Profil Ki Hajar Dewantara: Perjalanan Hidup Bapak Pendidikan Indonesia

Farah Nabilla | Suara.com

Minggu, 02 Mei 2021 | 06:17 WIB
Profil Ki Hajar Dewantara: Perjalanan Hidup Bapak Pendidikan Indonesia
Profil Ki Hajar Dewantara (Dok. Shutterstock)

Suara.com - Mengetahui profil Ki Hajar Dewantara tentu menarik. Tak hanya karena jasa beliau dalam dunia pendidikan, tapi sepak terjangnya dalam membantu kemerdekaan RI juga tidak bisa disepelekan sampai dijuluki Bapak Pendidikan Indonesia.

Terlebih latar belakang kehidupan yang dimilikinya, menjadikan perjuangannya di bidang pendidikan menjadi menarik untuk dilihat.

Berikut adalah ulasan profil  Ki Hajar Dewantara yang bisa Anda simak.

Profil Ki Hajar Dewantara

Lahir di Pakualaman, 2 Mei 1889 dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, tentu ia memiliki previlese sebagai keturunan bangsawan. Meski demikian, justru hal ini yang membuat perspektifnya pada dunia pendidikan yang dibuat penjajah Belanda saat itu menjadi menarik.

Dahulu hanya anak pejabat, keturunan Belanda, dan keturunan Cina aaja yang boleh bersekolah. 

Ia menentang keputusan Belanda ini dengan berbagai protes dan aksi damai, untuk meminta hak pendidikan agar bisa diakses oleh masyarakat luas.

Akibat pandangan dan pendapatnya ini, ia kemudian diasingkan. Meski demikian ketika pulang dari pengasingan justru ia mendirikan Taman Siswa, cikal bakal sekolah yang bisa diakses oleh masyarakat luas.

Jika melihat riwayat pendidikannya, dapat dikatakan Ki Hajar Dewantara mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

Menamatkan sekolah dasar di ELS yang merupakan sekolah dasar Eropa Belanda, ia kemudian melanjutkan pendidikannya di STOVIA. Sayangnya pendidikan di sekolah dokter ini tidak diselesaikan karena mengalami sakit.

Ia kemudian melanjutkan hidupnya dengan menjadi wartawan di beberapa surat kabar kala itu. Dikenal dengan tulisannya uang kritis, tajam, sefta anti kolonial, namanya lekas melambung dan mendapatkan perhatian banyak orang.

Tak heran dalam waktu singkat, kemudian ia berhabung di Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai sebagai seksi propaganda.

Setelah serangkaian aktivitas sosial dan politik dijalani kemudian Ki Hajar Dewantara diangkat oleh Presiden Soekarno sebagai Menteri Pendidikan. Ia memegang jabatan ini hanya selama beberapa bulan, sebelum digantikan oleh Todung Sultan Gunung Mulya. 

Itulah profil Ki Hajar Dewantara yang patut Anda ketahui, semoga bisa berguna dan menjaga semangat pendidikan yang dimiliki. Selamat menyambut Hari Pendidikan Nasional.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinjau SD Untung Jawa, Anies Ingin Berikan Kualitas Pendidikan yang Sama

Tinjau SD Untung Jawa, Anies Ingin Berikan Kualitas Pendidikan yang Sama

News | Sabtu, 01 Mei 2021 | 20:37 WIB

Ucapan Hari Pendidikan Nasional 2021 Buat Update Status Whatsapp atau IG

Ucapan Hari Pendidikan Nasional 2021 Buat Update Status Whatsapp atau IG

News | Sabtu, 01 Mei 2021 | 17:10 WIB

Sejarah Hari Pendidikan Nasional Hardiknas yang Diperingati Setiap 2 Mei

Sejarah Hari Pendidikan Nasional Hardiknas yang Diperingati Setiap 2 Mei

News | Sabtu, 01 Mei 2021 | 15:43 WIB

Uni Eropa Gelar Pameran Pendidikan EU-Indonesia Scholarships Info Day 2021

Uni Eropa Gelar Pameran Pendidikan EU-Indonesia Scholarships Info Day 2021

Jogja | Sabtu, 01 Mei 2021 | 14:31 WIB

Ajukan Pengunduran Diri, Kepsek LL Tetap Bisa Disanksi Usai Soal ASPD Bocor

Ajukan Pengunduran Diri, Kepsek LL Tetap Bisa Disanksi Usai Soal ASPD Bocor

Jogja | Jum'at, 30 April 2021 | 16:41 WIB

Terkini

Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:24 WIB

Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:17 WIB

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:04 WIB

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:00 WIB

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:39 WIB

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:28 WIB

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB