Hardiknas 2021, Berikut Deretan Harapan Anak Bangsa

Fitri Asta Pramesti, Restu Fadilah

Selasa, 04 Mei 2021 | 18:10 WIB
Hardiknas 2021, Berikut Deretan Harapan Anak Bangsa
Sejumlah siswa mengikuti upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Kamis (2/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Nico, begitu ia akrab dipanggil, juga berharap agar pandemi Covid-19 cepat usai. “Saat pandemi ini, orkestra tidak ada (penampilan). Saya ingin kembali bermusik secara luring lagi. Bermusik secara online tidak seru,” katanya.

Dia juga berharap, agar ke depannya pendidikan musik di Indonesia bisa lebih maju. “Semoga bisa lebih keren lagi,” ujar dia. Ditanya mengenai siapa musisi idolanya, Nico menjawab mantap, “Dewa 19.”

Sementara itu, anggota orkestra dari SMK Negeri 2 Bantul Yogyakarta, Raden Widyatama, mengaku bangga bisa turut tampil di Hardiknas tahun ini.

“Saya bangga sebagai bagian dari pelajar dan bisa berpartisipasi di Hari Pendidikan Nasional di Kemendikbud,” ungkap Raden.

Dia juga mengaku bahwa sebagai peserta didik sekaligus musisi, ia masih berusaha memahami kebijakan-kebijakan Kemendikbudristek selama masa pandemi. Menurutnya, pandemi Covid-19 menjadi hambatan bagi para musisi untuk berkembang.

“Mungkin karena pandemi, jadi bagi para musisi, kita lebih sulit berproses. Semula kita bisa latihan rutin secara luring, sekarang jadi daring. Menurut saya, ini kekurangannya,” terang Raden.

“Saya merasa seharusnya para musisi diberi porsi (penampilan) yang lebih, karena para musisi bisa hidup kalau musik seperti ini. Jadi itu mungkin yang perlu diperhatikan lagi,” lanjut Raden.

Dia berharap, para musisi tetap semangat bermusik dalam kondisi pandemi ini. “Semoga tetap semangat dan pantang menyerah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Humas Ikatan Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (IGTIK) PGRI, Youri Lylie, mengamati bahwa kebebasan bergerak untuk pendidik pada dewasa ini lebih terbuka

baca juga

“Peringatan Hardiknas hari ini adalah puncak perubahan-perubahan yang dilakukan Mas Menteri,” ungkap Youri yang turut hadir pada upacara Hardiknas di Kantor Kemendikbud.

Menurut dia, salah satu contohnya adalah pendekatan yang mengacu pada standar internasional seperti PISA, dan bukan standar lokal saja.

“Jadi, saya lihat semua potensi guru itu semuanya bergerak. Semuanya melakukan perubahan yang sebelumnya mungkin cenderung monoton sebelum Mas Menteri ini. Jadi kita harap ada perubahan sistem pendidikan dengan berubahnya guru-guru itu menjadi lebih fleksibel melalui kebijakan Merdeka Belajar karena saat ini sudah banyak aspek yang diberikan kebebasan,” terang Youri.

Di sektor budaya, lanjut Youri, saat ini banyak dipengaruhi media sosial. “Sekarang lebih banyak yang mengonsumsi informasi dari media sosial daripada TV atau radio. Perubahannya lebih cepat,” kata Youri.

Dia berharap, figur Mendikbudristek yang masih muda akan mampu membuat kebijakan kebudayaan berubah, salah satunya bisa membantu perubahan budaya ke arah yang lebih positif dengan memanfaatkan teknologi.

“Kita tahu Mas Menteri saat ini sedang berjuang untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia, salah satunya agar tidak seperti hasil PISA kemarin. Saya melihat Mas Menteri telah berbuat banyak agar peringkat PISA kita lebih baik dari sebelumnya,” tambah Youri lagi.

Youri mengamati, pada masa pandemi muncul inisiatif-insiatif yang datang dari para guru sendiri.

“Tanpa bantuan pemerintah, guru-guru melakukan webinar sendiri. Misalnya melalui MGMP, guru-guru matematika bekerja sama dengan guru-guru TIK mengadakan webinar tentang literasi numerasi untuk meningkatkan kreativitas. Dan dengan mencari sponsor sendiri, peserta mendapatkan hadiah sponsor agar lebih semangat. Nantinya, pengetahuan yang didapatkan dari webinar dibagikan kepada siswa-siswanya,” jelas Youri antusias.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musrembangnas 2021, Jokowi: Pandemi Akselerasi Penggunaan Teknologi

Musrembangnas 2021, Jokowi: Pandemi Akselerasi Penggunaan Teknologi

News | Selasa, 04 Mei 2021 | 17:40 WIB

Sembilan Massa Aksi Peringatan Hardiknas di Kantor Nadiem Jadi Tersangka

Sembilan Massa Aksi Peringatan Hardiknas di Kantor Nadiem Jadi Tersangka

News | Selasa, 04 Mei 2021 | 16:34 WIB

Mahasiswa Dibekuk saat Hardiknas, Dirjen Dikti Klaim Sempat Janjian Bukber

Mahasiswa Dibekuk saat Hardiknas, Dirjen Dikti Klaim Sempat Janjian Bukber

News | Selasa, 04 Mei 2021 | 12:13 WIB

Demonstran Hardiknas Ditahan, Fadli Zon: Ranking Demokrasi RI Makin Jatuh

Demonstran Hardiknas Ditahan, Fadli Zon: Ranking Demokrasi RI Makin Jatuh

Hits | Selasa, 04 Mei 2021 | 09:48 WIB

YLBHI Desak Pemerintah dan Polri Bebaskan 9 Peserta Aksi Hardiknas 2021

YLBHI Desak Pemerintah dan Polri Bebaskan 9 Peserta Aksi Hardiknas 2021

Bekaci | Selasa, 04 Mei 2021 | 08:55 WIB

9 Mahasiswa Ditangkap Polisi Usai Demo Hardiknas di Kantor Nadiem Makarim

9 Mahasiswa Ditangkap Polisi Usai Demo Hardiknas di Kantor Nadiem Makarim

News | Selasa, 04 Mei 2021 | 05:32 WIB

Terkini

GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!

GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:00 WIB

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:52 WIB

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:45 WIB

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 16:41 WIB

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:38 WIB

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:36 WIB

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:32 WIB

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:30 WIB

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 16:27 WIB

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 16:25 WIB

×