alexametrics

PDIP Sebut Ada Pihak Incar Kursi Mendikbud untuk Gantikan Posisi Nadiem

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah
PDIP Sebut Ada Pihak Incar Kursi Mendikbud untuk Gantikan Posisi Nadiem
Mendikbud Nadiem Makarim saat meninjau vaksinasi guru di Balikpapan. [Inibalikpapan.com]

"Selama dua tahun bermitra, Nadiem sebagai menteri menterjemahkan pembangunan SDM yang merupakan program pemerintahan Jokowi."

Suara.com - Anggota Komisi X Fraksi PDIP, Andreas Hugo Pareira, menduga ada pihak-pihak yang sengaja mengkritik Mendikbud Nadiem Makarim di tengah isu reshuffle. Kritik itu sengaja disampaikan untuk melengserkan Nadiem dari jabatannya.

Adapun pihak tertentu yang dengan sengaja mengkritik kebijakan-kebijakan Nadiem, juga mengincar posisi Mendikbud.

"Saya juga duga seprti itu," kata Andreas kepada wartawan, Rabu (21/4/2021).

Menurut Andreas, tidak ada relevansi dan urgensi posisi Nadiem kemudian digantikan. Menurut dia, selama bermitra dengan Komisi X, Nadiem menunjukan kinerja baik.

Baca Juga: Soroti Kontroversi Kemendikbud, Mardani Ali Sera: Pemerintah Nggak Jelas

"Selama dua tahun bermitra, Nadiem sebagai menteri menterjemahkan pembangunan SDM yang merupakan program pemerintahan Jokowi dengan Merdeka Belajar yang sedang on going, peningkatan status guru-guru honor menjadi PPK dan sekarang sedang dipersiapkan revisi UU Sisdiknas. Selama pandemi ini Nadiem pun responsif dan fleksibel dalam menjalankan program-program pendidikan," kata Andreas.

Sebelumnya, Nadiem mengunggah foto pertemuannya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri di akun Instagram @nadiemmakarim. Pertemuan itu berlangsung di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/4/2021).

Menurut Nadiem, pertemuannya dengan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu dalam rangka mendiskusikan strategi untuk mempercepat merdeka belajar dan profil Pelajar Pancasila.

"Ngobrol dua jam sama bu Mega, diskusi strategi mempercepat merdeka belajar dan Profil Pelajar Pancasila," tulis Nadiem, Selasa (20/4/2021) malam.

Pertemuan Nadiem dengan Megawati berlangsung di tengah isu reshuffle kabinet. Dalam unggahannya, Nadiem mengaku banyak belajar dari pengalaman Presiden RI ke-5 itu.

Baca Juga: Sowan ke Megawati, Nadiem Makarim Disebut Lolos dari Reshuffle Kabinet

"Saya banyak belajar dari pengalaman beliau," ucap dia.

Unggahan Nadiem itu pun menuai respon dari sejumlah warganet. Banyak warganet menyindir dengan komentar bahwa Nadiem akan lolos dari reshuffle usai bertemu Megawati.

"Alhamdulillah sudah silaturahmi dengan ibu, dijamin lolos dari reshuffle," tulis akun tomyhaji123_boz.

Akun @qiansora juga menyebut Nadiem salah satu kandidat yang akan lolos dari reshuffle. "Calon2 aman dari reshuffle," kata akun @qiansora.

Isu reshuffle kabinet muncul usai DPR RI menyetujui usulan pemerintah untuk menggabungkan dan membentuk kementerian baru. Persetujuan tersebut diputuskan saat Sidang Paripurna DPR RI pekan lalu.

Bahkan esok hari, Jokowi disebut akan mereshuffle kabinet. Namun Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan Presiden Jokowi tak akan mereshuffle pada esok hari, Rabu (21/4/2021).

Pasalnya, kata Pramono, Jokowi akan melakukan kunjungan kerja ke Jawa Barat pada esok hari.

"Besok presiden kunjungan kerja ke Jawa Barat. Nggak ada (Nggak ada reshuffle besok," ujar Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/4).

Pernyataan Pramono menyusul rumor bahwa Jokowi akan mereshuffle esok hari. Ketika ditanya apakah Jokowi akan mereshuffle menterinya sebelum atau sesudah lebaran, Pramono enggan menjawab.

Namun meminta awak media untuk menunggu kapan Jokowi mengumumkan untuk mereshuffle kabinet. "Nggak ditunggu saja," katanya.

Komentar