Gambaran Mengerikan Tabrakan Kereta Berisi Ribuan Penumpang Tewaskan 40 Orang di Pakistan

Bangun Santoso

Selasa, 08 Juni 2021 | 10:42 WIB
Gambaran Mengerikan Tabrakan Kereta Berisi Ribuan Penumpang Tewaskan 40 Orang di Pakistan
Gambaran mengerikan tabrakan kereta di Pakistan pada Senin (7/6/2021) waktu setempat. (Foto: AFP/Asif HASSAN)

Suara.com - Insiden tabrakan kereta terjadi di Pakistan pada hari Senin (7/6/2021). Dilaporkan sedikitnya 40 orang tewas dan lebih dari 100 orang luka-luka dalam kecelakaan mengerikan itu.

Menyitat laman VOA Indonesia, Mohammad Usman Abdullah, seorang pejabat di distrik Ghotki, Provinsi Sindh menyebutkan, sedikitnya 40 orang tewas dalam kecelakaan itu.

Menurut para pejabat, lebih dari 1.000 orang menumpangi kedua kereta itu.

Petugas penyelamat masih sibuk mengeluarkan penumpang yang terperangkap di dalam gerbong, khawatir jumlah korban tewas masih mungkin bertambah, kata Abdullah kepada wartawan setempat.

Menteri Informasi Pakistan Fawad Chaudhry mengemukakan dalam sebuah pernyataan bahwa terlalu dini untuk menyatakan apakah kecelakaan itu terjadi karena kesalahan teknik, kelalaian atau sabotase, tetapi semua aspek sedang diselidiki.

Muhammad Amin, seorang penumpang dan saksi mata mengatakan, kereta yang mengarah ke Punjab tergelincir dan kereta Sir Syed yang datang dari Punjab menabraknya. Tujuh hingga delapan gerbong hancur, banyak penumpang masih terperangkap dan penyelamatan dimulai 3 jam setelah tabrakan, katanya.

Pihak berwenang menyatakan Millat Express, kereta penumpang yang dioperasikan tiap hari oleh Pakistan Railways, tergelincir dan meluncur ke jalur Sir Syed Express yang datang mendekat di dekat Dharki, kota di distrik Ghotki.

Laporan media, Senin (7/6), pagi menyebutkan para petugas darurat mengalami kesulitan menyelamatkan orang-orang dari gerbong-gerbong kereta yang terbalik.

Abdullah mengatakan kepada Geo News bahwa operasi penyelamatan itu merupakan “tugas menantang” dan bahwa “akan perlu waktu” dalam menggunakan peralatan berat untuk mengeluarkan para penumpang yang masih terperangkap di dalam kereta.

baca juga

PM Imran Khan menulis cuitan bahwa ia “terguncang oleh kecelakaan kereta api yang mengerikan” dan memerintahkan “investigasi menyeluruh terhadap masalah keselamatan rel kereta api.” Tentara dan pasukan paramiliter Pakistan berada di lokasi dan membantu upaya-upaya penyelamatan dan bantuan untuk warga sipil. (Sumber: VOA Indonesia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRAAKK! Kereta Millat Express Tabrakan Adu Banteng dengan Kereta Lain, Puluhan Orang Tewas

BRAAKK! Kereta Millat Express Tabrakan Adu Banteng dengan Kereta Lain, Puluhan Orang Tewas

Jakarta | Selasa, 08 Juni 2021 | 07:20 WIB

Dua Kereta Api di Pakistan Tabrakan, 33 Tewas dan Ratusan Penumpang Luka-luka

Dua Kereta Api di Pakistan Tabrakan, 33 Tewas dan Ratusan Penumpang Luka-luka

News | Senin, 07 Juni 2021 | 16:22 WIB

Tabrakan Kereta Api di Pakistan, 30 Orang Tewas

Tabrakan Kereta Api di Pakistan, 30 Orang Tewas

Sumbar | Senin, 07 Juni 2021 | 13:15 WIB

Pengantin Baru Mau Malam Pertama, Mempelai Wanita Jadi Korban Pemerkosaan

Pengantin Baru Mau Malam Pertama, Mempelai Wanita Jadi Korban Pemerkosaan

News | Jum'at, 28 Mei 2021 | 12:51 WIB

Sudah 10 Tahun Mualaf, Ibu Ini Malah Dihujat karena Pakai Gamis Khas Pakistan

Sudah 10 Tahun Mualaf, Ibu Ini Malah Dihujat karena Pakai Gamis Khas Pakistan

Lifestyle | Jum'at, 28 Mei 2021 | 07:00 WIB

Dua LRT Malaysia Adu Banteng di Terowongan, 47 Penumpang Luka Parah

Dua LRT Malaysia Adu Banteng di Terowongan, 47 Penumpang Luka Parah

News | Selasa, 25 Mei 2021 | 07:54 WIB

Terkini

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:48 WIB

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

×