Peringatan 1 Abad Kelahiran Soeharto, Tutut: Di Era Order Baru Kemiskinan Berhasil Ditekan

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 08 Juni 2021 | 22:16 WIB
Peringatan 1 Abad Kelahiran Soeharto, Tutut: Di Era Order Baru Kemiskinan Berhasil Ditekan
Peringatan 100 tahun kelahiran Presiden RI ke-2 Soeharto. [Instagram@titieksoeharto]

Suara.com - Keluarga mendiang Presiden ke-2 Soeharto menggelar doa 1 Abad Soeharto di Masjid At-tin, Jakarta Timur, Selasa (8/6/2021). Dalam acara itu juga disampaikan perjuangan yang telah dilakukan oleh Soeharto.

Anak pertama Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana atau Tutut Soeharto mengatakan perjuangan yang dimaksud dari mulai mempertahankan kemerdekaan hingga pembangunan Indonesia.

"Sejarah mencatat bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah menghadirkan sosok ayahanda kami yang dalam jangka panjang bersama elemen-elemen bangsa yang lain, ditakdirkan terlibat dalam fase fase penting perjalanan bangsa. Mulai masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan hingga masa pembangunan," ujar Tutut yang disiarkan dari Cendana TV, Selasa (8/6/2021).

Tutut menuturkan di awal pembangunan pada 1966 atau saat Soeharto menjabat, Indonesia masih terjebak dalam kemiskinan. Adapun tingkat kemiskinan ketika itu disebut 60 persen.

"Pada awal pembangunan pada tahun 1966, bangsa Indonesia masih terjebak kemiskinan, di mana 60 persen rakyat kita masih miskin," ucap Tutut.

Namun Tutut mengklaim bahwa pada masa Orde Baru, ekonomi tumbuh secara konstan rata-rata di atas 7 persen.

Bahkan pada kepemimpinan sang ayah, Tutut mengatakan Indonesia berhasil menekan angka kemiskinan.

"Pada era pembangunan atau yang kita kenal era Orde Baru, bangsa kita berhasil membangun ekonominya tumbuh secara konstan rata-rata di atas 7 persen per tahun. Alhamdulillah kemiskinan berhasil ditekan ke angka 11 persen pada tahun 1997," ucap Tutut.

Selain itu Tutut menyampaikan bahwa Soeharto telah menerima banyak penghargaan dunia. Diantaranya penghargaan dari FAO.

"Penghargaan demi penghargaan dunia telah diterima Indonesia. Diantaranya di 1985, Indonesia mendapatkan penghargaan dari FAO, karena dinilai berhasil menciptakan swasembada beras," kata dia.

Di pemerintahan Soeharto saat itu kata Tutut, menerapkan proses pembangunan berencana dan berkelanjutan dengan mengacu mandat MPR yaitu GBHN melalui Pelita dan Repelita.

Tutut menuturkan hal tersebut membawa Indonesia keluar dari negara miskin menjadi negara berkembang.

"Proses pembangunan berencana dan berkelanjutan yang Pak Harto terapkan di masa orde baru dengan tetap mengacu mandat MPR yaitu Garis-garis Besar Haluan Negara melalui Pelita dan Repelita telah membawa bangsa ini beranjak dari negara miskin menjadi negara berkembang," ucap Tutut.

Bahkan kata Tutut, pada akhir orde baru Bangsa Indonesia telah berada pada fase sebagai new industrializating countries atau negara industri baru di Asia.

"Ada juga yang menyebutkan sebagai macan Asia. Capaian itu tidak bisa dipungkiri suka atau tidak suka, tentunya menjadi pijakan bagi tahapan-tahapan pembangunan hingga masa saat ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadiri Peringatan 100 Tahun Soeharto, Anies: Sosok yang Harus Diteladani

Hadiri Peringatan 100 Tahun Soeharto, Anies: Sosok yang Harus Diteladani

Jakarta | Selasa, 08 Juni 2021 | 20:50 WIB

Pemerintah Siap Hadapi Persidangan Sengketa Ganti Rugi Tanah Tommy Soeharto

Pemerintah Siap Hadapi Persidangan Sengketa Ganti Rugi Tanah Tommy Soeharto

News | Selasa, 08 Juni 2021 | 19:36 WIB

Melukis Sambil Berjalan, Ki Joko Wasis Temui Walkot dalam Peringatan 100 Tahun Soeharto

Melukis Sambil Berjalan, Ki Joko Wasis Temui Walkot dalam Peringatan 100 Tahun Soeharto

Jogja | Selasa, 08 Juni 2021 | 19:02 WIB

Mengenang Seabad Hari Lahir Pak Soeharto, Dulu Pernah Blusukan Bersama Mobil Sederhana Ini

Mengenang Seabad Hari Lahir Pak Soeharto, Dulu Pernah Blusukan Bersama Mobil Sederhana Ini

Otomotif | Selasa, 08 Juni 2021 | 18:37 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB