Dibui 18 Tahun, Napi Tertua di Penjara Guantanamo Akhirnya Dibebaskan

Bangun Santoso

Jum'at, 21 Mei 2021 | 06:14 WIB
Dibui 18 Tahun, Napi Tertua di Penjara Guantanamo Akhirnya Dibebaskan
Ilustrasi tahanan di penjara. (Foto: AFP)

"Saat ini kami tidak ingin membuat komentar publik tentang hal itu. Begitu kami siap, kami akan memberi tahu Anda," kata dia kepada Anadolu Agency.

Namun, menurut seorang anggota keluarga lainnya yang tidak ingin disebutkan namanya, keluarga besar Paracha yang selama ini cemas menanti kepulangannya kini sangat bahagia.

"Kami selalu menantikan hari pembebasannya. Sudah lebih dari 17 tahun kami tidak melihatnya," ungkap dia.

"Uzair sudah ada di sini, dan kami berharap kepulangan Saifullah akan mengakhiri cobaan panjang keluarga kami," kata dia lagi.

Amna Masood Janjua, kepala Dewan Pertahanan Hak Asasi Manusia (DHRC), sebuah kelompok hak asasi yang berjuang untuk pembebasan orang hilang di Pakistan, mengatakan seluruh keluarga Paracha telah "sangat menderita" selama 17 tahun terakhir.

"Mereka menderita secara mental, finansial, dan emosional selama periode ini. Bisnis mereka hancur, keluarga mereka hancur. Pada akhirnya, semua tuduhan tidak ada yang terbukti," terang Janjua.

Istri dan anak perempuan Saifullah Paracha sempat berpartisipasi dalam kegiatan DHRC tetapi hanya bertahan sebentar karena mereka tidak ingin kehidupan mereka disorot media.

Dalam beberapa tahun terakhir, istri Saifullah juga dilaporkan menderita berbagai penyakit, termasuk diabetes.

"Mereka telah melewati masa-masa sulit selama lebih dari 17 tahun, tapi akhirnya ada titik terang," tambah Janjua.

baca juga

Sistem Peradilan AS Dipertanyakan

Mujahid dan Janjua menyambut baik rencana Presiden AS Joe Biden untuk menutup penjara Teluk Guantanamo.

Mereka juga menyerukan peninjauan serius terhadap sistem peradilan negara yang memakan waktu lebih dari 17 tahun untuk membuktikan seorang terdakwa tidak bersalah.

"Kasus Paracha telah menimbulkan pertanyaan serius soal sistem peradilan AS. Pembebasan dan pengakuannya bahwa dia bukan ancaman bagi AS tidak bisa menghapuskan tekanan mental dan trauma yang dihadapi keluarga mereka," jelas Janjua.

"Karena, dia sudah terbukti tidak bersalah, AS harus secara terbuka meminta maaf kepada keluarga Paracha dan memberikan kompensasi kepada mereka atas kerugian finansial mereka," tegas dia.

Sementara itu, Mujahid mengatakan keluarga Paracha memiliki hak hukum untuk menuntut kompensasi pada pemerintah Pakistan dan AS.

"Sepulangnya dia ke rumah, keputusan ini sepenuhnya ada pada keluarga mereka," ujar dia.

"Ini perkembangan baik yang tak saya duga-duga. Terus terang, saya sudah pupus harapan setelah melalui pertarungan hukum selama 17 tahun," tutur pengacara itu. (Sumber: Anadolu)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Danai Kelompok Teroris, Jerman Gerebek Sebuah Organisasi Muslim

Diduga Danai Kelompok Teroris, Jerman Gerebek Sebuah Organisasi Muslim

News | Kamis, 06 Mei 2021 | 13:37 WIB

Mengukur Kekuatan Al-Qaeda, Satu Dekade Setelah Tewasnya Osama bin Laden

Mengukur Kekuatan Al-Qaeda, Satu Dekade Setelah Tewasnya Osama bin Laden

News | Selasa, 04 Mei 2021 | 10:38 WIB

Dibawa ke Jakarta, Tersangka Teroris di Jatim Afiliasi dengan Al Qaeda

Dibawa ke Jakarta, Tersangka Teroris di Jatim Afiliasi dengan Al Qaeda

Jakarta | Kamis, 18 Maret 2021 | 07:30 WIB

Pistol hingga Busur Disita dari 12 Terduga Teroris Al Qaeda di Jawa Timur

Pistol hingga Busur Disita dari 12 Terduga Teroris Al Qaeda di Jawa Timur

News | Senin, 01 Maret 2021 | 16:02 WIB

Rencana Joe Biden Tutup Penjara Guantanamo Disambut Positif dan Tanda Tanya

Rencana Joe Biden Tutup Penjara Guantanamo Disambut Positif dan Tanda Tanya

Video | Jum'at, 19 Februari 2021 | 09:05 WIB

Warisan yang Menghantui Itu Bernama Penjara Guantanamo

Warisan yang Menghantui Itu Bernama Penjara Guantanamo

News | Senin, 15 Februari 2021 | 08:24 WIB

3 Tersangka Bom Bali di Penjara Guantanamo Akan Diadili di Amerika Serikat

3 Tersangka Bom Bali di Penjara Guantanamo Akan Diadili di Amerika Serikat

Bali | Jum'at, 22 Januari 2021 | 15:35 WIB

Terkini

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×