanya menerima pelayanan makam tumpang.
  • Sistem makam tumpang biasanya dilakukan bagi anggota keluarga yang sudah memiliki makam di lokasi yang sama.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menghadapi krisis lahan pemakaman. Dari total 80 tempat pemakaman umum (TPU) yang tersebar di lima wilayah kota, sebagian besar sudah tidak lagi menerima pemakaman baru kecuali sistem makam tumpang.

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi Jakarta, Fajar Sauri, menyebut hanya 11 TPU yang masih memiliki lahan untuk pemakaman baru.

Total kapasitas lahan yang tersisa di 11 TPU tersebut mencapai 118.348 petak makam.

"Apabila pelayanan rata-rata 100 jenazah per hari, lahan tersedia sampai tiga tahun ke depan, yang tersebar di 11 TPU," kata Fajar saat dikonfirmasi, Jumat (24/10/2025).

11 TPU tersebut antara lain TPU Rawa Terate, Cipayung, Cilangkap, Bambu Apus, dan Cipinang Besar di Jakarta Timur; TPU Rorotan di Jakarta Utara; TPU Tanah Kusir, Srengseng Sawah, dan Kampung Kandang di Jakarta Selatan

Serta TPU Tegal Alur dan Pegadungan di Jakarta Barat. Untuk TPU Pegadungan, saat ini masih dilakukan pengurugan dan pematangan lahan seluas 65 hektare.

Dari total 80 TPU yang ada, Fajar menyebut 69 di antaranya sudah penuh dan hanya menerima pelayanan makam tumpang.

Ia menjelaskan, sistem makam tumpang biasanya dilakukan bagi anggota keluarga yang sudah memiliki makam di lokasi yang sama.

"Pelayanan makam tumpang dilakukan dengan makam keluarga dan cukup efektif menjadi solusi kekurangan lahan makam," ujar Fajar.

Baca Juga: Prosesi Pemakaman Yurike Sanger, Istri ke-7 Bung Karno

Fajar mengakui, upaya menambah lahan pemakaman baru bukan perkara mudah. Pemprov Jakarta sering kali menghadapi penolakan dari warga sekitar yang menolak wilayahnya dijadikan TPU.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyoroti kondisi keterbatasan lahan TPU di Ibu Kota. Ia menilai persoalan ini merupakan tantangan umum yang dihadapi kota besar dengan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi.

"Memang ini sekarang menjadi masalah dan sekarang ini sedang dikaji, ada usulan misalnya, ini usulan, tapi belum menjadi keputusan, apakah diperbolehkan untuk dilakukan apa, bertingkat dan ini sudah diusulkan," kata Pramono di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2025).

Pramono mengatakan, pihaknya tengah mengkaji beberapa opsi untuk mengatasi keterbatasan lahan tersebut.

Salah satu yang sedang dipertimbangkan adalah pembangunan makam bertingkat atau perluasan area pemakaman di luar wilayah administrasi Jakarta.

"Sekarang sedang kami pikirkan, sebentar lagi akan saya putuskan," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI