Hamas vs Fatah dalam Konflik Israel-Palestina, Siapa Mereka?

Rendy Adrikni Sadikin

Kamis, 20 Mei 2021 | 08:34 WIB
Hamas vs Fatah dalam Konflik Israel-Palestina, Siapa Mereka?
Seorang lelaki berjalan di dalam sebuah bangunan yang porak-poranda akibat dibom Israel pada Sabtu (15/5/2021). [AFP]

Suara.com - Konflik Israel dan Palestina selama puluhan tahun tak bisa dilepaskan dari konflik politik dua otoritas terbesar Palestina, Hamas dan Fatah. Hamas merupakan partai politik dengan ideologi Islam sementara Fatah menjadi partai yang menganut ideologi nasionalis sekuler.

Mulanya, ideologi kelompok Fatah mendominasi karena memiliki visi sama dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) untuk mengakui eksistensi Israel. Sikap itu bertentangan dengan Hamas yang tidak mengakui keberadaan Israel karena prinsipnya bertentangan dengan Islam.

Perseteruan Hamas dan Fatah makin panas ketika pemimpin tertinggi Fatah, Yasser Arafat meninggal dunia pada 2004. Padahal sebelumnya, pada 1993 Yasser Arafat menyatakan berdamai dengan Israel melalui Kesepakatan Oslo sekaligus mengakhiri intifada pertama sejak 1987. Sebaliknya, sejumlah sumber menyebutkan Hamas memilih untuk membela diri dengan tetap menyerang Israel.

Aksi Bella Hadid demo bela Palestina. (Instagram @myheartbels)
Aksi Bella Hadid demo bela Palestina. (Instagram @myheartbels)

Dalam sejarahnya, Hamas sudah terlibat dalam perang melawan militer Israel mulai dari tahun 2008, 2009, 2012 dan 2014. Hamas yang sudah berdiri sejak 1980-an mulai menguasai jalur Gaza pada 2007. Akibatnya perang memanas di jalur Gaza hingga saat ini. Sementara Fatah mengatur Tepi Barat Palestina.

Penguasaan Hamas atas jalur Gaza bermula ketika mereka memenangi pemilu legislatif Palestina pada 2006. Kemenangan itu membuat tokoh Hamas, Ismail Haniyah terpilih sebagai Perdana Menteri Palestina.

Sayangnya, pemilu tersebut sekaligus menjadi tanda berakhirnya dominasi Fatah. Namun sayangnya pemilu justru menjadi awal terbelahnya kepemimpinan di Palestina, di mana Hamas mengatur jalur Gaza dan Fatah mengatur Tepi Barat.

Seorang massa aksi berjalan membawa bendera Palestina saat mengikuti aksi solidaritas dukung Palestina terkait kekerasan yang terjadi beberapa waktu lalu oleh Israel di depan Kedubes AS, Jakarta, Selasa (18/5/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Seorang massa aksi berjalan membawa bendera Palestina saat mengikuti aksi solidaritas dukung Palestina terkait kekerasan yang terjadi beberapa waktu lalu oleh Israel di depan Kedubes AS, Jakarta, Selasa (18/5/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Konflik keduanya masih terus berlanjut meskipun dalam 15 tahun terakhir upaya rekonsiliasi terus dilakukan. Kendati demikian, Hamas dan Fatah memiliki tujuan yang sama, yakni membangun negara Palestina di daerah yang diduduki Israel pada 1967, yang terdiri dari Yerusalem Timur, Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Sejak sebelum merambah dunia politik, Hamas memiliki tujuan untuk melakukan perjuangan bersenjata melawan Israel. Hamas juga menyampaikan program kesejahteraan sosial. Hamas membangun sekolah dan klinik bagi warga Palestina yang menentang kekuasaan korup sekaligus didominasi kelompok Fatah pada saat itu.

Namun upaya itu tersendat karena Israel menarik pasukannya dari jalur Gaza pada 2005 atau setahun sebelum Hamas terjun pada pemilu.

baca juga

Hamas berkali-kali disebut sebagai kelompok teroris oleh Israel, Amerika Serikat, Uni Eropa dan Inggris. Terlebih setelah intifada pertama dan menentang Kesepakatan Oslo. Pada Februari hingga Maret 1996, Hamas melakukan bom bunuh diri dengan bus dan menewaskan hampir 60 orang Israel. Hal itu mereka lakukan setelah pembunuhan pembuat bom Hamas, Yahya Ayyash, pada Desember 1995.

Konflik masih terus terjadi di jalur Gaza hingga Mei 2021 setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengisyaratkan perang keempat dengan penguasa Hamas di jalur Gaza. Sebuah ledakan mengguncang kota dari utara ke selatan selama 10 menit.

Sementara dalam serangan udara 24 jam yang berlangsung lebih lama telah menyebabkan 42 orang Palestina meninggal dunia. Saat ini kehidupan di jalur Gaza masih bergantung pada bantuan warga dunia.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wali Kota Makassar Himbau Warga Bersedekah untuk Palestina

Wali Kota Makassar Himbau Warga Bersedekah untuk Palestina

Sulsel | Kamis, 20 Mei 2021 | 08:20 WIB

Aksi Bela Palestina-Israel Dicap Mirip Musim Buah, Hilang lalu Muncul Lagi

Aksi Bela Palestina-Israel Dicap Mirip Musim Buah, Hilang lalu Muncul Lagi

Kalbar | Kamis, 20 Mei 2021 | 07:55 WIB

Desak CEO Google Dukung Palestina, Karyawan Beragama Yahudi Lakukan Ini

Desak CEO Google Dukung Palestina, Karyawan Beragama Yahudi Lakukan Ini

Banten | Kamis, 20 Mei 2021 | 07:37 WIB

Daftar Produk Israel di Indonesia, Paling Banyak untuk Anak-anak

Daftar Produk Israel di Indonesia, Paling Banyak untuk Anak-anak

Sumbar | Kamis, 20 Mei 2021 | 07:11 WIB

Jansen Sitindaon Tak Setuju Penghina Palestina Dikeluarkan dari Sekolah

Jansen Sitindaon Tak Setuju Penghina Palestina Dikeluarkan dari Sekolah

Bekaci | Kamis, 20 Mei 2021 | 07:00 WIB

Hanung Bramantyo Tertarik untuk Buat Film tentang Palestina?

Hanung Bramantyo Tertarik untuk Buat Film tentang Palestina?

Entertainment | Kamis, 20 Mei 2021 | 06:45 WIB

Terkini

Prabowo Bongkar Upaya Jual PT PAL, Pindad, dan PT DI ke Asing: Saya Larang!

Prabowo Bongkar Upaya Jual PT PAL, Pindad, dan PT DI ke Asing: Saya Larang!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:55 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Ungkap 47 Nama Terlibat Korupsi MBG, Ada Politisi Besar Terseret?

Jampidsus Febrie Adriansyah Ungkap 47 Nama Terlibat Korupsi MBG, Ada Politisi Besar Terseret?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:54 WIB

KPK Tegaskan Punya Wewenang Panggil Menhut Raja Juli, Telusuri Irisan Kasus Suap Bupati Kuansing

KPK Tegaskan Punya Wewenang Panggil Menhut Raja Juli, Telusuri Irisan Kasus Suap Bupati Kuansing

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:46 WIB

Isi Amplop Bupati Kuansing ke Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Buru Nominal Pasti

Isi Amplop Bupati Kuansing ke Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Buru Nominal Pasti

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:40 WIB

Perubahan Iklim Ancam Sistem Kelistrikan Indonesia, Mengapa Reformasi Jaringan Mendesak?

Perubahan Iklim Ancam Sistem Kelistrikan Indonesia, Mengapa Reformasi Jaringan Mendesak?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:35 WIB

Prabowo Wanti-wanti Masyarakat Tak Mudah Tertipu Konten Medsos: Banyak Pesanan Orang Berduit

Prabowo Wanti-wanti Masyarakat Tak Mudah Tertipu Konten Medsos: Banyak Pesanan Orang Berduit

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:22 WIB

Putusan Praperadilan Jilid II Digelar 20 Juli! Roy Suryo Bakal Menang Lagi Lawan Jokowi?

Putusan Praperadilan Jilid II Digelar 20 Juli! Roy Suryo Bakal Menang Lagi Lawan Jokowi?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:17 WIB

Geger Penggeledahan Polisi, Jampidsus Tegaskan Kejagung Fokus Bongkar Korupsi Tambang Hingga MBG

Geger Penggeledahan Polisi, Jampidsus Tegaskan Kejagung Fokus Bongkar Korupsi Tambang Hingga MBG

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:10 WIB

Prabowo Acungkan Telunjuk di Hadapan Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa: Semua Instropeksi!

Prabowo Acungkan Telunjuk di Hadapan Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa: Semua Instropeksi!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:01 WIB

'Jangan Mundur!' Karangan Bunga Dukung Polri Usut Korupsi Jampidsus Muncul di Polda Metro

'Jangan Mundur!' Karangan Bunga Dukung Polri Usut Korupsi Jampidsus Muncul di Polda Metro

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:54 WIB

×