Pesta Sabu, Pelaku Begal di Tugu Tani Jual Motor Sopir Ojol ke Bandar Narkoba

Agung Sandy Lesmana | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 25 Mei 2021 | 16:10 WIB
Pesta Sabu, Pelaku Begal di Tugu Tani Jual Motor Sopir Ojol ke Bandar Narkoba
Polres Metro Jakarta Pusat saat merilis penangkapan pelaku begal terhadap sopir ojol di Tugu Tani. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - M, satu dari dua tersangka kasus begal di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu, ternyata menjual sepeda motor rampasannya dari sopir ojek online (ojol) untuk berpesta narkoba sabu-sabu

M alias T (26) bersama rekannya ASY alias S (20) telah ditetapkan sebagai tersangka usai membegal sepeda motor milik korban bernama Wahyu Tarmidzi di lampu merah kawasan Tugu Tani pada Jumat (7/5/2021) dini hari lalu. 

“Jadi mereka melakukan tindakan pidana bukan untuk memenuhi kebutuhan hidup, jadi mereka melakukan untuk kebutuhan akan narkoba. Jadi sangat ironis. Bukan semata-mata alasan klasik memenuhi kebutuhan hidup, tapi untuk kebutuhan narkoba," kata Wakapolres Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Hariyanti saar konperensi pers di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (25/5/2021).

“Dijual uangnya untuk beli narkoba. Dan waktu kami tangkap kita tes positif narkoba,” sambungnya. 

Setyo melanjutkan, dari sepeda motor yang mereka begal dijual dengan harga Rp4 juta  kepada seorang penadah berinisial B alias O. Uang itu kemudian dibagi dua oleh para tersangka, dengan masing-masing mendapatkan Rp2 juta.  

B alias O yang diindikasikan sebagai penadah kekinian masih dalam pengejaran. Dia juga diduga sebagai penjual atau bandar narkoba yang dikonsumsi M. 

“Dan DPO (B alias O) sebagai penadah diindikasi sebagai bandar. Karena kami temukan chat sempat ada perintah (M) sebagai kurir narkoba,” jelas Setyo.

Adapun jenis narkoba yang dikonsumsi M adalah narkotika jenis sabu.  Seperti diketahui, kedua pelaku berhasil merampas sepeda motor dan telepon genggam milik korban. Saat aksi itu salah satu tersangka mengacungkan senjata tajam berupa celurit.  
 
“Korban dibegal, sepeda motor Yamaha Nmax bernomor polisi B 4590 TGH dibawa kabur kedua pelaku. Ditambah dengan smartphone milik korban," kata Setyo.  
 
Atas peristiwa itu korban ditaksir mengalami kerugian, sebanyak Rp 31 juta.  
 
"Korban mengalami kerugian Rp31 juta karena sepeda motor dan smartphone-nya dibawa kabur," jelas Setyo.  
 
Lebih lanjut, aksi kriminal yang dilakukan kedua tersangka ternyata bukan yang pertama kali.  
 
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, sebelumnya mereka pernah melakukan perbuatan yang sama sebanyak empat kali di lokasi berbeda, di antaranya Bekasi, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat.  

"Jadi, mereka kerap berkasi di jam-jam yang sepi, seperti dini hari. Dikarenakan untuk menghindari upaya masyarakat yang membantu korban," kata Arsya. 

Atas perbuatannya,kedua tersangka dijerat Pasal 365 Ayat 2 KUHP tentang kekerasan dengan ancam 12 tahun penjara.Sementara terkait penggunaan narkoba masih didalami.   

“Untuk pasal narkobanya, masih kami dalami,” jelas Arsya.  

Sebelumnya, viral rekaman video yang memperlihatkan aksi begal yang dilakukan dua orang pria mengendarai sepeda motor. Mereka memepet pengendara motor lainnya di kawasan Tugu Tani, Kwitang, Kecamatan Menteng.  
 
Dalam video, korban terlihat sedang berhenti di persimpangan lampu merah, tak berselang lama tiba-tiba dari arah belakang kedua pelaku mendekati korban, sambil salah satu dari mereka mengacungkan senjata tajam berupa celurit.  
 
Alhasil korban pun langsung menyerahkan sepeda motornya dalam keadaan terpaksa, apalagi di rekaman video terlihat situasi saat itu dalam keadaan sepi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngamuk! Korban Pukuli Pelaku Begal Payudara Kemayoran: Lu Gak Punya Ibu Ya?

Ngamuk! Korban Pukuli Pelaku Begal Payudara Kemayoran: Lu Gak Punya Ibu Ya?

News | Selasa, 25 Mei 2021 | 11:19 WIB

Modus Pelaku Begal di Samarinda, Mengaku Polisi untuk Mengelabui Korban

Modus Pelaku Begal di Samarinda, Mengaku Polisi untuk Mengelabui Korban

Kaltim | Senin, 24 Mei 2021 | 20:41 WIB

Remas Dada Ibu-ibu saat Gowes di Kemayoran, Pelaku Ternyata Gampang Ereksi

Remas Dada Ibu-ibu saat Gowes di Kemayoran, Pelaku Ternyata Gampang Ereksi

News | Senin, 24 Mei 2021 | 17:59 WIB

Kronologi Viral Pemobil Kejar Pemotor Diduga Begal Payudara di Kemayoran

Kronologi Viral Pemobil Kejar Pemotor Diduga Begal Payudara di Kemayoran

Jakarta | Senin, 24 Mei 2021 | 17:03 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB