KLHK Klaim Indonesia Berhasil Kurangi Sampah di Laut Hingga 15,30 Persen di 2020

Liberty Jemadu

Selasa, 01 Juni 2021 | 01:15 WIB
KLHK Klaim Indonesia Berhasil Kurangi Sampah di Laut Hingga 15,30 Persen di 2020
KLHK mengklaim berhasil mengurangi sampah di laut hingga 15,30 persen di 2020. Foto: Tumpukan sampah di pinggiran Krueng (sungai) Aceh yang akan mengalir ke perairan laut Samudera Hindia dan Selat Malaka di Banda Aceh, Aceh. [Antara/Irwansyah Putra]

Suara.com - Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Novrizal Tahar mengatakan Indonesia berhasil mengurangi timbunan sampah ke laut sebesar 15,30 persen pada 2020.

"Sampai saat ini kita sudah berhasil mengurangi 15,30 persen dan tentunya kita masih perlu upaya yang sangat besar lagi supaya kita bisa mewujudkan pengurangan sampah plastik 70 persen pada tahun 2025," kata Novrizal dalam webinar Taruna Merah Putih "Gerakan bersama Mengatasi Persoalan Sampah", Jakarta, Senin malam (31/5/2021).

Sesuai dengan yang tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018, Indonesia harus mengurangi 70 persen sampah ke laut pada tahun 2025.

Pada 2019, Indonesia berhasil mengurangi timbunan sampah plastik ke laut sebesar 8,10 persen, kemudian trennya naik menjadi 15,30 persen pada 2020. Selanjutnya pada 2021, ditargetkan pengurangan sampah plastik ke laut sebesar 25,90 persen hingga akhirnya mencapai 70 persen pada 2025.

Dengan capaian yang sudah ada, maka target pengurangan sampah plastik ke laut yang harus dilakukan hingga tahun 2025 adalah 54,7 persen.

Dalam mengatasi masalah sampah itu, maka harus ada upaya dan kesadaran bersama termasuk masyarakat dan produsen dalam menyukseskan berbagai upaya termasuk untuk minim sampah, mengolah, mendaur ulang dan memanfaatkan sampah.

Novrizal menuturkan persoalan sampah yang begitu besar tersebut merupakan persoalan multidimensi, termasuk di dalamnya ada persoalan sosial-kultural yang sangat serius. Berdasarkan hasil survei dari Badan Pusat Statistik, 72 persen pada tahun 2018 masyarakat Indonesia masih belum peduli terhadap persoalan sampah.

Oleh sebab itu, pemerintah melakukan tiga pendekatan secara simultan dan bersama-sama, yakni pendekatan minim sampah, ekonomi sirkular, serta pendekatan pelayanan dan teknologi dalam menangani persoalan persampahan.

Minim sampah diwujudkan dengan memaksimalkan upaya-upaya pencegahan, pengurangan dan pembatasan sampah. Persoalan sampah juga membutuhkan perubahan perilaku.

baca juga

Pembatasan sampah didorong pada penggunaan tiga barang utama yakni kantong plastik sekali pakai, alat-alat makanan dan sedotan plastik (cutlery and plastic straw), dan styrofoam.

Selain dari masyarakat, pembatasan sampah juga dilakukan dari produsen termasuk retail makanan dan minuman.

Pada pendekatan ekonomi sirkular, yang menjadi poin utama adalah menjadikan sampah sebagai sumber daya dan bahan baku.

Untuk mendukung terwujudnya ekonomi sirkular, perlu perilaku memilah sampah yang baik sejak dari rumah atau sumbernya sehingga sampah-sampah itu bisa dipergunakan kembali misalnya untuk industri daur ulang dan untuk menghasilkan energi.

Di samping itu, peranan teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk pemrosesan dan pengolahan sampah yang lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Membiasakan Anak Bijak Menggunakan Plastik Sejak Dini

5 Cara Membiasakan Anak Bijak Menggunakan Plastik Sejak Dini

Health | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Botol Plastik Disulap Jadi Sapu, Warga Petukangan Utara Raup Omzet hingga Rp3 Juta per Bulan

Botol Plastik Disulap Jadi Sapu, Warga Petukangan Utara Raup Omzet hingga Rp3 Juta per Bulan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Hentikan Plastik ke Laut Saja Tak Cukup, Sampah Lama Bisa Berubah Jadi Mikroplastik

Hentikan Plastik ke Laut Saja Tak Cukup, Sampah Lama Bisa Berubah Jadi Mikroplastik

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 12:43 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Gasifikasi untuk Ubah Sampah Plastik Jadi Energi; Apa Itu?

BRIN Kembangkan Teknologi Gasifikasi untuk Ubah Sampah Plastik Jadi Energi; Apa Itu?

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:55 WIB

Saat Sampah Plastik Kemasan Diubah Jadi Infrastruktur Wisata, Bagaimana Caranya?

Saat Sampah Plastik Kemasan Diubah Jadi Infrastruktur Wisata, Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:41 WIB

Ilmuwan Ubah Sampah Plastik Jadi Kue Kering yang Bisa Dimakan, Kok Bisa?

Ilmuwan Ubah Sampah Plastik Jadi Kue Kering yang Bisa Dimakan, Kok Bisa?

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:10 WIB

Langkah Kecil Gen Z Mengubah Limbah Jadi Nilai Tambah

Langkah Kecil Gen Z Mengubah Limbah Jadi Nilai Tambah

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:45 WIB

Lawan Abrasi, Bagaimana Limbah Plastik Disulap Jadi Alat Penahan Ombak?

Lawan Abrasi, Bagaimana Limbah Plastik Disulap Jadi Alat Penahan Ombak?

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 14:55 WIB

Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang

Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 13:49 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan, Nol Jejak Sampah

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan, Nol Jejak Sampah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Terkini

2 Tahun Prabowo-Gibran: MBG & KDMP Cuma Bebani Anggaran, Tak Ada Manfaat

2 Tahun Prabowo-Gibran: MBG & KDMP Cuma Bebani Anggaran, Tak Ada Manfaat

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Bakal Baku Tumbuk di Liga Champions, Pelatih Keturunan Indonesia: Gaya Main Como Mirip Barcelona

Bakal Baku Tumbuk di Liga Champions, Pelatih Keturunan Indonesia: Gaya Main Como Mirip Barcelona

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Mendagri Minta Pemda Perkuat Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

Mendagri Minta Pemda Perkuat Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Febrie Adriansyah Siap Kembali Mengabdi ke Penegakan Jika Divonis Tak Bersalah

Febrie Adriansyah Siap Kembali Mengabdi ke Penegakan Jika Divonis Tak Bersalah

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:49 WIB

Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig

Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Didakwa Palak Izin Tambang dan Air Tanah Rp4,09 Miliar, Mantan Kadis ESDM Jatim Tak Ajukan Eksepsi

Didakwa Palak Izin Tambang dan Air Tanah Rp4,09 Miliar, Mantan Kadis ESDM Jatim Tak Ajukan Eksepsi

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Pesona Anak Bungsu Eks Pelatih Timnas Indonesia Diprediksi Bakal Bersinar di Eropa

Pesona Anak Bungsu Eks Pelatih Timnas Indonesia Diprediksi Bakal Bersinar di Eropa

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Tak Cuma Bali, 10 Provinsi Juga Sedang Alami Kelangkaan BBM Subsidi

Tak Cuma Bali, 10 Provinsi Juga Sedang Alami Kelangkaan BBM Subsidi

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Polisi Gandeng TNI dan BNN Gerebek Narkoba di Langkat, Lokasi Sepi Cuma Dapat Bong dan Timbangan

Polisi Gandeng TNI dan BNN Gerebek Narkoba di Langkat, Lokasi Sepi Cuma Dapat Bong dan Timbangan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Korban Serangan Brutal Eks Bomber Timnas Indonesia Buka Suara: Mental Saya Berantakan

Korban Serangan Brutal Eks Bomber Timnas Indonesia Buka Suara: Mental Saya Berantakan

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:33 WIB

×