Tak Jadi Dikremasi, Jasad Kabinda Papua Dimakamkan Secara Militer

Bangun Santoso | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Selasa, 27 April 2021 | 12:14 WIB
Tak Jadi Dikremasi, Jasad Kabinda Papua Dimakamkan Secara Militer
Suasana depan TMP Kalibata jelang pemakaman Kabinda Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) turut menghadiri prosesi pemakaman Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (27/4/2021) hari ini.

Sektetaris Umum PHDI, I Ketut Parwata mengatakan, semula mendiang Brigjen Putu Danny akan dikremasi. Namun, hal itu urung dilakukan dan ternyata dimakamkan secara militer di TMP Kalibata.

"Tidak jadi kremasi, jenazahnya dibawa ke sini, jenazah yang dimakamkan, tadinya mau dikremasi di Cibinong. Tapi tidak jadi," kata Ketut Parwata di lokasi.

Ketut Parwata mengatakan, sempat ada upacara keagamaan ketika prosesi pemakaman berlangsung. Namun, dia tidak menjelaskan secara detail bagaimana upacara itu berlangsung.

"Ada (acara keagamaan). Pemakaman juga dihadirin Wakabin," sambungnya.
Upacara militer iringi pemakaman Kabinda Papua di TMP Kalibata.

Sementara itu, upacara militer mengiringi prosesi pemakaman Brigjen Putu Danny. Pada pukul 10.00 WIB tadi, seperti dilihat Suara.com dari kejauhan, saat mendiang Brigjen Putu Danny tiba di lokasi, terdengar suara dentuman sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Prosesi pemakaman itu berlangsung kurang lebih sekitar 40 menit. Sebelumnya, pada pukul 09.40 WIB, dua unit ambulans milik TNI bertuliskan mobil jenazah tiba di lokasi.

Dua unit ambulans tersebut turut dikawal dengan mobil milik TNI dan terpantau pula ada bus bertuliskan Korps Komando Pasukan Khusus (Koppasus) dan Persit Koppasus.

Sebelumnya, Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto menyampaikan kalau Putu Danny tewas saat melakukan kontak tembak itu terjadi karena Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua melakukan penghadangan dan penyerangan terhadap rombongan Kabinda.

"Kehadiran Kabinda Papua di Kampung Dambet adalah dalam rangka observasi lapangan guna mempercepat pemulihan keamanan pasca aksi brutal KST Papua di wilayah tersebut," kata Wawan dalam keterangannya, Senin (26/4/2021).

Wawan lantas menjelaskan kronologi sebelum Putu Danny dinyatakan gugur saat bertugas. Mulanya Satuan Tugas (Satgas) BIN bersama Satgas TNI-Polri melakukan perjalanan menuju Kampung Dambet. Namun, mereka dihadang oleh KST Papua sekitar pukul 15.50 WIT.

Aksi saling tembak pun tidak dapat dihindari di sekitar gereja Kampung Dambet Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

"Akibat kontak tembak tersebut Kabinda Papua tertembak dan gugur sebagai pahlawan di lokasi kejadian," tuturnya.

Wawan mengatakan bahwa gugurnya Putu Danny merupakan bentuk nyata pengorbanan BIN dalam mempertahankan kedaulatan NKRI. Peristiwa tersebut juga menjadi simbol pengabdian BIN dalam menjalankan undang-undang, yaitu sebagai lini terdepan dalam sistem keamanan nasional.

"Kejadian ini tidak akan menyurutkan mental dan moril insan intelijen maupun Aparat Keamanan lainnya dalam memberantas segala ancaman nasional," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenazah Kepala BIN Papua Dimakamkan di TMP Kalibata

Jenazah Kepala BIN Papua Dimakamkan di TMP Kalibata

Video | Selasa, 27 April 2021 | 10:45 WIB

Tertutup, Pemakaman Kabinda Papua di TMP Kalibata Dijaga Ketat Aparat

Tertutup, Pemakaman Kabinda Papua di TMP Kalibata Dijaga Ketat Aparat

News | Selasa, 27 April 2021 | 10:59 WIB

Pemakaman Kabinda Papua di TMP Kalibata, Mobil Jenazah Tiba di Lokasi

Pemakaman Kabinda Papua di TMP Kalibata, Mobil Jenazah Tiba di Lokasi

News | Selasa, 27 April 2021 | 10:16 WIB

Jenazah Kepala BIN Papua Dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata

Jenazah Kepala BIN Papua Dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata

News | Selasa, 27 April 2021 | 09:25 WIB

Gugur Ditembak KKB, Berikut Profil Brigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha

Gugur Ditembak KKB, Berikut Profil Brigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha

News | Selasa, 27 April 2021 | 07:12 WIB

Pemakaman Kabinda Papua di TMP Kalibata akan Berlangsung Tertutup

Pemakaman Kabinda Papua di TMP Kalibata akan Berlangsung Tertutup

News | Selasa, 27 April 2021 | 04:25 WIB

Meninggal Dunia, Inilah Profil Mantan Mendagri Syarwan Hamid

Meninggal Dunia, Inilah Profil Mantan Mendagri Syarwan Hamid

Riau | Kamis, 25 Maret 2021 | 10:52 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB