Sedang Diterpa Badai Covid-19, Ratusan Warga India Gelar Upacara Keagamaan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 07 Mei 2021 | 13:04 WIB
Sedang Diterpa Badai Covid-19, Ratusan Warga India Gelar Upacara Keagamaan
Ratusan wanita di Gujarat gelar upacara agama saat badai Covid-19.[Twitter]

Suara.com - Ratusan wanita di India menggelar festival keagamaan meskipun negara tersebut sedang dihantam "tsunami" Covid-19 yang hingga kini belum mereda.

Menyadur Sputnik News, Kamis (6/5/2021) ratusan wanita tersebut ikut dalam sebuah prosesi keagamaan pada hari Selasa di desa Navapura, negara bagian Gujarat.

Ratusan wanita dari negara bagian Perdana Menteri Narendra Modi tersebut juga terlihat melanggar protokol Covid-19.

Menurut kepolisian setempat, para jemaah menyelenggarakan prosesi tersebut karena mereka percaya bahwa ibadah di Pura Baliyadev, Sanand akan membantu mereka menyingkirkan Covid-19.

"Setelah polisi mengetahui kejadian tersebut, sebuah tim dikirim untuk membuat para wanita memahami tentang pembatasan Covid-19 dan mengirim mereka kembali ke rumah mereka," kata Virendra Yadav, Pengawas Polisi, Ahmedabad Rural.

"Kami juga telah mengumpulkan 23 orang dan menangkap sarpanch (kepala) desa. Penduduk desa mengklaim bahwa mereka melakukan prosesi dengan keyakinan bahwa itu akan membantu mereka menyingkirkan virus ini," sambungnya.

Beberapa video prosesi upacara tersebut langsung viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat ratusan wanita terlihat membawa air dalam pot baja.

Ratusan wanita tersebut berjalan berjejer tanpa mengindahkan jaga jarak sosial dan bahkan mereka terlihat tidak memakai masker.

Sontak kegiatan tersebut langsung memicu amarah warganet. Banyak diantara mereka pihak berwenang karena membiarkan begitu banyak orang berkumpul saat lockdown.

baca juga

Pemerintah negara bagian Gujarat memberlakukan lockdown lokal hingga 12 Mei.

Pada hari Selasa, negara bagian Gujarat melaporkan 13.050 kasus baru sehingga total menjadi 620.472. Selain itu, 131 kematian menambah korban tewas menjadi 7.779, kata departemen kesehatan negara bagian itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Never Have I Ever: Dari Percintaan Remaja Hingga Lika-Liku Tradisi India

Never Have I Ever: Dari Percintaan Remaja Hingga Lika-Liku Tradisi India

Your Say | Kamis, 06 Mei 2021 | 18:15 WIB

Kepanikan Terjadi saat KTT G7 setelah Dua Delegasi India Positif Covid-19

Kepanikan Terjadi saat KTT G7 setelah Dua Delegasi India Positif Covid-19

News | Kamis, 06 Mei 2021 | 16:20 WIB

Diundang Dalam Pertemuan G7, Delegasi India Ternyata Positif Corona

Diundang Dalam Pertemuan G7, Delegasi India Ternyata Positif Corona

News | Kamis, 06 Mei 2021 | 15:48 WIB

Terkini

7 Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen yang Mudah Dipahami

7 Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen yang Mudah Dipahami

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:35 WIB

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:34 WIB

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:32 WIB

Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah

Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:29 WIB

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

News | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:20 WIB

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 12:17 WIB

×