KLHK: Tren Pengurangan Sampah Plastik ke Laut Meningkat

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 01 Juni 2021 | 05:34 WIB
KLHK: Tren Pengurangan Sampah Plastik ke Laut Meningkat
ILUSTRASI: Warga berjalan di samping sampah yang menumpuk di pantai Dadap, Juntinyuat, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (9/9/2020). [ANTARA FOTO/Dedhez Anggara]

Suara.com - Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Novrizal Tahar mengungkapkan adanya kenaikan tren pengurangan sampah plastik ke laut pada 2020 yakni mencapai 15,30 persen. Meski menjadi kabar baik, tetapi Indonesia tetap harus bekerja keras untuk dapat memenuhi target hingga 70 persen pada 2025 nanti.

Novrizal menerangkan kalau dasar target tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut.

"Bahwa Indonesia harus mengurangi 70 persen sampah plastik ke laut tahun 2025," kata Novrizal dalam webinar Taruna Merah Putih 'Gerakan bersama Mengatasi Persoalan Sampah' pada Senin (1/6/2021) malam.

Menurut data dari Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut pada 2021, efek positif perpres tersebut pun mulai terlihat. Sebab, ada kenaikan pengurangan sampah ke laut dari 8,10 persen pada 2019 menjadi 15,30 persen pada 2020.

Namun hal tersebut tentu masih jauh dari target. Setidaknya Indonesia perlu meningkatkan pengurangan sampah plastik ke laut sekitar 54,7 persen hingga memenuhi target yakni 70 persen pada 2025.

"Tentunya kita masih perlu effort yang sangat besar lagi ya supaya kita bisa mewujudkan pengurangan sampah plastik pada tahun 2025," ujarnya.

Tren pengurangan sampah plastik. (Dok. KLHK)
Tren pengurangan sampah plastik. (Dok. KLHK)

Di samping itu, Novrizal menuturkan bahwa besarnya persoalan sampah di tanah air disebabkan oleh beragam faktor termasuk persoalan sosial kultural. Apabila kalau melihat data dari BPS di mana sebanyak 72 persen masyarakat Indonesia belum juga peduli terhadap persoalan sampah pada 2018.

Karena itu, pemerintah berupaya melakukan pendekatan secara simultan untuk mengupayakan masyarakat Indonesia lebih peduli terhadap sampah. Salah satunya ialah dengan melakukan pembatasan sampah.

"Upaya ini kita dorong untuk terutama plastik sekali pakai. Ada tiga item plastik sekali pakai yang memang kita dorong dengan pendekatan pembatasan sampah ini," jelasnya.

baca juga

Tiga jenis plastik sekali pakai itu terdiri dari alat makan, sedotan dan styrofoam. Upaya pembatasan tersebut dikatakan Novrizal mendorong adanya perubahan gaya hidup terutama anak-anak muda.

"Sudah kelihatan mereka misalnya kalau ke kafe, restoran, itu bawa sedotan sendiri ya, karena sedotan plastik sendiri itu jumlahnya 93 juta batang sehari dari stastik yang kita lakukan di Indonesia terbayang luar biasa banyak," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KLHK Klaim Indonesia Berhasil Kurangi Sampah di Laut Hingga 15,30 Persen di 2020

KLHK Klaim Indonesia Berhasil Kurangi Sampah di Laut Hingga 15,30 Persen di 2020

Tekno | Selasa, 01 Juni 2021 | 01:15 WIB

KLHK Optimis Sektor Kehutanan Bisa Capai Netral Karbon di 2030

KLHK Optimis Sektor Kehutanan Bisa Capai Netral Karbon di 2030

Bisnis | Senin, 31 Mei 2021 | 16:24 WIB

KLHK Gelar Festival Gender untuk Percepat PUG

KLHK Gelar Festival Gender untuk Percepat PUG

Bisnis | Kamis, 27 Mei 2021 | 11:19 WIB

Menteri LHK Dorong Generasi Milenial Jadi Green Leadership

Menteri LHK Dorong Generasi Milenial Jadi Green Leadership

News | Senin, 24 Mei 2021 | 11:05 WIB

Warga Tegal Ini Sulap Sampah Plastik Jadi Paving Blok

Warga Tegal Ini Sulap Sampah Plastik Jadi Paving Blok

Jawa Tengah | Minggu, 23 Mei 2021 | 09:05 WIB

KLHK Siap Implementasikan NUTEC Plastic untuk Tekan Sampah Plastik

KLHK Siap Implementasikan NUTEC Plastic untuk Tekan Sampah Plastik

Bisnis | Rabu, 19 Mei 2021 | 00:28 WIB

Indonesia dan Jepang Lanjutkan Kerja Sama Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Indonesia dan Jepang Lanjutkan Kerja Sama Lingkungan Hidup dan Kehutanan

News | Jum'at, 07 Mei 2021 | 12:31 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×