Pelembagaan Parpol Lemah, Halangi Keterlibatan Perempuan dan Kaum Muda

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 22 April 2021 | 02:17 WIB
Pelembagaan Parpol Lemah, Halangi Keterlibatan Perempuan dan Kaum Muda
Ilustrasi partai politik (Antara)

Suara.com - Hasil penelitian The Indonesian Institute (TII) mengungkapkan lemahnya pelembagaan internal partai politik. Akibatnya, partai politik cenderung menjadi lebih ekslusif yang membuat ruang inklusi belum sepenuhnya terbuka, khususnya bagi keterlibatan perempuan dan kaum muda.

Direktur Eksekutif TII, Adinda Tenriangke Muchtar menilai saat ini perlu adanya dorongan reformasi kelembagaan partai politik untuk menjadi inklusif, relevan, dan responsif. Itu menjadi sebuah langkah untuk dapat melakukan perbaikan terhadap partai politik.

Dalam penelitian TII tersebut lebih memusatkan aspek internal partai, khususnya bagaimana mendorong upaya penguatan kelembagaan partai politik. Permasalahan internal partai politik yang menjadi fokus dalam kajian tersebut ialah persoalan rekrutmen politik, inklusi kaum muda dan perempuan, keberadaan unit penelitian dan pendanaan partai politik.

"Maka diperlukan sebuah agenda untuk mendorong reformasi internal partai dan inklusi kaum muda dalam partai politik," ujar Adinda dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/4/2021).

Menurutnya, agenda awal yang dapat dilaksanakan yaitu mendorong partai agar lebih inklusif, terutama bagi generasi muda yakni mendorong partai agar menjadi lebih relevan, termasuk ke kelompok akar rumput dan marjinal. Kemudian memperkuat demokrasi internal partai, memperbaiki kelembagaan partai, termasuk dalam kepengurusan partai dan meningkatkan peran divisi penelitian, serta meningkatkan kinerja partai dalam menjalankan fungsinya.

Dengan demikian penelitian TII menyarankan beberapa rekomendasi awal yang perlu dipertimbangkan dan dilakukan oleh partai politik untuk kebutuhan reformasi kelembagaan dan inklusi kaum muda dalam partai politik. Diantaranya ialah membuka proses rekrutmen anggota yang lebih luas, termasuk untuk generasi muda, menguatkan peran dan posisi kader muda melalui peningkatan kapasitas dan keterlibatannya dalam hal-hal substantif di dalam partai politik.

Lalu memperbaiki model dan intensitas komunikasi dengan aktor demokrasi lainnya, serta mendorong partai yang demokratis berdasarkan ideologi, platform, dan kode etik yang bukan didasarkan pada personalisasi atau kekerabatan.

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Faldo Maldini turut menanggapi hasil penelitian TII. Ia berpendapat kalau perbaikan dan reformasi partai politik merupakan keinginan dari banyak pihak termasuk para politisi senior sehingga hal ini menjadi cita-cita bersama tentang perbaikan partai politik ke depan.

Akan tetapi ada satu hal yang disoroti Faldo terkait perbaikan partai yaitu masalah pendanaan partai politik.

baca juga

"Ketika partai didorong untuk berpartisipasi secara aktif untuk melakukan pendidikan politik dan berpartisipasi dalam pemilu, namun partai politik sendiri pun terkendala dalam hal pendanaan," ujar Faldo.

Partai politik yang tidak diperkenankan untuk berbisnis hingga sulitnya mengumpulkan uang sumbangan dari masyarakat menjadi salah satu penghalang bagi pemuda dan perempuan untuk terlibat secara aktif dalam partai politik.

"Karena terkadang mereka akan dikalahkan oleh orang-orang yang sejak awal sudah memiliki modal kapital dan dengan mudah masuk ke dalam partai politik," tuturnya.

Selain itu, Faldo juga menerangkan cara untuk membangun kepemimpinan yaitu harus dimulai dari menempa anak muda di partai politik. Baik itu melalui pertarungan elektoral maupun melalui pengelolaan manajerial internal partai.

"Sehingga anak muda dapat benar-benar dapat memiliki pengaruh positif bagi perkembangan partai dan negara. Bukan melalui oligarki atau dinasti politik, namun berdasarkan kualitas yang telah dimiliki oleh anak muda tersebut."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Kaum Muda Tak Takut Berkreasi, Mega: Guncangkan Dunia dengan Karyamu

Minta Kaum Muda Tak Takut Berkreasi, Mega: Guncangkan Dunia dengan Karyamu

Jakarta | Sabtu, 27 Maret 2021 | 17:11 WIB

Meneropong Arah Revisi UU ITE dan Hak Kebebasan Berekspresi

Meneropong Arah Revisi UU ITE dan Hak Kebebasan Berekspresi

News | Kamis, 25 Maret 2021 | 22:45 WIB

Viral Kakek Buta Istiqomah Adzan Bertahun-tahun, Generasi Muda Minder

Viral Kakek Buta Istiqomah Adzan Bertahun-tahun, Generasi Muda Minder

Banten | Kamis, 11 Maret 2021 | 18:00 WIB

Terkini

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

×