Pakar Militer Internasional: Hilangnya KRI Nanggala Pukulan Bagi Indonesia

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 23 April 2021 | 16:45 WIB
Pakar Militer Internasional: Hilangnya KRI Nanggala Pukulan Bagi Indonesia
Sejumlah prajurit TNI-AL awak kapal selam KRI Nanggala-402 berada di atas lambung kapal setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). Kapal selam tersebut kembali bergabung dengan TNI AL usai menjalani perbaikan menyeluruh di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Okpo, Korea Selatan. [Antara/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Seorang pakar dan peneliti militer Asia Tenggara mengungkapkan jika insiden hilangnya kapal selam KRI Nanggala-402 merupakan pukulan moral bagi Indonesia.

Menyadur Al Jazeera, Jumat (23/4/2021) Natalie Sambhi, direktur eksekutif Verve Research, sebuah penelitian kolektif multidisiplin yang berfokus pada militer Asia Tenggara, mengatakan bahwa insiden hilangnya KRI Nanggala-402 menunjukkan perlunya Indonesia untuk mempertahankan sistemnya.

Natalie Sambhi juga menyebutkan Indonesia perlu meningkatkan peralatan angkatan bersenjata, tentaranya, penerbang dan awak kapal.

"Mengingat usia beberapa platform angkatan laut Indonesia, ini tidak mengejutkan sama sekali, tetapi mengecewakan," katanya kepada Al Jazeera .

"Ini bisa menjadi pukulan moral di saat Indonesia benar-benar membutuhkan sistem pertahanan maritim yang kuat. China, terutama, telah meningkatkan serangannya di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Asia Tenggara, melawan Indonesia dan terutama terhadap Filipina akhir-akhir ini." sambungnya.

Indonesia sebelumnya memiliki 12 kapal selam, meski kini hanya mengoperasikan lima, dua di antaranya, termasuk KRI Nanggala-402, buatan Jerman. Tiga lainnya adalah kapal selam dengan generasi lebih muda buatan Korea Selatan.

Beredar kabar jika Indonesia berencana membeli lebih banyak kapal selam dari Korea Selatan pada tahun 2024.

Sambhi mengatakan bahwa rencana tersebut sangat dibutuhkan mengingat Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia.

"Angkatan Laut adalah salah satu pilar pertahanan maritim, termasuk yang lainnya seperti penjaga pantai, lima kapal selam untuk negara kepulauan yang begitu besar sayangnya tidak cukup," tambahnya.

baca juga

TNI Al memperkirakan KRI Nanggala-402 jatuh ke kedalaman antara 600 dan 700 meter dan ditemukannya tumpahan minyak mungkin mengindikasikan ada kerusakan di tangki bahan bakar.

KRI Nanggala-402 membawa 53 personel terdiri dari 49 kru, satu komandan unit, dan tiga personel persenjataan yang dikepalai oleh Letkol Marinir Heri Oktavianus.

Seorang mantan perwira angkatan laut dan pengacara maritim Inggris, berbicara kepada Al Jazeera tanpa menyebut nama, mengatakan bahwa ada kemungkinan lain penyebab hilangnya kontak dari KRI Nanggala-402.

Perwira tersebut mengatakan bisa jadi ledakan torpedo atau senjata, tabrakan dengan kapal atau benda bawah air, gagalnya oksigen, banjir yang tidak disengaja atau kerusakan struktural, bisa menjadi penyebab.

"Hancurnya lambung mungkin terjadi di kedalaman ini dan, karena minyak telah terlihat di permukaan, itu bisa menunjukkan kegagalan struktural yang dahsyat, terutama karena kapalnya sudah tua, yang dibangun pada tahun 1977 dan dikirim ke Angkatan Laut Indonesia pada tahun 1981." jelasnya

Perwira tersebut juga menambahkan bahwa kedalaman kapal selam bisa membuat proses penyelamatan menjadi sebuah tantangan tersendiri.

"Sangat sulit untuk melakukan penyelamatan pada kedalaman ini karena cara yang biasa dilakukan dengan lonceng selam diturunkan dan dipasang ke pintu keluar, yang hampir pasti tidak mungkin jika kapal selam memang berada pada kedalaman 700 meter," dia berkata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Pulang ke Bantul, Begini Sosok Gunadi Korban KRI Nanggala-402

Sempat Pulang ke Bantul, Begini Sosok Gunadi Korban KRI Nanggala-402

Jogja | Jum'at, 23 April 2021 | 16:23 WIB

Analisa Mantan Kepala Kamar Mesin Soal Kondisi KRI Nanggala Sebelum Hilang

Analisa Mantan Kepala Kamar Mesin Soal Kondisi KRI Nanggala Sebelum Hilang

News | Jum'at, 23 April 2021 | 16:04 WIB

Diduga Kru Nanggala-402 yang Hilang, Gunadi Tinggalkan Istri Tengah Hamil

Diduga Kru Nanggala-402 yang Hilang, Gunadi Tinggalkan Istri Tengah Hamil

Jogja | Jum'at, 23 April 2021 | 15:35 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

×