Apa Itu Babi Ngepet yang Hebohkan Warga di Depok

Rifan Aditya

Rabu, 28 April 2021 | 12:34 WIB
Apa Itu Babi Ngepet yang Hebohkan Warga di Depok
Apa itu babi - Warga Sawangan Depok berhasil menangkap babi yang diduga babi ngepet [Suarabogor.id/ Supriyadi]

Suara.com - Baru-baru ini warga di RT 2/RW 4 Kampung Bedahan, Kecamatan Sawangan, Sepok dihebohkan dengan binatang yang disebut-sebut sebagai babi ngepet. Apa itu babi ngepet?

Warga resah karena hewan tersebut diyakini telah mengambil sejumlah uang milik warga setempat saat di malam Selasa dan malam Sabtu. Warga berhasil menangkap hewan yang diyakini babi ngepet tersebut melalui video voral yang tengah beredar di media sosial.

Berikut ini penjelasan apa itu babi ngepet dan kronologi kejadiannya di Depok.

Apa itu Babi Ngepet?

Dilansir dari berbagai sumber, babi ngepet termasuk makhluk dalam legenda masyarakat Indonesia terkait siluman babi. Istilah ini muncul di masyarakat sebagai mitos, legenda dan cerita turun temurun.

Beberapa mitos yang berkembang menceritakan babi ngepet merupakan orang yang ingin mendapat kekayaan dengan cara mengambil pesugihan babi. Bahkan saat akan “beraksi” sang tuan harus mengenakan jubah hitam untuk menutupi tubuhnya.

Secara fisik, babi ngepet disebut-sebut memiliki ukuran kecil dan berjenis babi hutan yang tidak diternakkan. Dari sudut pandang ilmiah, tidak ada istilah babi ngepet karena istilah ini muncul dari kepercayaan warga lokal setempat akan kekuatan-kekuatan ghoib.

Bahkan aksi warga yang menangkap babi ngepet di Depok tanpa busana dipandang sebagai isu kepercayaan di daerah tersebut yang muncul pada masa pra feudal.

Babi Ngepet di Depok

baca juga

Warga Kampung Bedahan Depok berhasil menangkap seekor babi yang diduga kuat sosok jelmaan babi ngepet pada Senin (26/4/2021) lalu sekitar pukul 22.30 WIB. Menurut penuturan Kapolsek Sawangan AKP Rio Tobing, saat ditangkap warga, sang babi terlihat memakai sebuah kalung dan juga ikat kepala berwarna merah serta ukuran babi tersebut mengecil.

Setelah ditangkap dan dibiarkan dalam kondisi hidup, babi yang diduga babi ngepet tersebut disembelih orang warga menjadi dua bagian. Hal itu diakui oleh Ketua RW 04 Bedahan dilakukan lantaran jelmaan babi ngepet tersebut semakin mengecil ukuran tubuhnya.

Jika dibiarkan tidak disembelih, dikhawatirkan akan hilang. Sebelum disembelih, warga sempat melakukan pengajian dan kemudian bangkai babi dikubur di sekitar area pemakaman.

Polisi juga telah meninjau ke lokasi dan memberikan klarifikasi. Anggota Polsek Sawangan yang datang ke lokasi menemukan fakta bahwa nyatanya yang ditemukan warga hanya hewan babi berukuran kecil.

Demikian penjelasan apa itu babi ngepet dan kronologi kejadiannya di Depok.

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Golongan Anak Paling Berisiko Stunting dan Berita Kesehatan Populer Lainnya

Golongan Anak Paling Berisiko Stunting dan Berita Kesehatan Populer Lainnya

Health | Rabu, 28 April 2021 | 10:19 WIB

Puasa Bikin Gampang Ngantuk, Mitos atau Fakta Ya?

Puasa Bikin Gampang Ngantuk, Mitos atau Fakta Ya?

Health | Rabu, 28 April 2021 | 03:15 WIB

Babi Ngepet di Depok Disembelih, RW: Semakin Siang Kecil Badannya

Babi Ngepet di Depok Disembelih, RW: Semakin Siang Kecil Badannya

Bogor | Selasa, 27 April 2021 | 16:16 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×