TNI Disuruh Urus MBG hingga Begal, Pakar UGM: Lalu Siapa yang Menjaga Pertahanan Negara?

Muhammad Yasir, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 25 Mei 2026 | 18:50 WIB
TNI Disuruh Urus MBG hingga Begal, Pakar UGM: Lalu Siapa yang Menjaga Pertahanan Negara?
Personel TNI Kodim 0623/Cilegon yang terlibat dalam TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-128 berbaris dalam upacara pembukaan program tersebut di Pelabuhan Indah Kiat, Cilegon, Banten, Rabu 22 April 2026. [Hairul Alwan/Suara.com]
baca 10 detik
  • Guru Besar UGM Gabriel Lele meminta TNI kembali fokus pada fungsi pertahanan negara sesuai semangat reformasi awal.
  • Keterlibatan TNI dalam urusan sipil seperti sektor pangan hingga pemberantasan begal dinilai mengabaikan mandat utama institusi militer.
  • Tren pelibatan TNI dalam program non-pertahanan dikhawatirkan mengganggu kesiapan menghadapi tantangan keamanan modern dan mengulang trauma masa lalu.

Suara.com - Guru Besar bidang Tata Kelola Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM), Gabriel Lele, menilai TNI seharusnya tetap berfokus pada fungsi pertahanan negara dan tidak semakin jauh terlibat dalam urusan sipil.

Menurut Gabriel, kekhawatiran terhadap meluasnya peran TNI saat ini tidak hanya datang dari kalangan sipil. Ada pula purnawirawan TNI yang telah menyampaikan kritik terhadap semakin banyaknya keterlibatan militer di luar fungsi pertahanan.

Ia mencontohkan pandangan sejumlah purnawirawan yang menilai reformasi TNI hingga akhir dekade 2000-an sebenarnya telah berjalan sesuai arah yang diinginkan.

"Misalnya Jenderal TB Hasanuddin itu kan mengatakan sampai dengan tahun 2008-2009 TNI itu sudah on the track ya, reformasi kembali ke barak, fokus pada tugas pertahanan," kata Gabriel kepada Suara.com, Senin (25/5/2026).

Namun, menurut Gabriel, kondisi tersebut mulai berubah dalam beberapa tahun terakhir.

Keterlibatan TNI dalam berbagai program sipil dinilai semakin luas, mulai dari sektor pangan hingga berbagai program pembangunan yang seharusnya menjadi domain institusi sipil.

Terbaru ada pula soal prajurit TNI yang siap ikut berburu begal di kawasan Jakarta dan sekitarnya.

"Tapi sejak Jokowi terutama ini kan kemudian ditarik-tarik lagi ke ranah sipil dan zaman sekarang ini adalah zaman konsolidasi yang sesungguhnya. TNI masuk ke semua ke semua ranah," ucapnya.

ilustrasi begal. Tekab 308 Presisi Polsek Terbanggi Besar, Polres Lampung Tengah, meringkus dua pelaku begal sepeda motor milik seorang pelajar. [gemini ai]
Ilustrasi kasus begal. [gemini ai]

Ia menilai tren ini berpotensi membawa Indonesia kembali pada situasi yang pernah terjadi sebelum reformasi sektor keamanan dijalankan secara serius.

baca juga

"Dan ini kita kayak kembali lagi ke situasi sebelum 2003. Jadi intinya itu kita punya trauma itu dan memang tidak seharusnya terjadi," imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa tugas utama TNI saat ini justru semakin berat seiring berkembangnya bentuk ancaman pertahanan modern.

Tantangan keamanan tidak lagi hanya berbentuk perang konvensional antar angkatan bersenjata, melainkan melibatkan teknologi dan berbagai bentuk ancaman baru yang membutuhkan kesiapan militer.

Oleh sebab itu, Gabriel mempertanyakan efektivitas pelibatan TNI dalam berbagai urusan sipil ketika kebutuhan penguatan kapasitas pertahanan masih sangat besar.

Menurutnya, energi dan sumber daya militer semestinya diarahkan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan pertahanan masa depan.

Gabriel turut menyinggung keterlibatan TNI dalam sejumlah program non pertahanan yang belakangan berkembang. Menurut dia, kondisi tersebut justru menimbulkan pertanyaan mengenai fokus institusi militer dalam menjalankan mandat utamanya.

"Nah sekarang TNI disuruh ngurusi Koperasi Merah Putih, disuruh ngurusi MBG, gimana ini fungsi pertahanan kita?" ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu

Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:47 WIB

Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam

Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:29 WIB

Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:34 WIB

Terkini

AHY Gaungkan 'Silaturahmi 360', Demokrat Bakal Keliling Temui Semua Parpol

AHY Gaungkan 'Silaturahmi 360', Demokrat Bakal Keliling Temui Semua Parpol

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:33 WIB

TNI Buka Suara soal Prajurit Bersenjata di Rumah Jampidsus: Bukan Terkait Penyidikan

TNI Buka Suara soal Prajurit Bersenjata di Rumah Jampidsus: Bukan Terkait Penyidikan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:03 WIB

Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah

Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:35 WIB

Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara

Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:07 WIB

50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'

50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:03 WIB

Penggeledahan Serentak di 12 Titik, Polisi Telusuri Dugaan Pencucian Uang Kasus Korupsi BUMN

Penggeledahan Serentak di 12 Titik, Polisi Telusuri Dugaan Pencucian Uang Kasus Korupsi BUMN

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:44 WIB

Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa

Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:08 WIB

Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?

Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:05 WIB

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:33 WIB

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:27 WIB

×