Dua LRT Malaysia Adu Banteng di Terowongan, 47 Penumpang Luka Parah

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 25 Mei 2021 | 07:54 WIB
Dua LRT Malaysia Adu Banteng di Terowongan, 47 Penumpang Luka Parah
Suasana salah satu LRT di Malaysia yang alami kecelakaan.[Twitter/@dfordella]

Suara.com - Dua kereta light rail transit (LRT) bertabrakan pada Senin (24/5) malam waktu setempat, akibatnya 213 penumpang mengalami luka-luka.

Menyadur Straits Times, Selasa (25/5/2021) kecelakaan tersebut terjadi di sebuah terowongan bawah tanah LRT di Kuala Lumpur.

Tabrakan itu melukai 213 orang, 47 di antaranya luka parah sementara 166 luka ringan, kata Menteri Transportasi Wee Ka Siong. "47 orang yang terluka parah telah dikirim ke rumah sakit," katanya.

Sebagian penumpang dievakuiasi melalui Avenue K, sebuah mal dengan akses langsung ke jalur LRT bawah tanah dan yang terletak di seberang jalan dari Menara Kembar Petronas.

Kementerian Perhubungan akan segera membentuk satuan tugas untuk menyelidiki penyebabnya dan prosesnya akan memakan waktu sekitar dua minggu, lapor World Of Buzz.

Polisi mengatakan ada tabrakan langsung antara dua kereta LRT di jalur dekat Menara Kembar Petronas dan stasiun Kampung Baru di sepanjang jalur kereta tersibuk Malaysia, jalur LRT Kelana Jaya.

Kepala kantor polisi utama Kuala Lumpur di Dang Wangi, Asisten Komisaris Zainal Abdullah, mengatakan sebuah kereta penumpang tanpa pengemudi bertabrakan dengan kereta kosong yang dikemudikan secara manual yang melaju dari arah berlawanan pada pukul 08.45 malam waktu setempat.

Kereta LRT Kelana Jaya Kuala Lumpur tidak dikemudikan oleh seorang masinis dan dioperasikan dari pusat kendali.

"Masinis kereta tidak bisa 'mendeteksi' kereta lain karena miskomunikasi di pusat kendali," katanya, seperti dikutip situs berita Free Malaysia Today.

Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada unsur sabotase dalam kasus ini. Semua penumpang sudah diselamatkan dari kereta.

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengatakan dalam sebuah postingan di Facebook bahwa kecelakaan itu serius.

"Saya sudah menginstruksikan menteri perhubungan dan operator (kereta) ... untuk melakukan penyelidikan lebih dalam untuk mengetahui penyebab kecelakaan," katanya.

Operator LRT Prasarana Malaysia mengatakan dalam pernyataan sebelumnya bahwa dua keretanya mengalami "insiden".

"Tim kami sedang memobilisasi bantuan penyelamatan sekarang. Harap tetap tenang dan ikuti instruksi. Kami mohon maaf atas kekhawatiran atau kecemasan yang ditimbulkan. Kami bekerja secepat mungkin untuk memberikan bantuan dan memperbaiki situasi," katanya.

Prasarana Malaysia mengatakan, tabrakan terjadi antara kereta LRT 40 dan 81, tetapi tidak disebutkan mana yang memuat penumpang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Kereta LRT Bertabrakan di Kuala Lumpur, Cederai Lebih dari 210 Orang

2 Kereta LRT Bertabrakan di Kuala Lumpur, Cederai Lebih dari 210 Orang

News | Selasa, 25 Mei 2021 | 05:44 WIB

PPKM Mikro di Balikpapan Diperpanjang hingga 6 Juni, Zona Kuning Meningkat

PPKM Mikro di Balikpapan Diperpanjang hingga 6 Juni, Zona Kuning Meningkat

Kaltim | Selasa, 25 Mei 2021 | 05:07 WIB

Menteri PPPA: Relawan - Pendamping Korban Kekerasan Prioritas Terima Vaksin

Menteri PPPA: Relawan - Pendamping Korban Kekerasan Prioritas Terima Vaksin

Health | Selasa, 25 Mei 2021 | 01:30 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB