Masalah 21 Juta Data Ganda, PKS Kritik Mensos Risma Soal Petugas Tidak Profesional

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 03 Juni 2021 | 16:03 WIB
Masalah 21 Juta Data Ganda, PKS Kritik Mensos Risma Soal Petugas Tidak Profesional
Ilustrasi Bansos (dok. istimewa)

Suara.com - Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS Iskan Qolba Lubis mengkritik Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini terkait petugas verifikasi data penerima bantuan sosial (bansos) yang tidak profesional. Sehingga ia menyebut kalau masalah data ganda penerima bantuan sosial tidak akan pernah selesai sampai kiamat. 

Kritikan Iskan tersebut berlandaskan dari adanya 21 juta data ganda penerima bantuan sosial. Ia kemudian mengungkapkan kalau Komisi VIII sudah memberikan anggaran untuk perbaikan data bahkan sejak periode sebelumnya. 

Dia bahkan mengungkit Kemensos yang bisa membangun Gedung Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di Cawang, Jakarta Timur demi memperbaiki data. 

"Bahkan punya kantor besar sekarang kan di Cawang itu sangat gagah sekali. Kita berharap data ini selesai," kata Iskan dalam rapat kerja di Komisi VIII, Kompleks Parlemen, Rabu (3/6/2021). 

Tetapi, masalah data ganda itu masih tetap saja terjadi di lapangan. Lantas, Iskan menyebut kalau salah satu penyebabnya masalah itu tidak selesai karena tidak ada petugas verifikasi yang profesional. 

"Karena tidak ada verifikasi di bawah yang profesional. Kalau verifikasi selama ini ibu cerahkan ke Dinas Sosial 'ini bukan tugas saya, saya enggak ada uangnya'," tuturnya. 

Iskan pun memberikan masukan kepada Risma supaya memilih petugas verifikasi yang terdidik, paham, mengerti visi Kemensos dan tidak berpihak kepada politik praktis. 

Di sisi lain, Iskan juga menyebit meskipun ada 21 juta data ganda, tetapi Kemensos tetap melakukan penyaluran bantuan sosial. Bahkan dia mengemukakan, jika penyaluran bansos tersebut berlebih. 

"Saya menemukan data ternyata banyak yang sudah disalurkan itu melebihi, bu. Nah, ini yang perlu kita dipertanggungjawabkan," tuturnya. 

baca juga

Untuk menyelesaikan masalah tersebut, Risma pun diminta untuk mengacak-acak sistem perbaikan data yang tidak kunjung menemukan titik terang. 

"Jadi sekarang ini kalau data ini ibu, kalau dalam bahasa halusnya ndak dapat saya temukan, mungkin ibu acak-acak lah gitu, ya," katanya. 

Sebagai masukan, Iskan berharap Risma dapat bisa membuat semacam kecerdasan sosial dalam sistem yang bisa melacak mana saja data ganda. 

"Ini yang salah, ini yang apa, itu bisa dia lacak tapi itu tetap tidak menjadi tuntas selama belum ada verifikasi ke bawah."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita KPM Berjuang Hidup Sembari Menunggu BST yang Belum Cair

Cerita KPM Berjuang Hidup Sembari Menunggu BST yang Belum Cair

Bisnis | Kamis, 03 Juni 2021 | 14:09 WIB

PDIP Bergerak Mensos Risma Dimaki Bupati, Refly Harun: Putri Mahkota Pilkada Jakarta

PDIP Bergerak Mensos Risma Dimaki Bupati, Refly Harun: Putri Mahkota Pilkada Jakarta

News | Kamis, 03 Juni 2021 | 13:33 WIB

Hakim Semprot Saksi Kasus Bansos Corona karena Ngeles di Persidangan

Hakim Semprot Saksi Kasus Bansos Corona karena Ngeles di Persidangan

News | Kamis, 03 Juni 2021 | 07:48 WIB

Terkini

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:17 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:09 WIB

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:57 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:32 WIB

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:18 WIB

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:55 WIB

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:50 WIB

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:35 WIB

×