Hanya Dalam Sepekan, Dua Penjaga Kebun Binatang di China Tewas Diterkam Harimau

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 27 Mei 2021 | 12:54 WIB
Hanya Dalam Sepekan, Dua Penjaga Kebun Binatang di China Tewas Diterkam Harimau
Ilustrasi harimau sumatera. (Shutterstock)

Suara.com - Selama sepekan, dua penjaga kebun binatang di China tewas diterkam oleh harimau di dua tempat yang berbeda, menurut media pemerintah.

Menyadur CNN, Kamis (27/5/2021) insiden pertama terjadi pada hari Minggu yang menimpa seorang penjaga kebun binatang berusia 55 tahun bermarga Yang.

Yang tewas diterkam oleh harimau saat dia membersihkan kandangnya di sebuah kebun binatang di provinsi Anhui timur, lapor media pemerintah.

Global Times, surat kabar yang dikelola pemerintah, melaporkan jika Yang telah menjadi pawang harimau di Kebun Binatang Zhanggongshan di Bengbu selama hampir dua dekade.

Kemudian pada hari Selasa, polisi menembak mati dua harimau setelah mereka menerkam seorang penjaga kebun binatang di provinsi Henan tengah.

Insiden mengerikan tersebut terjadi saat sang pawang sedang memberikan makan. Satu ekor harimau dilaporkan melarikan diri dari kandang.

Penjaga, yang diketahui bermarga Jia, masih sempat dirawat di rumah sakit namun akhirnya meninggal dunia karena luka-luka yang dideritanya.

Pihak berwenang di Lembah Merak Danjiang, Kabupaten Xichuan, mengevakuasi para pengunjung dan staf saat harimau tersebut terlepas.

Sementara itu, pihak kebun binatang memanggil polisi dan pekerja kehutanan untuk menangani harimau tersebut, lapor stasiun televisi negara CCTV, mengutip pemberitahuan pemerintah setempat.

baca juga

Upaya untuk membius atau menjebak harimau itu tidak berhasil. Akhirnya polisi menembak mati kedua harimau tersebut karena khawatir akan masuk ke hutan di dekat taman.

Menurut Beijing News, harimau-harimau itu dipinjamkan dari sebuah sirkus di Suzhou, provinsi Anhui dan disewa untuk pertunjukan di taman Henan.

Pejabat di Suzhou mengatakan penggunaan harimau untuk pertunjukan telah dilarang sejak 2018, dan tidak ada lisensi yang disetujui.

Pihak berwenang di Xichuan juga menyelidiki Lembah Merak Danjiang dan telah memerintahkan bisnis tersebut untuk menghentikan operasi, CCTV melaporkan.

Serangan harimau tersebut terjadi beberapa minggu setelah tiga macan tutul melarikan diri dari sebuah taman di Hangzhou.

Pihak kebun binatang dinilai lalai memberi tahu penduduk setempat akan berita tersebut. Dua dari macan tutul itu ditangkap tetapi satu masih lepas, diduga sudah mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah China Donasikan Rp 230 Triliun Untuk Bantu Palestina?

CEK FAKTA: Benarkah China Donasikan Rp 230 Triliun Untuk Bantu Palestina?

News | Kamis, 27 Mei 2021 | 11:55 WIB

Transaksi di Laut, Bungkusan Teh China Ternyata Isinya 20 Kg Sabu-sabu

Transaksi di Laut, Bungkusan Teh China Ternyata Isinya 20 Kg Sabu-sabu

Kalbar | Rabu, 26 Mei 2021 | 17:59 WIB

Libur Waisak, Sebanyak 10.331 Orang Kunjungi Kebun Binatang Ragunan

Libur Waisak, Sebanyak 10.331 Orang Kunjungi Kebun Binatang Ragunan

Jakarta | Rabu, 26 Mei 2021 | 16:40 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×