Wacana Beli Alutsista Seharga Ribuan Triliun, Koalisi Masyarakat Sipil: Mau Apa?

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 09 Juni 2021 | 13:01 WIB
Wacana Beli Alutsista Seharga Ribuan Triliun, Koalisi Masyarakat Sipil: Mau Apa?
Menhan Prabowo Subianto saat bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR salah satunya membahas alutsista di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Suara.com - Anggota Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan Al Araf menilai wajar apabila rencana Kementerian Pertahanan (Kemhan) membeli alutsista dengan skeman pinjaman luar negeri bernilai besar menjadi polemik. Sebab, hingga saat ini Kemhan belum membuat kebijakan postur pertahanan negara.

Al Araf menyebut kalau Kemhan di bawah pimpinan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto belum menyusun buku putih pertahanan dan postur pertahanan negara. Padahal seharusnya hal yang masuk ke dalam postur strategis pertahanan itu menjadi awal dari pembuatan anggaran.

"Membuat anggaran itu kan enggak ujug-ujug harus ada basis dasar asumsi yang kuat tentang penyusunan anggaran pertahanan itu," kata Al Araf dalam diskusi bertajuk Kalutnya Rencana Pembelian Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun secara virtual, Rabu (9/6/2021).

Secara logis, seharusnya Kemhan merancang strategis pertahanan terlebih dahulu baru nantinya bisa menentukan nilai anggaran yang dibutuhkan. Karena itu, wacana pembelian alutsista dengan nilai pinjama fantastis pun menjadi pertanyaan publik.

"Postur pertahanannya belum dijelaskan kepada publik, buku putih pertahanan belum dibuat, tiba-tba pemerintah ujug-ujug Rp 1.700 triliun. Nah, ini menurut saya tentu, ada apa ini? Mau apa?," tanyanya.

Selain itu, Al Araf juga meminta Kemhan dapat membuka anggaran rencana pembelian alpalhankam yang saat ini masih dalam tahap pembahasan. Meski sudah dibantah, kabarnya nilai anggaran yang dibutuhkan ialah Rp 1.760 triliun.

"Jadi monopoli tentang pertahanan dan keamanan itu bukan hanya ada di aktor keamanan pertahanan misalnya, TNI-Polri dan Intelijen saja, justru dalam negara demokrasi masyarakatlah yang menjadi goals dan tujuan pertahanan keamanan itu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Kemhan Beli Alutsista dari Pinjaman LN, Komisi I: Sudah Tertinggal 10 Tahun

Dukung Kemhan Beli Alutsista dari Pinjaman LN, Komisi I: Sudah Tertinggal 10 Tahun

News | Senin, 07 Juni 2021 | 14:38 WIB

Menhan Prabowo: Alutsista Indonesia Sudah Tua, Mendesak Harus Diganti

Menhan Prabowo: Alutsista Indonesia Sudah Tua, Mendesak Harus Diganti

News | Rabu, 02 Juni 2021 | 19:28 WIB

Komisi I DPR Panggil Menhan Prabowo Bahas Anggaran Alutsista

Komisi I DPR Panggil Menhan Prabowo Bahas Anggaran Alutsista

Foto | Rabu, 02 Juni 2021 | 17:58 WIB

Jubir Prabowo Bantah Pinjam Rp 1760 Triliun ke Luar Negeri untuk Beli Alutsista

Jubir Prabowo Bantah Pinjam Rp 1760 Triliun ke Luar Negeri untuk Beli Alutsista

News | Rabu, 02 Juni 2021 | 15:49 WIB

Kompaks Kecam Sinetron Suara Hati Istri Indosiar, Langgengkan Perkawinan Anak

Kompaks Kecam Sinetron Suara Hati Istri Indosiar, Langgengkan Perkawinan Anak

News | Rabu, 02 Juni 2021 | 14:12 WIB

Bahas Alutsista dengan Menhan Prabowo, Komisi I DPR Gelar Rapat Tertutup

Bahas Alutsista dengan Menhan Prabowo, Komisi I DPR Gelar Rapat Tertutup

News | Rabu, 02 Juni 2021 | 11:31 WIB

Diancam Dipanggil Paksa, Prabowo Akan Hadir di DPR Besok

Diancam Dipanggil Paksa, Prabowo Akan Hadir di DPR Besok

News | Selasa, 01 Juni 2021 | 23:30 WIB

Terkini

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:48 WIB

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:20 WIB

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:00 WIB

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

×