Sejumlah Aktivis hingga Novel Diretas, SAFEnet: Ini Serangan Terarah

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 21 Mei 2021 | 13:27 WIB
Sejumlah Aktivis hingga Novel Diretas, SAFEnet: Ini Serangan Terarah
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjawab pertanyaan awak media di Kantor Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Gedung KPK lama, Kuningan, Jakarta, Senin (17/5/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Suara.com - Sejumlah aktivis anti korupsi hingga penyidik senior KPK Novel Baswedan alami peretasan. Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) mengungkap model dan motif serangan peretasan terhadap sejumlah aktivis hingga penyidik senior KPK tersebut.

Koordinator SAFEnet, Damar Juniarto, mengatakan serangan peretasan tersebut dinamakan siber terarah atau Targeted Digital Attack.

"Jadi yang umum memang kita nggak menafikan bahwa yang edang terjadi itu adalah sebuah pratik serangan siber terarah atau targeted digital attack," kata Danar saat dihubungi Suara.com, Jumat (21/5/2021).

Damar menjelaskan, serangan tersebut tidak dilakukan secara random seperti halnya peretasan-peretasan pada umumnya yang bermotif ekonomi. Ia menilai serangan ini dilatarbelakangi masalah politik.

"Kalau yang targeted digital attack itu lebih banyak motifnya motif politik. Dan ini membedakan dengan kejadian-kejadian misalnya seputar kalau yang mengalaminya orang biasa kalo yang targeted digital attack itu high profile," tuturnya.

Damar menambahkan, serangan peretasan dengan model tersebut sudah pernah terjadi sejak 2019 lalu. Dari tahun ke tahunnya angka serangan terus meningkat.

"Misalnya tahun lalu 2020 itu kita merekam ada 147 bentuk serangan seperti itu dan itu kan angka paling besar dari 147 serangan itu tentang peretasan," tuturnya.

"Nah yang kalau di kluster sebenarnya kalau daru serangan tahun itu kita lihat bahwa kejadian-kejadian ini selalu terjadi pada saat momentum-momentum politik," sambungnya.

Peretasan

baca juga

Akun Telegram milik penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dan Direktur Pembinaan Jaringan kerja antar Komisi dan Instansi KPK, Sujanarko diduga diretas, Kamis (20/5/2021) malam.

Hal itu disampaikan langsung oleh Novel melalui akun media sosialnya atas nama @nazaqistsha.

Lewat cuitannya itu, Novel mengaku tak lagi bisa mengakses akun Telegramnya sejak pukul 20.22 WIB.

"Akun telegram saya dibajak sejak pukul 20.22 WIB hari ini sehingga tidak lagi dibawah kendali saya," kata Novel Jumat (21/5/2021) dini hari.

Hal serupa disampaikan Novel terkait pembajakan terhadap akun telegram milik Sujanarko. Adapun Sujanarko tidak dapat mengendalikan telegramnya tersebut sejak pukul 20.31 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telegram Novel Baswedan dan Sujanarko Dibajak, Netizen Curiga Ini

Telegram Novel Baswedan dan Sujanarko Dibajak, Netizen Curiga Ini

Bogor | Jum'at, 21 Mei 2021 | 10:57 WIB

Akun WhatsApp Dibajak, Eks Jubir KPK Minta Perlindungan Data Pribadi

Akun WhatsApp Dibajak, Eks Jubir KPK Minta Perlindungan Data Pribadi

Hits | Jum'at, 21 Mei 2021 | 10:47 WIB

Heboh Medsos Novel Baswedan dan Dua Pegiat Antikorupsi Lain Diduga di Retas

Heboh Medsos Novel Baswedan dan Dua Pegiat Antikorupsi Lain Diduga di Retas

Banten | Jum'at, 21 Mei 2021 | 07:44 WIB

Telegram Novel Baswedan Dibajak, WhatsApp Eks Jubir KPK Juga Kena Getah

Telegram Novel Baswedan Dibajak, WhatsApp Eks Jubir KPK Juga Kena Getah

Hits | Jum'at, 21 Mei 2021 | 07:05 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×