Kena dari Awak Kapal, 12 Nakes RSUD Cilacap Diklaim Bukan Terinfeksi Virus Corona India

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 31 Mei 2021 | 12:45 WIB
Kena dari Awak Kapal, 12 Nakes RSUD Cilacap Diklaim Bukan Terinfeksi Virus Corona India
Ilustrasi---Tenaga kesehatan alias nakes Covid-19. (Suara.com/F Firdaus)

Suara.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, memastikan 12 petugas kesehatan alias nakes RSUD Cilacap yang diduga tertular virus dari awak kapal yang terserang COVID-19 tidak terinfeksi virus corona varian B.1617.2 yang menyebar dari India.

"Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemeriksaan genome squencing yang dilakukan oleh Laboratorium Mikrobiologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, para nakes RSUD Cilacap yang diduga terpapar anak buah kapal berkewarganegaraan Filipina bukan tertular varian India, melainkan varian lokal Indonesia," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Pramesti Griana Dewi di Cilacap, Senin (31/5/2021).

"Berarti sejauh ini tidak ada transmisi lokal dari varian India yang menginfeksi para awak kapal tersebut, namun demikian kita tetap harus waspada," kata Pramesti.

Ia mengatakan bahwa Dinas Kesehatan sudah mengirimkan spesimen dari beberapa tenaga kesehatan lain ke laboratorium pemeriksaan dan masih menunggu hasilnya. "Mudah-mudahan hasilnya juga negatif," katanya.

Sebanyak 14 awak Kapal MV Hilma Bulker berbendera Panama yang mengangkut gula rafinasi dari India diketahui terserang COVID-19 saat berada di Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap, untuk membongkar muatan.

Ke-14 awak kapal yang seluruhnya berkewarganegaraan Filipina itu selanjutnya menjalani perawatan di RSUD Cilacap dan satu orang di antaranya meninggal dunia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan genom, virus corona yang menginfeksi awak kapal tersebut merupakan virus corona varian B1617 yang menyebar dari India.

Pemerintah Kabupaten Cilacap kemudian melakukan pelacakan, pemeriksaan, dan penanganan pada petugas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Intan serta petugas RSUD Cilacap yang terlibat dalam penanganan kru kapal.

Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap telah melakukan pelacakan pada lebih dari 700 orang, termasuk 451 petugas RSUD Cilacap, 89 petugas puskesmas, dan 91 orang petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, di antara orang-orang yang menjadi sasaran pelacakan ada 66 orang yang dikonfirmasi terserang COVID-19, termasuk 52 tenaga kesehatan yang diduga tertular langsung dari awak kapal dan 12 anggota keluarga dari tenaga kesehatan.

"Berdasarkan data, yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 23 orang, yang baru sekali dinyatakan negatif dan masih menunggu satu kali pemeriksaan lagi ada 11 orang, terus yang masih aktif (terinfeksi) 18 orang," kata Pramesti.

"Jadi angkanya untuk tenaga kesehatan yang diduga tertular langsung dari ABK (anak buah kapal) sebanyak 52 orang," ia menambahkan.

Menurut dia, jumlah awak kapal yang masih menjalani perawatan di RSUD Cilacap sebanyak enam orang. Awak awak kapal yang sudah sembuh berada di hotel untuk menunggu waktu pemulangan ke negara asal. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Nakes Mogok Kerja, Kasus Covid-19 di Myanmar Naik Terus

Update Covid-19 Global: Nakes Mogok Kerja, Kasus Covid-19 di Myanmar Naik Terus

Health | Minggu, 30 Mei 2021 | 11:56 WIB

Pemerintah Izinkan Masjid Digunakan Untuk Isolasi Pasien COVID-19

Pemerintah Izinkan Masjid Digunakan Untuk Isolasi Pasien COVID-19

Batam | Sabtu, 29 Mei 2021 | 11:55 WIB

Geram dengan Ucapan Wamenkes, PAN: Lukai Nakes yang Gugur Lawan Pandemi!

Geram dengan Ucapan Wamenkes, PAN: Lukai Nakes yang Gugur Lawan Pandemi!

News | Jum'at, 28 Mei 2021 | 14:09 WIB

Pemprov Kepri Siapkan Dana Rp25 Milyar Untuk Intensif Para Tenaga Kesehatan

Pemprov Kepri Siapkan Dana Rp25 Milyar Untuk Intensif Para Tenaga Kesehatan

Batam | Jum'at, 28 Mei 2021 | 06:40 WIB

Terkini

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB