Mutasi Covid-19 India, Inggris dan Afsel di Indonesia Tambah Jadi 54 Kasus

Bangun Santoso | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 24 Mei 2021 | 07:33 WIB
Mutasi Covid-19 India, Inggris dan Afsel di Indonesia Tambah Jadi 54 Kasus
Ilustrasi Virus Corona [Unsplash/Glen Carrie]

Suara.com - Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan mengungkapkan jumlah mutasi virus Covid-19 yang sudah terdeteksi di Indonesia hingga saat ini sudah ada 54 kasus.

Kepala Pustlitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Vivi Setiawaty merinci 54 kasus tersebut terdiri dari 18 kasus mutasi B.1.1.7 asal Inggris, 4 kasus mutasi B.1.351 asal Afrika Selatan, dan 32 kasus mutasi B.1.617 asal India.

"Per tanggal 21 Mei 2021, jumlah WGS yang sudah di-sequencing ada sebanyak 1.749 sequences, dengan total kasus varian of concern (VoC) sampai saat ini 54 kasus," kata Vivi dalam Rapat Koordinasi Satgas Covid-19, Minggu (23/5/2021).

VoC adalah mutasi yang disebut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dapat mempengaruhi sifat penularan, kepekaan alat tes, keparahan gejala, hingga kemampuan virus menghindari sistem imunitas, namun masih perlu penelitian lebih lanjut untuk pembuktiannya.

Vivi melanjutkan, 35 kasus di antaranya merupakan imported case atau kasus dari riwayat perjalanan luar negeri.

"Ada 35 kasus dengan riwayat perjalanan luar negeri, datang dari negara Arab Saudi, Ghana, Kongo, Taiwan, Singapura, India, dan Malaysia," jelasnya.

35 kasus ini masuk ke Indonesia melalui Pekerja Migran Indonesia asal Karawang, Balikpapan, Tangerang, Bogor, Jakarta, Medan, Kabupaten Bangkalan, dan Kabupaten Jember.

Ada pula yang dibawa oleh TNI asal Mojokerjo, serta Warga Negara Asing (WNA) yang masuk via Jakarta, Cilacap, Samarinda, dan Dumai.

Sementara 17 kasus lainnya termasuk penularan lokal, antara lain di Palembang, Prabumulih, Penukal Abab Lematang Ilir (Sumsel); Tapin (Kalsel); Medan, Tanjung Balai (Sumut); Karawang (Jabar); Denpasar, Badung (Bali); DKI Jakarta; Gunung Mas, Palangkaraya (Kalteng).

Diketahui, WHO telah menetapkan ada empat yang masuk dalam kategori varian of concern yaitu B.1.1.7 asal Inggris, B.1.351 asal Afrika Selatan, B.1.617 asal India, dan P1 asal Brasil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul 10 Klaster Ramadan dan Lebaran di Jawa, 369 Orang Positif Covid-19

Muncul 10 Klaster Ramadan dan Lebaran di Jawa, 369 Orang Positif Covid-19

News | Senin, 24 Mei 2021 | 06:53 WIB

Kematian Covid-19 di Indonesia Diprediksi 2,5 Kali Lipat dari Data Resmi

Kematian Covid-19 di Indonesia Diprediksi 2,5 Kali Lipat dari Data Resmi

News | Senin, 24 Mei 2021 | 06:50 WIB

Keluarga Pasien Covid-19: Penanganan Corona di Tanjungpinang Amburadul

Keluarga Pasien Covid-19: Penanganan Corona di Tanjungpinang Amburadul

Batam | Senin, 24 Mei 2021 | 06:47 WIB

Dua Vaksin Covid-19 Ini Diklaim Sangat Efektif Matikan Varian India

Dua Vaksin Covid-19 Ini Diklaim Sangat Efektif Matikan Varian India

Tekno | Senin, 24 Mei 2021 | 05:45 WIB

Seba Baduy Masa Pandemi COVID-19 Cetak Sejarah! Apa?

Seba Baduy Masa Pandemi COVID-19 Cetak Sejarah! Apa?

Banten | Senin, 24 Mei 2021 | 07:05 WIB

Mengapa Vaksin Covid-19 Diberikan di Lengan Atas? Ini Penjelasan Medisnya!

Mengapa Vaksin Covid-19 Diberikan di Lengan Atas? Ini Penjelasan Medisnya!

Health | Senin, 24 Mei 2021 | 07:14 WIB

Positif Corona, Baim Wong Gantikan Posisi Paula Verhoeven Jaga Kiano

Positif Corona, Baim Wong Gantikan Posisi Paula Verhoeven Jaga Kiano

Entertainment | Senin, 24 Mei 2021 | 06:15 WIB

Terkini

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:26 WIB

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:23 WIB

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:12 WIB

Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar

Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:06 WIB

Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025

Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:05 WIB

Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung

Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:59 WIB

Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius

Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:45 WIB

Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'

Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:38 WIB

California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace

California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:31 WIB

Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai

Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:16 WIB