Dalih Warga Baru Mudik Hari Ini, Tak Kena Penyekatan hingga Tanpa Bawa SIKM

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 19 Mei 2021 | 17:40 WIB
Dalih Warga Baru Mudik Hari Ini, Tak Kena Penyekatan hingga Tanpa Bawa SIKM
Ilustrasi--Sejumlah calon penumpang berjalan menuju bus di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (4/5/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Sejumlah masyarakat di Jakarta memilih baru melaksanakan pulang kampung usai larangan mudik lebaran resmi berakhir. Hari ini, Rabu (19/5/2021), tercatat sudah ada 50 penumpang yang berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Data tersebut dihitung hingga pukul 11.00 WIB. Rata-rata pemudik hendak bertolak ke kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kurniawan (37) salah satu pemudik yang hendak berangkat ke Wonosobo, Jawa Tengah punya alasan lain terkait pilihan mudik pada hari ini.

Selain baru mengambil cuti usai hari raya Idul Fitri 1442 H, Kurniawan sengaja memilih berangkat usai lebaran agar terhindar dari urusan-urusan yang sifatnya birokratis, misalnya membawa Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) DKI Jakarta.

"Iya memang saya sengaja memilih mudik sekarang. Karena lewat juga tanggal 17 Mei kemarin pelarangan mudik ya. Jadi milih sekarang tidak kena penyekatan dan lebih longgar, tidak pakai SIKM," ungkap Kurniawan di lobi keberangkatan Terminal Terpadu Pulo Gebang.

Alasan serupa juga diungkapkan oleh Deni Prasetya yang hendak mudik ke Surabaya, Jawa Timur. Selain menghidari risiko kerumunan saat mudik lebaran, dia sengaja berangkat hari ini untuk menghindari penyekatan di jalan.

"Karena kan kemarin dilarang ya mudik. Daripada berisiko saya nekat dan berkerumun, jalan-jalan juga ada penyekatan, jadi saya pilih alternatif mudik pascalebaran," beber Deni.

Layanan GeNose Gratis

Kasubag Tata Usaha UP Terminal Terpadu Pulo Gebang, Junaedi mengatakan, layanan perjalanan antarkota antarprovinsi (AKAP) usai larangan mudik lebaran relatif lebih longgar. 

baca juga

Pasalnya, penumpang tidak lagi diwajibkan menunjukkan SIKM DKI Jakarta maupun surat perjalanan dinas. Namun, penumpang tetap wajib menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19 atau mengikuti tes GeNose maupun rapid test antigen yang telah disediakan.

"Jadi untuk diketahui, pascapeniadaan mudik, sebenarnya keberangkatan jadi lebih longgar, tidak ada SIKM. Keberangkatan hanya tiket, data diri, dan GeNose, RTA, atau PCR," kata Junaedi.

Menariknya, kebanyakan penumpang yang hendak berangkat lebih memilih mengikuti layanan tes GeNose yang telah di sediakan. Jika dibandingkan dengan penumpang yang membawa hasil bebas Covid-19 secara mandiri, jumlah penumpang yang ikut layanan tes GeNose gratis lebih banyak.

"Kalau dihitung kebanyakan belum pada bawa (hasil bebas Covid). Mungkin karena mendengar gratis dan difasilitasi, jadi orang datang cukup langsung kemari. Jadi rata-rata penumpang urus di sini," beber Junaedi.

Salah satu penumpang yang hendak menuju Wonosobo, Jawa Tengah bernama Alvian Pratama mengaku sengaja memilih layanan GeNose secara gratis.  Karena mudik bersama istri dan anak, dia lebih memilih sesuatu yang gratis ketimbang tes secara mandiri.

"Karena ada GeNose grstis saya ikut yang gratis saja lah. Daripada keluar biaya kan mahal, kan saya sama istri dan anak. Rencana saya mau ke Purbalingga," ungkap Alvian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

141 Pemudik Tiba di Terminal Pulo Gebang, Semua Negatif Corona

141 Pemudik Tiba di Terminal Pulo Gebang, Semua Negatif Corona

News | Rabu, 19 Mei 2021 | 16:48 WIB

Keluar Jakarta, Banyak Warga Ikut Tes Covid Gratis daripada Bawa Hasil Swab

Keluar Jakarta, Banyak Warga Ikut Tes Covid Gratis daripada Bawa Hasil Swab

News | Rabu, 19 Mei 2021 | 16:24 WIB

Pantau Penyekatan di Tol Cikampek, Anies: 148 Pemudik Positif Covid-19

Pantau Penyekatan di Tol Cikampek, Anies: 148 Pemudik Positif Covid-19

Jakarta | Rabu, 19 Mei 2021 | 16:07 WIB

Tes Cepat Antigen Bagi Pemudik yang Baru Datang ke Jakarta

Tes Cepat Antigen Bagi Pemudik yang Baru Datang ke Jakarta

Foto | Rabu, 19 Mei 2021 | 15:57 WIB

Terkini

Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Cukup! DPR Dorong Prabowo Naikkan hingga Rp8 Triliun

Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Cukup! DPR Dorong Prabowo Naikkan hingga Rp8 Triliun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:04 WIB

Hakim Sebut Nadiem Makarim Rugikan Negara Rp1,5 Triliun

Hakim Sebut Nadiem Makarim Rugikan Negara Rp1,5 Triliun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:04 WIB

Bukan Musibah Biasa, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil

Bukan Musibah Biasa, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:58 WIB

Bukan Cuma Soal Injak Kepala Kerbau, Lukas Luwarso Soroti Tokoh di Balik Acara Jokowi di Lampung

Bukan Cuma Soal Injak Kepala Kerbau, Lukas Luwarso Soroti Tokoh di Balik Acara Jokowi di Lampung

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:57 WIB

Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar

Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Gus Yaqut Jalani Tindakan Medis di RS Polri, KPK Berharap Segera Kembali Hadapi Proses Hukum

Gus Yaqut Jalani Tindakan Medis di RS Polri, KPK Berharap Segera Kembali Hadapi Proses Hukum

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:52 WIB

Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan

Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:45 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung

Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:35 WIB

Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi

Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:33 WIB

Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?

Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:26 WIB

×