Studi Ungkap Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Efektif Lawan Covid Varian India

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 24 Mei 2021 | 09:23 WIB
Studi Ungkap Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Efektif Lawan Covid Varian India
Ilustrasi vaksin AstraZeneca (Kolase foto/Unsplash/dok. istimewa)

Suara.com - Sebuah studi mengungkapkan jika vaksin Pfizer dan AstraZeneca efektif dalam melindungi dari serangan virus Covid-19 yang pertama kali ditemukan di India.

Menyadur The Guardian, Senin (24/5/2021) Public Health England (PHE) melakukan studi antara 5 April dan 16 Mei dan menemukan bahwa vaksin Pfizer 88% efektif melawan Covid-19 varian India dua minggu setelah disuntik dosis kedua.

Sementara itu, vaksin dari AstraZeneca memiliki angka efektif hingga 60%, dibandingkan dengan 66% terhadap varian Kent pada periode yang sama.

Perbedaan efektivitas antara kedua vaksin tersebut dapat disebabkan oleh pemberian dosis kedua, dimana AstraZeneca jauh lebih lama daripada Pfizer, kata PHE pada hari Sabtu.

Data menunjukkan bahwa perlu waktu lebih lama bagi vaksin AstraZeneca untuk mencapai efektivitas maksimal, sehingga dapat meningkatkan perlindungan.

"Sekarang jelas betapa pentingnya dosis kedua untuk mengamankan perlindungan sekuat mungkin terhadap Covid-19 dan variannya," kata Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock.

Selain perlindungan yang ditawarkan terhadap gejala Covid-19, PHE mengatakan pihaknya memperkirakan akan melihat tingkat keefektifan yang lebih tinggi untuk mencegah kematian akibat Covid-19.

"Studi ini memberikan kepastian bahwa dua dosis dari masing-masing vaksin menawarkan perlindungan tingkat tinggi terhadap penyakit simptomatik dari varian B.1.617.2 [India] dan kami berharap vaksin tersebut menjadi lebih efektif dalam mencegah rawat inap dan kematian," kata Mary Ramsay, kepala imunisasi di PHE.

Dr Susan Hopkins, direktur tanggapan strategis Covid-19 untuk PHE menyambut baik studi tersebut. "Kami sekarang mendapat bukti awal bahwa vaksin melindungi [terhadap varian India]," katanya.

baca juga

"Itu kabar yang sangat bagus. Apa yang kami katakan sekarang adalah mendorong dosis kedua dan mendapatkan sebanyak mungkin orang yang divaksinasi." ujarnya.

Studi tersebut juga menemukan bahwa kedua vaksin itu 33% efektif melawan penyakit simptomatik yang disebabkan oleh Covid-19 varian India, tiga minggu setelah disuntik dosis pertama.

Dr Hopkins menambahkan bahwa PHE akan melakukan studi lebih lanjut setiap minggu dan akan memberi tahu pemerintah tentang implikasinya terhadap usulan pelonggaran pembatasan Covid-9 bulan depan.

Analisis terpisah oleh PHE menunjukkan bahwa program vaksinasi sejauh ini telah mencegah 13.000 kematian akibat Covid-19 dan sekitar 39.100 perawatan di rumah sakit pada orang tua di Inggris, hingga 9 Mei.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuntut Pindahkan Makam Covid-19 Tak Dipenuhi, Warga di Sumut Blokir Jalan

Tuntut Pindahkan Makam Covid-19 Tak Dipenuhi, Warga di Sumut Blokir Jalan

Sumut | Senin, 24 Mei 2021 | 09:17 WIB

Covid-19 Naik Usai Lebaran, Doni Monardo: Makin Kerja Keras!

Covid-19 Naik Usai Lebaran, Doni Monardo: Makin Kerja Keras!

News | Senin, 24 Mei 2021 | 08:29 WIB

Mengerikan, 7 Ribu Warga India Korbankan Satu Mata karena Jamur Hitam

Mengerikan, 7 Ribu Warga India Korbankan Satu Mata karena Jamur Hitam

News | Senin, 24 Mei 2021 | 08:22 WIB

Terkini

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Respons Kapolri Jenderal Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Respons Kapolri Jenderal Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:20 WIB

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:19 WIB

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Batam | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Review Lanterns: Saat Superhero Menyala Lewat Misteri Kriminal di Bumi

Review Lanterns: Saat Superhero Menyala Lewat Misteri Kriminal di Bumi

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:15 WIB

×