Kekuatan Militer Palestina: Jumlah Persenjataan hingga Prajurit

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Kamis, 20 Mei 2021 | 08:49 WIB
Kekuatan Militer Palestina: Jumlah Persenjataan hingga Prajurit
Ribuan warga Australia melakukan demo untuk memprotes serangan brutal Israel di Masjid Al Aqsa dan jalur Gaza di Balai Kota Sydney, Australia, Sabtu (15/5). BIANCA DE MARCHI / AFP

Suara.com - Palestina kembali mendapatkan serangan mematikan dari Israel. Ratusan nyawa melayang dan lima ratusan lebih warganya mengalami luka-luka. Konflik yang telah bertahun-tahun terjadi kembali memanas. Palestina didukung berbagai negara. Lalu, seberapa besar kekuatan militer Palestina sebenarnya?

Kekuatan Militer Palestina

Palestina telah sekian lama berjuang melawan Israel. Namun, kekuatan militer yang dimilikinya tidak sebanding. Berikut ini perkiraan jumlah kekuatan militer Palestina.

Meskipun, kelompok militer dari Palestina kalah jauh dibandingkan kekuatan militer Israel. Diketahui, Palestina memiliki 30 ribu sampai 50 ribu tentara. Selain itu, hamas memiliki 10 ribu hingga 20 ribu pejuang. International Crisis Group tahun 2009 menyebutkan bahwa kekuatan Brigade Qassam, antara 7 ribu dan 10 ribu.

Namun perkiraan terbaru menyebutkan bahwa Palestina memiliki sekitar hampir 40 ribu pejuang. Belum lagi kelompok bersenjata lainnya yang didukung oleh Iran mencapai 8ribu-9 ribu orang.

Seorang massa aksi berjalan membawa bendera Palestina saat mengikuti aksi solidaritas dukung Palestina terkait kekerasan yang terjadi beberapa waktu lalu oleh Israel di depan Kedubes AS, Jakarta, Selasa (18/5/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Seorang massa aksi berjalan membawa bendera Palestina saat mengikuti aksi solidaritas dukung Palestina terkait kekerasan yang terjadi beberapa waktu lalu oleh Israel di depan Kedubes AS, Jakarta, Selasa (18/5/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Namun, Palestina memiliki pasukan khusus yang disebut Palestinian Nation Authority (PNA). Pasukan tersebut mencakup seluruh pasukan keamanan nasional kecuali Pengawal Presiden, pasukan keamanan dalam negeri, dan intelijen umum.

Menurut welcometopalestine.com, pasukan-pasukan tersebut bekerja di wilayah PNA sejak kesepakatan Oslo 1993. Akhirnya pada 2003 organisasi-organisasi tersebut bergabung menjadi sebuah badan keamanan yang bertugas dalam penegakan hukum secara umum.

Sayangnya, PNA sebagai badan keamanan memiliki perjanjian bilateral dengan Israel. Perjanjian tersebut malah membatasi ukuran, persenjataan, hingga struktur pasukan yang dimilikinya.

Perjanjian tersebut juga memberi Israel wewenang untuk meninjau calon yang direkrut dan menahan persetujuan sesuai keinginannya. Hingga pada 2007, PNA tercatat memiliki sekitar 42.000 tentara.

Selain PNA, sejumlah kelompok militer yang menentang pemerintahan Israel juga bermunculan. Salah satunya Hamas yang merupakan kelompok terbesar di antara kelompok Muslim Palestina lainnya.

Ribuan warga Australia melakukan demo untuk memprotes serangan brutal Israel di Masjid Al Aqsa dan jalur Gaza di Balai Kota Sydney, Australia, Sabtu (15/5).  BIANCA DE MARCHI / AFP
Ribuan warga Australia melakukan demo untuk memprotes serangan brutal Israel di Masjid Al Aqsa dan jalur Gaza di Balai Kota Sydney, Australia, Sabtu (15/5). BIANCA DE MARCHI / AFP

Hamas artinya Gerakan Perlawanan Islam. Kelompok tersebut berdiri pada 1987. Saat itu Palestina tengah memulai perjuangannya melawan pendudukan Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Hamas memegang prinsip kuat untuk melawan Israel. Komitmen itu diwujudkan melalui divisi militernya—Brigade Izzedine al-Qassam.

Namun, pasukan tersebut justru dianggap kelompok teroris oleh sejumlah negara, seperti Israel, Amerika Serikat, Uni Eropa, Kanada, Mesir, dan Jepang.

Aksi Bella Hadid Demo Bela Palestina [Instagram/bellahadid]
Aksi Bella Hadid Demo Bela Palestina [Instagram/bellahadid]

Selain pasukan, Palestina juga dilengkapi sejumlah persenjataan. Intelijen Israel memprediksi persenjataan Hamas berkisar antara 5 ribu hingga 6 ribu roket. Hamas juga memiliki puluhan roket dengan jangkauan 100 sampai 160 km.

Selain itu, ada pula kabar Hamas mungkin juga memiliki ratusan roket dengan jangkauan 70 sampai 80 km yang dapat menjangkau kota-kota seperti Tel Aviv. Kebanyakan roket itu diduga dibuat oleh Iran.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hamas vs Fatah dalam Konflik Israel-Palestina, Siapa Mereka?

Hamas vs Fatah dalam Konflik Israel-Palestina, Siapa Mereka?

News | Kamis, 20 Mei 2021 | 08:34 WIB

Wali Kota Makassar Himbau Warga Bersedekah untuk Palestina

Wali Kota Makassar Himbau Warga Bersedekah untuk Palestina

Sulsel | Kamis, 20 Mei 2021 | 08:20 WIB

Aksi Bela Palestina-Israel Dicap Mirip Musim Buah, Hilang lalu Muncul Lagi

Aksi Bela Palestina-Israel Dicap Mirip Musim Buah, Hilang lalu Muncul Lagi

Kalbar | Kamis, 20 Mei 2021 | 07:55 WIB

Desak CEO Google Dukung Palestina, Karyawan Beragama Yahudi Lakukan Ini

Desak CEO Google Dukung Palestina, Karyawan Beragama Yahudi Lakukan Ini

Banten | Kamis, 20 Mei 2021 | 07:37 WIB

Daftar Produk Israel di Indonesia, Paling Banyak untuk Anak-anak

Daftar Produk Israel di Indonesia, Paling Banyak untuk Anak-anak

Sumbar | Kamis, 20 Mei 2021 | 07:11 WIB

Jansen Sitindaon Tak Setuju Penghina Palestina Dikeluarkan dari Sekolah

Jansen Sitindaon Tak Setuju Penghina Palestina Dikeluarkan dari Sekolah

Bekaci | Kamis, 20 Mei 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Tangan Ditarik Sampai Bunyi 'Krek', Relawan Dompet Dhuafa Ceritakan Detik-detik Sendi Dipatahkan IDF

Tangan Ditarik Sampai Bunyi 'Krek', Relawan Dompet Dhuafa Ceritakan Detik-detik Sendi Dipatahkan IDF

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:34 WIB

Bayang-bayang 5 Tahun Bui, Nasib Eks Wamenaker Noel Diputus Hakim Pekan Depan

Bayang-bayang 5 Tahun Bui, Nasib Eks Wamenaker Noel Diputus Hakim Pekan Depan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sentil Budaya Rangking, Menteri Abdul Muti: Membandingkan Nilai Murid Itu Pemicu Bullying

Sentil Budaya Rangking, Menteri Abdul Muti: Membandingkan Nilai Murid Itu Pemicu Bullying

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:24 WIB

Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran Tiba di Istiqlal Besok, Menag: Ini Kelas Berat Satu Ton Lebih!

Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran Tiba di Istiqlal Besok, Menag: Ini Kelas Berat Satu Ton Lebih!

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:19 WIB

Takut Teror Susulan, Ahmad Bahar Minta Perlindungan LPSK Usai Konflik dengan Hercules

Takut Teror Susulan, Ahmad Bahar Minta Perlindungan LPSK Usai Konflik dengan Hercules

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:13 WIB

'Saya Mengaku Bersalah', Penyesalan Noel ke Buruh dan Keluarga di Sidang Korupsi K3

'Saya Mengaku Bersalah', Penyesalan Noel ke Buruh dan Keluarga di Sidang Korupsi K3

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:05 WIB

TNI Disuruh Urus MBG hingga Begal, Pakar UGM: Lalu Siapa yang Menjaga Pertahanan Negara?

TNI Disuruh Urus MBG hingga Begal, Pakar UGM: Lalu Siapa yang Menjaga Pertahanan Negara?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 18:50 WIB

Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana

Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana

News | Senin, 25 Mei 2026 | 18:30 WIB

Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati

Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati

News | Senin, 25 Mei 2026 | 18:21 WIB

Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?

Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB