Korban Jiwa Akibat Kebakaran RS Covid-19 di Irak Melonjak, Jadi 83 Jiwa

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 26 April 2021 | 15:07 WIB
Korban Jiwa Akibat Kebakaran RS Covid-19 di Irak Melonjak, Jadi 83 Jiwa
Kebakaran di sebuah rumah sakit Covid-19 Irak karena tabung oksigen.[Twitter]

Suara.com - Korban jiwa akibat kebakaran sebuah rumah sakit perawatan Covid-19 di Irak akibat tabung oksigen meledak bertambah menjadi 82 jiwa.

Menyadur News Break, Senin (26/4/2021) banyak pasien rumah sakit Ibn Khatib tersebut panik sehingga melompat dari jendela kamar perawatan mereka.

Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi menyalahkan kelalaian dan menangguhkan Menteri Kesehatannya Hassan al-Tamimi sambil menunggu penyelidikan.

Sekitar 110 orang juga terluka, kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Khalid al-Muhanna. Sebagian besar korban tewas dan luka adalah pasien.

Sistem perawatan kesehatan Irak yang telah dihancurkan oleh perang dan sanksi berjuang untuk mengatasi krisis virus corona, yang telah menewaskan 15.257 orang dan menginfeksi lebih dari 1 juta.

Pasukan keamanan menutup rumah sakit, di daerah Jembatan Diyala di ibukota Irak, di mana puing-puing hangus dan pecahan kaca berserakan.

Saat api menyebar, kerabat bergegas untuk menyelamatkan orang yang dicintai, dengan beberapa melompat dari kamar mereka ke tempat yang aman.

"Saya menggendong adik saya ke jalan. Kemudian saya kembali (kembali) dan naik ke lantai terakhir yang tidak terbakar. Saya menemukan seorang gadis tercekik, sekitar 19 tahun ... dia akan mati," Ahmed Zaki mengatakan kepada Reuters.

"Saya menggendongnya di pundak saya dan saya lari ... Dokter melompat ke dalam mobil. Semua orang melompat. Dan saya terus naik, menangkap orang dan turun lagi." sambungnya.

Kebakaran tersebut terjadi di sebuah rumah sakit yang terletak di Kota Baghdad, ibu kota Irak. Api tersebut disebabkan oleh ledakan karena "kesalahan dalam penyimpanan tabung oksigen", sebuah sumber medis mengatakan kepada AFP.

Api menyebar dari sebuah ruang perawatan di rumah sakit Ibn al-Khatib dan menjalar ke bangsal perawatan khusus Covid-19 yang berisi 30 pasien.

Awalnya pihak berwenang menyampaikan jika korban jiwa karena kebakaran pada Sabtu (24/4) itu adalah 23 orang, namun melonjak ketika petugas melakukan pemeriksaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telah Divaksin, Sepekan 268 Orang Positif di Klaster Perkantoran Jakarta

Telah Divaksin, Sepekan 268 Orang Positif di Klaster Perkantoran Jakarta

News | Senin, 26 April 2021 | 13:44 WIB

Akhir April, Serapan Vaksin COVID 19 Sumsel Belum Capai 80 Persen

Akhir April, Serapan Vaksin COVID 19 Sumsel Belum Capai 80 Persen

Sumsel | Senin, 26 April 2021 | 13:38 WIB

Saksi Ungkap 20 Sampel Reaktif Saat Acara Rizieq di Megamendung

Saksi Ungkap 20 Sampel Reaktif Saat Acara Rizieq di Megamendung

News | Senin, 26 April 2021 | 13:12 WIB

Terkini

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:26 WIB

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:22 WIB

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:20 WIB

Tinggalkan Pupuk Impor, Prabowo Instruksikan Implementasi Inovasi Batu Bara dan Briket Jagung

Tinggalkan Pupuk Impor, Prabowo Instruksikan Implementasi Inovasi Batu Bara dan Briket Jagung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel

Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:34 WIB

Ngerinya Pilpres di Negara Ini! Dua Staf Kampanye Capres Tewas Ditembak

Ngerinya Pilpres di Negara Ini! Dua Staf Kampanye Capres Tewas Ditembak

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:27 WIB

Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota

Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:53 WIB

Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan

Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:39 WIB