IDI: Gejala Varian Baru Covid-19 Sulit untuk Diidentifikasi

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 22 Mei 2021 | 17:52 WIB
IDI: Gejala Varian Baru Covid-19 Sulit untuk Diidentifikasi
Ilutrasi virus corona. Di Indonesia, telah ditemukan varian baru Covid-19 asal Inggris. [Getty Images/BBC]

Suara.com - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Mariya Mubarika, mengungkapkan tidak ada kekhasan atau gejala khusus pada sejumlah varian baru Covid-19.

“Jadi sebarnya gejala tidak bisa dipukul rata ya, karena setiap orang respons tubuhnya berbeda-beda,” kata Mariya lewat video diskusi daring pada Sabtu (22/5/2021).

Kekinian ada sejumlah varian baru Covid-19 yang sudah masuk Indonesia, salah satunya B.1617.2 yang berasal dari India.

Dia menuturkan, untuk menemukan gejalanya akan sangat sulit, namun tidak menutup kemungkinan hal itu bisa ditemui, sebab dari berbagai jenis varian baru Covid-19 tidak memiliki banyak perbedaan.

Tapi kata Mariya, yang menjadi persoalan berdasarkan sejumlah kasus yang ditemui Perhimpunan Dokter Paru Indonesia pada saat ini ada beberapa pasien menunjukkan gejala klinis Covid-19 ketika dilakukan SWAB PCR hasilnya negatif.

“Itu yang kemarin rapat terakhir yang kami diskusikan, kami mendengar dari Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia. Itulah mungkin yang saat ini sedang kami fokuskan,” jelasnya.

Melihat angka kematian kasus Covid-19 di Indonesia kata Maya, jumlah masih terbilang landai, sehingga sulit dipastikan varian baru Covid-19 meningkatkan angka kematian di Tanah Air.

“Apakah yang di Indonesia itu virusnya lebih mematikan karena angka kejadiannya segini, kok jumlah kematiannya masih di atas 100. Mestinya kalau waktu awal, kita tahu bahwa jumlah kematian berbanding lurus dengan angka kejadian,” jelasnya.

“Jadi banyak hal yang memang yang seharusnya secara bijaksana kami belum bisa mengambil kesimpulan yang keras ya, apakah varian baru yang terjadi di Indonesia, apakah sudah terjadi varian baru, karena terbatas berapa banyak dan lain-lain sulit disimpulkan,” sambungnya.

baca juga

Di samping itu, melihat angka kematian pasien Covid-19 di Indonesia pada kebanyakan kasus karena terlambat mendapatkan penanganan medis.

“Dan yang meninggal di Indonesia mayoritas telat. Jadi saya menghubungi teman-teman dokter di unit gawat darurat, kata mereka (pasien) telat dibawa, telat diterapi, telat diperiksa, jadi stigma Covid-19 masih ada di Indonesia,” tutup Mariya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas Covid-19 IDI Larang Vaksin AstraZeneca Untuk Usia 30 Tahun ke Bawah

Satgas Covid-19 IDI Larang Vaksin AstraZeneca Untuk Usia 30 Tahun ke Bawah

Health | Jum'at, 21 Mei 2021 | 16:45 WIB

2 Terdakwa Kasus 81 Kg di Aceh Timur Dituntut Hukuman Mati

2 Terdakwa Kasus 81 Kg di Aceh Timur Dituntut Hukuman Mati

Sumut | Kamis, 20 Mei 2021 | 19:04 WIB

Sudah Divaksin, Satu Nakes di Jakarta Positif Varian Baru Covid-19 India

Sudah Divaksin, Satu Nakes di Jakarta Positif Varian Baru Covid-19 India

Jakarta | Kamis, 20 Mei 2021 | 16:21 WIB

Kasus Varian Baru Covid-19 India Muncul di Jakarta, Satu Nakes Positif

Kasus Varian Baru Covid-19 India Muncul di Jakarta, Satu Nakes Positif

News | Kamis, 20 Mei 2021 | 14:21 WIB

Terkini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 01:44 WIB

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 00:08 WIB

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 23:57 WIB

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:51 WIB

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:25 WIB

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:28 WIB

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:20 WIB

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

×