Di Meksiko, Bukan Polisi yang Mengejar Kartel Narkoba tapi Sebaliknya

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 31 Mei 2021 | 16:02 WIB
Di Meksiko, Bukan Polisi yang Mengejar Kartel Narkoba tapi Sebaliknya
Ilustrasi kartel narkoba. [Shutterstock]

Suara.com - Anggota kartel narkoba Meksiko memang terkenal dengan keganasannya. Belakangan ini mereka bahkan menebar teror dan menargetkan petugas polisi di rumahnya sendiri.

Menyadur New York Post Senin (31/05), kartel narkoba ini berani menyiksa dan membunuh polisi yang mereka anggap sebagai 'pengganggu'. Kartel Jalisco contohnya.

Ia sudah mengumbar sumpah untuk memusnahkan anggota pasukan penegak hukum elit yang dikenal sebagai Kelompok Taktis di negara bagian Guanajuato Meksiko tengah.

AP melaporkan, mereka bahkan memiliki spanduk yang dicetak dan digantung di sebuah bangunan di kota Guanajuato yang berisi ancaman pada aparat penegak hukum.

“Jika Anda ingin perang, Anda akan mendapatkan perang. Kami telah menunjukkan bahwa kami tahu di mana Anda berada. Kami datang untuk kalian semua.”

Ilustrasi polisi di Belgia tengah menangani peristiwa ledakan. [AFP]
Ilustrasi polisi. [AFP]

"Untuk setiap anggota firma kami (CJNG) yang Anda tangkap, kami akan membunuh dua taktis Anda, di mana pun mereka berada, di rumah mereka, di kendaraan patroli mereka," lanjut pesan itu, mengacu pada kartel dengan inisial bahasa Spanyol.

Kartel akan menculik anggota Kelompok Taktis dan menyiksa mereka hingga menyerahkan nama dan alamat rekan mereka, menurut AP.

Pejabat belum mengonfirmasi berapa banyak petugas yang terbunuh, tapi situs berita di Guanajuato, Poplab, mengatakan setidaknya tujuh polisi tewas saat libur pada tahun 2021.

Pembunuhan terkonfirmasi yang paling baru terjadi pada 27 Mei, ketika seorang petugas diculik, dibunuh, dan tubuhnya dibuang di jalan raya.

baca juga

Tapi kekerasan yang lebih mengejutkan terjadi bulan Januari, ketika preman bersenjata pergi ke rumah polisi wanita, membunuh suaminya lalu menyeret dan menyiksanya. Mereka membuang tubuhnya penuh peluru.

Ilustrasi mafia. (Shutterstock)
Ilustrasi kartel narkoba. (Shutterstock)

Menurut Poplab, rata-rata sekitar 75 petugas polisi negara bagian telah terbunuh di negara bagian Guanajuato setiap tahun sejak 2018.

Awal bulan ini, pejabat negara mengumumkan bahwa mereka akan mendanai "perlindungan" untuk mencegah kasus pembunuhan lebih lanjut.

“Kelompok kejahatan yang terorganisir muncul di rumah polisi, yang menimbulkan ancaman dan risiko kehilangan nyawa yang lebih besar, tidak hanya untuk mereka tapi untuk keluarga mereka.”

"Mereka terpaksa segera meninggalkan rumah dan pindah, sehingga kelompok kejahatan terorganisir tidak dapat menemukan mereka."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri Bos Kartel Narkoba Meksiko El Chapo Ditangkap di Bandara Amerika

Istri Bos Kartel Narkoba Meksiko El Chapo Ditangkap di Bandara Amerika

News | Rabu, 24 Februari 2021 | 11:51 WIB

Pandemi Ganda di Meksiko: Covid-19 dan Kekerasan Kartel Narkoba

Pandemi Ganda di Meksiko: Covid-19 dan Kekerasan Kartel Narkoba

Video | Rabu, 17 Februari 2021 | 11:05 WIB

Kisah Komunitas Mormon: Pembunuhan Sadis dan Kartel Narkoba Meksiko

Kisah Komunitas Mormon: Pembunuhan Sadis dan Kartel Narkoba Meksiko

Video | Selasa, 17 November 2020 | 11:05 WIB

Terkini

Polda Metro Jaya Pastikan Panggil Hotman Paris usai PWI Serahkan Bukti

Polda Metro Jaya Pastikan Panggil Hotman Paris usai PWI Serahkan Bukti

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:49 WIB

Kenaikan Tarif WNI Harusnya Tak Tumbalkan Keadilan dan Pengabdian

Kenaikan Tarif WNI Harusnya Tak Tumbalkan Keadilan dan Pengabdian

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:48 WIB

Bukalapak Bertransformasi: Bukan Lagi E-Commerce, Gaming Kini Sumbang Hampir 90 Persen Pendapatan

Bukalapak Bertransformasi: Bukan Lagi E-Commerce, Gaming Kini Sumbang Hampir 90 Persen Pendapatan

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:46 WIB

Cara Maksimalkan AI Kamera Samsung Galaxy S26, Hasilkan Foto Malam dan Video Jernih dengan Mudah

Cara Maksimalkan AI Kamera Samsung Galaxy S26, Hasilkan Foto Malam dan Video Jernih dengan Mudah

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Akan Temui Kepala BGN Bahas Efisiensi Anggaran MBG 2027

Purbaya Akan Temui Kepala BGN Bahas Efisiensi Anggaran MBG 2027

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:40 WIB

Apakah Smartwatch Harus Sesuai Merek HP? Ini 9 Tips Memilih Produk yang Tepat

Apakah Smartwatch Harus Sesuai Merek HP? Ini 9 Tips Memilih Produk yang Tepat

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:38 WIB

Malam Ini! Garuda Pertiwi Hadapi Laos di Final AFF Women's Cup 2026

Malam Ini! Garuda Pertiwi Hadapi Laos di Final AFF Women's Cup 2026

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:37 WIB

Mengenal Gunung Pickaxe, Lokasi Fasilitas Iran yang Akan Dibom Amerika Serikat

Mengenal Gunung Pickaxe, Lokasi Fasilitas Iran yang Akan Dibom Amerika Serikat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:30 WIB

Ulasan Novel Kendat, di Balik Konspirasi Kematian Berantai di Kota P

Ulasan Novel Kendat, di Balik Konspirasi Kematian Berantai di Kota P

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:30 WIB

Heboh Isu Babinsa Bakal Awasi Wajib Pajak, Begini Penjelasan Tegas TNI AD

Heboh Isu Babinsa Bakal Awasi Wajib Pajak, Begini Penjelasan Tegas TNI AD

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:27 WIB

×