Hari Pertama Operasi Ketupat 2021, Polri Putar Balik 23 Ribu Kendaraan

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 07 Mei 2021 | 14:59 WIB
Hari Pertama Operasi Ketupat 2021, Polri Putar Balik 23 Ribu Kendaraan
Ilustrasi---Aparat kepolisian melakukan penyekatan mudik di Gerbang Tol Cikupa, Tangerang, Kamis (6/5/2021). [SuaraJakarta.id/Jehan Nurhakim]

Suara.com - Sebanyak 23.573 kendaraan diputar balik di hari pertama Operasi Ketupat 2021. Mereka terjaring di beberapa titik pos penyekatan larangan mudik yang didirikan Korp Lalu Lintas (Korlantas) Polri di seluruh Indonesia.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono merincikan dari 23.573 kendaraan, sebanyak 12.267 merupakan mobil pribadi. Kemudian, 2.148 angkutan umum dan 1.768 sepeda motor.

“Penindakan pelanggaran travel gelap sebanyak 75 unit,” kata Argo kepada wartawan, Jumat (7/5/2021).

Argo lantas mengklaim Operasi Ketupat 2021 mampu menekan angka kendaraan yang keluar dari Jakarta. Berdasar data terjadi penurunan angka kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

“Di gerbang tol Cikampek Utama hanya 8,732 kendaraan, situasi normal jumlahnya 19.338 kendaraan. Adanya penyekatan turun 53 persen,” ungkapnya. 

Di sisi lain, Argo menyebut kendaraan dari Jakarta yang menuju Jawa Barat melalui Gerbang Tol (GT) Kalihurip Utama juga terjadi penurunan sekitar 46 persen. Tercatat hanya ada 10.629 kendaraan yang keluar dari GT tersebut.

"Jika situasi normal bisa mencapai 19.827 kendaraan per hari," katanya.

Penurunan, kata Argo, tidak hanya terjadi pada jumlah kendaraan yang keluar menuju arah Jawa. Melainkan juga ke Sumatera melalui Gerbang Tol Cikupa arah Merak. Berdasar data tercatat hanya ada 12.044 kendaran yang keluar.  

“Normalnya 14,853 kendaraan, turun 19 persen,” pungkas Argo.

381 Pos Penyekatan

Pemerintah resmi melarang mudik lebaran Idul Fitri 2021. Larangan tersebut berlaku sejak 6 hingga 17 Mei. 

Menindaklanjuti larangan tersebut, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar Operasi Patuh Jaya 2021. Sebanyak 381 titik pos penyekatan didirikan di seluruh Indonesia. 

Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Korlantas Polri Kombes Pol Rudy Antariksawan mengatakan ada penambahan pos penyekatan sebanyak 48 dari jumlah sebelumnya 333.

"Ada penambahan, jadi ada 381," kata Rudy kepada wartawan, Selasa (4/5).

Rudy merincikan pos penyekatan tersebut tersebar hingga ke Palembang, Sumatera Selatan. Setelah sebelumnya hanya meliputi; Lampung, Jawa dan Bali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Klaim Operasi Ketupat 2021 Turunkan Volume Kendaraan Keluar Jakarta

Polri Klaim Operasi Ketupat 2021 Turunkan Volume Kendaraan Keluar Jakarta

News | Jum'at, 07 Mei 2021 | 14:54 WIB

19 Kendaraan Luar Lampung Tidak Diputar Balik di Pringsewu, Ini Alasannya

19 Kendaraan Luar Lampung Tidak Diputar Balik di Pringsewu, Ini Alasannya

Lampung | Jum'at, 07 Mei 2021 | 14:10 WIB

Polri Tutup Sementara Layanan Penerbitan SIM Selama Libur Lebaran

Polri Tutup Sementara Layanan Penerbitan SIM Selama Libur Lebaran

News | Jum'at, 07 Mei 2021 | 11:10 WIB

Hari Pertama Operasi Ketupat, Polda Lampung Putar Balik Kendaraan

Hari Pertama Operasi Ketupat, Polda Lampung Putar Balik Kendaraan

Lampung | Jum'at, 07 Mei 2021 | 10:36 WIB

Terkini

Kuota Program Magang Diperbesar Pemerintah, Peluang Karier atau Sekadar Tenaga Kerja Murah?

Kuota Program Magang Diperbesar Pemerintah, Peluang Karier atau Sekadar Tenaga Kerja Murah?

News | Senin, 13 April 2026 | 16:49 WIB

Gelap Mata Demi 'Deposit' Judol: Pria di Makassar Bacok Istri dan Leher Sepupu hingga Tewas!

Gelap Mata Demi 'Deposit' Judol: Pria di Makassar Bacok Istri dan Leher Sepupu hingga Tewas!

News | Senin, 13 April 2026 | 16:48 WIB

Ancaman Serangan Israel ke Iran Kembali Mencuat Usai Perundingan Damai Gagal Total

Ancaman Serangan Israel ke Iran Kembali Mencuat Usai Perundingan Damai Gagal Total

News | Senin, 13 April 2026 | 16:47 WIB

Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan

Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan

News | Senin, 13 April 2026 | 16:35 WIB

Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek

Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek

News | Senin, 13 April 2026 | 16:32 WIB

Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?

Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?

News | Senin, 13 April 2026 | 16:26 WIB

Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?

Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?

News | Senin, 13 April 2026 | 16:19 WIB

Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan

Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan

News | Senin, 13 April 2026 | 16:18 WIB

Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo

Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo

News | Senin, 13 April 2026 | 16:11 WIB

Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global

Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 16:02 WIB